• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

3 Cara Mudah Menangani Vagina Yang Terasa Panas Seperti Terbakar

Sensasi terbakar atau terbakar pada vagina adalah masalah umum yang sering terjadi pada wanita. Penyebab vagina terasa panas juga beragam, seperti gangguaninfeksi menular seksual dan berbagai masalah lainnya. NNamun, Anda tidak perlu khawatir karena ada beberapa cara untuk mengatasi masalah vagina yang terasa panas dan terbakar.

Kiat menangani vagina yang panas dan terbakar

Mengatasi vagina yang panas dan terbakar harus disesuaikan dengan penyebabnya. Karena itu, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Namun, mengingat bahwa sensasi ini tidak jarang hadir di tengah-tengah aktivitas, ada beberapa cara Anda mungkin dapat meringankan perasaan ini.

1. Gunakan kompres dingin

kompres es dingin
Sumber: Ambisi Kesehatan

Salah satu cara untuk mengatasi sensasi panas yang dirasakan di vagina Anda adalah dengan mengompres area tersebut kompres dingin.

Vagina yang panas dan sakit kemungkinan besar akan mereda dengan kompres dingin. Namun, cobalah untuk tidak menempelkannya pada kulit untuk waktu yang lama.

Untuk melakukan kompres dingin, Anda dapat menggunakan es batu atau air dingin. Saat menggunakan es batu, jangan menempel langsung ke kulit vagina.

Bungkus es batu terlebih dahulu dengan handuk bersih. Lalu, tempelkan saja pada bagian yang terasa sakit. Namun, jika Anda menggunakan air dingin, cukup rendam handuk bersih dan peras kemudian masukkan ke dalam vagina.

Anda bisa mengompres area vagina yang terasa panas dan terbakar 2 hingga 3 jam. Namun, cobalah untuk tidak menempel lebih dari 20 menit dalam satu kompres.

2. Menerapkan petroleum jelly

Manfaat Vaselin Jelly Petroleum

Sensasi panas yang dirasakan di vagina Anda biasanya dimulai dari daerah kering sehingga lebih rentan menyebabkan iritasi dan jamur.

Untuk membuat vagina Anda lebih lembab dan mengatasi sensasi terbakar, Anda bisa menerapkannya minyak ter. Ingat, penggunaannya dikhususkan untuk area vagina luar saja, bukan di dalam.

Petroleum jelly adalah minyak mineral yang dapat berfungsi sebagai pelembab karena menciptakan perlindungan dari bakteri yang dapat menyebabkan infeksi.

Bahkan, minyak mineral juga direkomendasikan oleh Akademi Dermatologi Amerika untuk mengobati iritasi.

Namun, lebih baik berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakan petroleum jelly untuk merawat vagina yang panas.

3. Menjaga kebersihan area vagina

kebersihan vagina

Selain menggunakan petroleum jelly dan kompres dingin, Anda juga perlu menjaga kebersihan untuk mengatasi vagina panas.

Misalnya, menggunakan celana dalam katun yang tidak terlalu ketat. Selain itu, ada beberapa tips lain untuk menjaga vagina Anda bersih dan mengurangi sensasi terbakar, seperti:

  • Hindari menggunakan pembalut, kertas toilet, krim, dan sebagainya sabun feminin yang mengandung aroma.
  • Setelah BAB, bersihkan area anal dalam arah dari depan ke belakang.
  • Bersihkan area luar vagina dengan air dan sabun tanpa aroma, maksimal sehari sekali.
  • Jika gatal muncul, cobalah untuk tidak menggaruknya karena akan memperburuk sensasi terbakar.
  • Gunakan kontrasepsi, seperti kondom, untuk mengurangi risiko infeksi menular seksual selama berhubungan seks.

Kapan saya harus ke dokter?

bagaimana memilih dokter internis terbaik

Biasanya, sensasi terbakar di vagina akan hilang seiring waktu.

Namun, jika vagina Anda masih terasa panas dan semakin parah, Anda harus berkonsultasi dengan dokter Anda.

Ini agar Anda tahu bagaimana menangani masalah ini sesuai dengan penyebabnya.

Setelah mengetahui cara menangani rasa panas dan vagina, saatnya untuk lebih memperhatikan kebersihan area wanita Anda untuk mencegah masalah ini berulang.

Sumber Foto: Berita Medis Hari Ini

Pos 3 Cara Mudah Menangani Vagina Yang Terasa Panas Seperti Terbakar muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top