Latest News

10 Cara Menyapih Anak agar Ingin Berhenti Minum ASI

Menyapih anak merupakan “tugas” lanjut orang tua sebagai salah satu cara mendukung perkembangannya setelah si kecil terbiasa dengan ASI dan makanan padat. Sayangnya, menerapkan fase menyapih pada anak terkadang tidak semudah yang dibayangkan.

Meski tidak selalu, menyapih anak bisa jadi sulit bagi ibu dan bayinya. Makanya, masih ada beberapa ibu yang masih menyusui bayi meski usianya lebih dari dua tahun.

Jika Anda berencana untuk menyapih anak Anda dalam waktu dekat, sebaiknya pahami dulu cara yang paling efektif. Yuk, simak ulasan lengkapnya!

Apa itu anak menyapih?

makanan bayi cara menyapih anak

Sebelum mengetahui cara menyapih ASI yang benar agar tidak rewel, sebaiknya ketahui dulu arti menyapih itu sendiri.

Menyapih adalah saat anak mulai belajar makan makanan utuh tanpa tambahan ASI.

Idealnya, bayi sudah menerima ASI Eksklusif sejak lahir atau dikenal dengan nama inisiasi menyusui dini (IMD).

Selama masa menyusui, ada berbagai kemungkinan masalah ibu menyusui, tantangan ibu menyusui, demikian juga mitos ibu menyusui.

Oleh karena itu, penting untuk selalu memeriksakan diri ke dokter bila mengalami keluhan agar dokter dapat memberikan obat yang aman bagi ibu menyusui.

ASI untuk bayi ini dilanjutkan sampai dia berumur kira-kira enam bulan sebelum dikenalkan Makanan padat bayi.

MPASI adalah MPASI atau MPASI yang diberikan pada bayi saat masih menyusui.

Jika selama masa MPASI ini ibu tidak dapat lagi memberikan ASI, maka asupan ASInya dapat diganti dengan susu formula.

ASI dan susu formula memiliki fungsi yang sama untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi meskipun kandungan nutrisinya berbeda.

Jika masih mendapatkan ASI, pemberian ASI dapat dilanjutkan hingga bayi berusia dua tahun.

Selama masa menyusui bersama dengan makanan pendamping, Anda juga bisa mengaplikasikannya bagaimana cara menyimpan ASI setelah menggunakan pompa payudara agar selalu tahan lama.

Baru setelah usia dua tahun anak dikenalkan untuk menyapih secara alami dan perlahan dari ASI agar tidak rewel.

Kapan Anda bisa mulai menerapkan metode menyapih anak?

Makanan bayi 11 bulan

Tidak ada batasan usia kapan anak bisa mulai menyapih. Menyapih merupakan proses yang dilakukan secara bertahap hingga anak benar-benar berhenti menyusu dari payudara ibunya.

Biasanya penyapihan dilakukan saat anak hampir berusia dua tahun.

Namun, ada juga anak yang sudah mulai diajari cara menyapih secara alami sejak usia sekitar enam bulan ke atas.

Waktu penyapihan sebenarnya bisa ditentukan berdasarkan kondisi kesehatan ibu dan bayi.

Menerapkan cara menyapih pada anak bisa dilakukan cepat atau lambat.

Hal ini dikarenakan perkembangan setiap anak berbeda dan tidak bisa disamakan.

Anda tidak perlu khawatir apakah bayi Anda akan melalui fase menyapih di usia yang lebih cepat atau lebih lambat karena sebenarnya normal.

Kapan bayi berhenti menyusu sepenuhnya terserah Anda dan keinginan bayi Anda.

Bayi yang disapih lebih awal biasanya akan berhenti menyusu lebih cepat dibandingkan bayi yang disapih lebih awal.

Apa saja tanda-tanda bayi siap disapih?

bisakah bayinya makan nasi

Menyapih anak mungkin bukanlah keputusan yang mudah. Selain membutuhkan kesabaran, Anda juga harus melihat kemampuan anak untuk melihat apakah mereka siap disapih atau belum.

