• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

3 Cara Mengatasi Depresi Tidur

Pernahkah Anda merasakan tubuh tertindas dan tidak bisa bergerak saat tidur? Fenomena kantuk ini juga disebut kelumpuhan tidur. Kondisi ini dapat membuat Anda bangun dan merasa sulit untuk kembali tidur. Lantas, bagaimana cara mengatasi kelumpuhan tidur? Ayo, simak panduan berikut ini.

Sebenarnya apa itu kelumpuhan tidur?

Kelumpuhan tidur termasuk salah satu gangguan tidur. Kondisi ini menyebabkan seseorang merasa tertekan, tidak bisa bergerak, dan biasanya diikuti oleh halusinasi seperti seseorang menonton dan merasakan tubuh berputar atau melayang.

Kelumpuhan tidur sering terjadi pada orang yang kurang tidur, mengalami perubahan jam tidur, atau pernah tidur penyakit narkolepsi. Meski tidak berbahaya, kondisi ini bisa menimbulkan ketakutan dan kecemasan sehingga mengganggu tidur.

Cara mengatasi kelumpuhan tidur saat tidur

Tidak ada perawatan khusus untuk mengatasi kelumpuhan tidur. Ketika kelumpuhan tidur terjadi, perasaan panik memang akan muncul. Namun, Anda harus menghadapinya dengan tenang. Jika Anda panik dan membalas, sensasi "ketegangan" hanya akan bertambah buruk.

Tenangkan diri Anda dengan bernapas, lalu gerakkan perlahan jari tangan atau kaki Anda. Metode ini membantu Anda keluar dari kelumpuhan tidur. Jangan khawatir, kondisi ini akan berlangsung beberapa saat, yaitu beberapa detik atau menit.

Luncurkan halaman Layanan Kesehatan Nasional, kelumpuhan tidur akan meningkat dari waktu ke waktu. Nah, satu-satunya cara untuk mengatasi kondisi ini agar tidak terjadi lagi adalah menerapkan kebiasaan tidur yang baik, termasuk:

1. Tidur yang cukup

Kurang tidur adalah satu penyebab kelumpuhan tidur. Jika Anda tidak ingin kondisi ini terjadi lagi, pastikan Anda mendapatkan tidur yang cukup adalah salah satu cara untuk mengatasi kelumpuhan tidur.

Setiap orang memang memiliki kebutuhan tidur yang berbeda. Namun, umumnya membutuhkan tidur selama 6 hingga 8 jam per hari. Agar Anda cukup tidur, hindari semua hal yang dapat mengganggu jam tidur, seperti:

  • Minumlah kopi di sore hari atau minum alkohol sebelum tidur.
  • Makan porsi besar di malam hari
  • Bermain ponsel di tempat tidur sebelum tidur
  • Lakukan olahraga 2 jam sebelum tidur

2. Tidur dan bangun secara bersamaan

manfaat tidur kebal

Cara selanjutnya untuk mengatasi kelumpuhan tidur adalah dengan menerapkan jam tidur yang sama dan bangun setiap hari. Meskipun ini hari libur, Anda harus tetap bangun dan tidur pada waktu yang bersamaan. Jangan memikirkan liburan yang akan membuat Anda tidur larut dan bangun nanti.

Terbiasa bangun dan tidur pada saat bersamaan, mendukung jam biologis tubuh dan fungsi tubuh secara keseluruhan. Kebiasaan ini juga mencegah Anda tidur larut atau terbangun di kemudian hari, yang berisiko membuat Anda kurang tidur atau tidur berlebihan.

3. Lakukan perawatan lebih lanjut

klaim asuransi kesehatan cek dengan dokter Anda untuk gejala penyakit

Meningkatkan kualitas tidur dengan cara di atas, umumnya berhasil mengatasi kelumpuhan tidur. Namun, dalam beberapa kasus, orang yang mengalami kondisi ini terus menerus membutuhkan perawatan dokter. Terutama pada orang yang mengalami narkolepsi, sindrom kaki gelisah, atau masalah kejiwaan yang menyebabkan insomnia.

Orang dengan kondisi ini membutuhkan obat untuk mengurangi gejala, sehingga mereka dapat tidur lebih baik. Obat yang diberikan biasanya antidepresan. Terapi mungkin diperlukan untuk mengurangi stres dan menghilangkan gejala sehingga tidur tidak lagi terganggu.

Sumber foto fitur: Berita Medis Hari Ini

Pos 3 Cara Mengatasi Depresi Tidur muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top