Nah, berikut ini tanda-tanda bayi siap disapih:

  • Bayi mulai tampak tidak tertarik saat menyusu di payudara ibunya.
  • Bayi tetap rewel bahkan setelah disusui.
  • Bayi menyusu dalam waktu yang lebih singkat dari biasanya.
  • Bayi mudah teralihkan saat menyusui.
  • Bayi “bermain” dengan payudara ibu, seperti menarik dan menggigit payudara ibu,
  • Bayi menyusu pada payudara ibu tapi tidak menghisapnya sehingga ASI tidak keluar.
  • Bayi mungkin masih menyusu di payudara ibunya, tapi hanya untuk kenyamanan.

Cara menyapih anak sebenarnya bisa dilakukan pada usia berapa pun. Kalau mau optimal menyusui sampai usia dua tahun sih tidak masalah.

Hanya saja, setelah itu anak masih harus disapih atau tidak lagi mendapat ASI sama sekali.

Luncurkan dari Membesarkan anak, cara menyapih anak perlu diterapkan secara perlahan setelah menyusui.

SSetelah anak berusia dua tahun, anak dianggap siap makan makanan keluarga karena berbagai sistem dalam tubuhnya telah berkembang.

Selain itu, semakin tua usia anak maka kebutuhan zat gizi untuk mendukung tumbuh kembangnya akan semakin meningkat.

Dengan mengonsumsi berbagai makanan padat yang juga dimakan keluarganya, mereka mendapatkan berbagai nutrisi langsung dari sumbernya.

Cara mudah menyapih anak agar tidak menyusui lagi

sumber makanan sehat untuk anak

Ketika waktunya telah tiba dan dirasa sudah mampu, sebaiknya anak mulai menerima makanan padat sepenuhnya tanpa disusui sama sekali.

Namun, untuk memulai suatu perubahan tentu tidak mudah, begitu pula untuk bayi. Anda mungkin bisa melakukan metode di bawah ini untuk mempermudah menyapih anak Anda:

1. Komunikasi adalah kunci untuk menyapih anak

Meski usia anak masih tergolong kecil, namun penting untuk memberi pemahaman terhadap suatu perubahan.

Ini adalah "pekerjaan rumah" Anda untuk memberi tahu anak secara langsung untuk mengubah kebiasaan menyusui mereka.

Beri dia pemahaman bahwa menyusui tidak lagi baik karena dia semakin besar.

Anda bisa memberinya contoh bahwa anak yang lebih besar tidak perlu lagi menyusui dari ibunya.

2. Cara menyapih anak dengan mengubah kebiasaan makannya

Jika Anda berbagi tempat tidur dengan anak Anda, biasakan untuk bangun sebelum dia melakukannya.

Lalu, segera siapkan makanan untuknya agar saat bangun tidur makanannya siap disantap.

Saat bangun tidur, anak mungkin merasa lapar, jadi berikan makanan padat yang bergizi dan mengenyangkan.

Hal ini bertujuan agar anak tidak kelaparan sekaligus sebagai cara menyapih.

Memang butuh waktu untuk membiasakan anak makan makanan padat, jadi lakukan dengan perlahan.

Biarkan anak makan dalam porsi kecil, tetapi sering sebagai bagian dari metode penyapihan.

3. Cara menyapih anak dengan menawarkan sebotol susu

Usahakan mulai menawarkan susu botol kepada anak daripada disusui langsung di payudara ibu sebagai cara menyapih.

Botol susu ini bisa diisi dengan ASI atau susu formula.

Anda dapat meletakkan beberapa tetes ASI pada bibir atau lidah bayi Anda sebelum menyusu pada botol agar ia dapat dengan mudah menerima botolnya.

Mengurangi frekuensi menyusui pada payudara ibu selama beberapa minggu diharapkan dapat membantu bayi menyesuaikan diri dengan perubahan secara perlahan.

Namun, yang terbaik adalah menghindari memberi ASI dicampur dengan susu formula (sufor) dalam botol yang sama.

anak-anak belajar makan

4. Persingkat waktu menyusui

Anda mungkin ingin mulai membatasi berapa lama anak menyusu pada payudara ibunya sebagai alat penyapihan.

Kalau biasanya anak menyusu selama 10 menit. Anda dapat mempersingkat waktunya menjadi hanya 5 menit.

Di sisi lain, Anda juga bisa mengganti kurang ASI dengan susu formula atau bubur bayi.

Setelah nantinya berhasil menerapkan metode menyapih anak dari ASI, sebenarnya Anda bisa menggantinya dengan susu formula.

5. Tunda waktu menyusui anak

Tunda waktu jadwal menyusui bisa mengurangi frekuensi menyusui dalam sehari.

Jika anak Anda lebih besar, Anda mungkin bisa mengalihkan perhatiannya dari aktivitas lain saat dia ingin menyusu.

Cara lainnya adalah dengan menawarkan susu formula atau makanan lain.

Ketika anak Anda ingin menyusu pada sore hari, Anda dapat menjelaskan kepadanya bahwa ia harus menunggu hingga waktu tidur untuk menyusu pada payudara ibunya.

6. Kenakan pakaian berbeda

Sebaiknya tidak memakai pakaian yang sering Anda pakai saat menyusui si kecil, menurut laman tersebut Kesehatan Anak.

Karena dengan begitu akan membuat anak mengingat kebiasaan menyusuinya dan menyulitkan Anda untuk menerapkan metode penyapihan.

Hindari juga membuka pakaian di depan anak dengan payudara terbuka.

H.Ini juga akan membuat anak merasa ingin kembali menyusui ibunya.

7. Gendong anak Anda dengan cara yang berbeda

Untuk mencegah anak merengek atau menangis lagi karena ingin menyusu, ada baiknya menggendong anak dengan cara yang berbeda.

Anda dapat mencoba menggendong anak di punggung Anda atau memeluk anak tersebut.

Kuncinya, hindari posisi menyusui dengan menggendongnya yang biasanya Anda lakukan saat memberikan ASI.

Hal ini dilakukan sebagai cara mudah untuk menyapih anak usia 2 tahun agar perlahan berhenti menyusui.

anak itu makan gluten celiac cara menyapih

8. Gunakan berbagai hal yang bisa membuat si kecil lupa

Banyak hal yang bisa dilakukan agar si kecil lupa akan keinginannya untuk menyusui sebagai cara menyapih.

Anda bisa memberinya beragam makanan dengan rasa baru yang mungkin menariknya untuk mencoba lagi dan lagi.

Berikan susu dari botol kemudian secara bertahap biasakan memberikannya melalui gelas.

Ini akan membantu menghilangkan kebiasaan menghisap yang bisa merusak gigi susunya.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa memberi camilan untuk si Kecil biar tidak merasa lapar serta mendukung penerapan cara menyapih anak.

9. Cara menyapih anak dengan membiarkannya bermain

Memberikan waktu bermain si kecil akan membuat si kecil lupa untuk menyusui dari ibunya.

Ambil contoh dengan membiarkan anak menghabiskan waktu bermain dengan teman sebagai cara mudah untuk menyapih anak usia 2 tahun.

Berikan pula mainan kesayangannya sebagai jalan keluar bagi Anda yang memiliki anak kesulitan untuk berhenti menyusui.

10. Mengubah kebiasaan tidur

Kunci sukses cara menyapih anak adalah melakukan segala hal yang membuatnya lupa menyusui.

Biasanya hal ini berkaitan dengan kebiasaan yang sering Anda lakukan padanya.

Jika Anda sering menidurkan si kecil di pangkuan saat menyusui, mulai saat ini ubah kebiasaan tersebut.

Bisa ditidurkan di atas kandang bayi, kursi goyang, atau dimanapun yang membuat anak nyaman dan mudah tertidur.

Bila ia menunjukkan tanda-tanda ingin menyusu, Anda bisa melakukan metode menyapih anak dari ASI dan menggantinya dengan susu formula.

Menerapkan proses penyapihan pada anak bukanlah perkara mudah. Karena tak jarang para ibu justru merasa tak tega melihat si kecil merengek ingin menyusu dari payudara.

Atas dasar ini, Anda harus ekstra tegas dengan diri sendiri dan anak Anda demi keberhasilan fase penyapihan ini.

Pos 10 Cara Menyapih Anak agar Ingin Berhenti Minum ASI muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top