Latest News

3 Hal Yang Harus Anda Perhatikan Saat Merawat Lansia

Menurut Kementerian Kesehatan, yang bisa disebut lansia adalah mereka yang berusia di atas 60 tahun atau lebih. Para lansia perlu mendapat perhatian khusus, karena kemampuannya tidak lagi sama seperti dulu. Merawat lansia bukanlah hal yang sulit atau mudah.

Hal-hal berikut ini penting untuk Anda perhatikan dalam merawat lansia.

1. Perhatikan asupan nutrisi

Kebutuhan nutrisi pada setiap tahapan kehidupan tentunya berbeda-beda, termasuk pada lansia. Berdasarkan Nutrition.org.ukUntuk pria usia 65-74 tahun disarankan mengkonsumsi 2.342 kkal per hari dan yang berusia di atas 75 tahun membutuhkan 2.294 kkal. Sedangkan wanita usia 65-74 tahun membutuhkan 1.912 kkal dan yang di atas 75 tahun membutuhkan 1.840 kkal.

Sama seperti kebanyakan orang, lansia juga membutuhkan asupan gizi yang seimbang dan bervariasi. Penerapan konsep gizi seimbang pada lansia dapat membantu mencegah penyakit dan merupakan bagian dari cara merawat lansia yang membutuhkan perhatian.

Untuk mengatasi nafsu makan yang menurun, Anda bisa mencoba tips yang dikutip dari NHS.uk berikut:

  • Beralihlah ke makan dalam porsi kecil tetapi menawarkannya lebih sering.
  • Tingkatkan asupan kalori dengan mengonsumsi produk olahan susu seperti keju.
  • Hindari mengkonsumsi makanan tinggi lemak dan gula seperti minuman bersoda, kue dan biskuit.

Cara merawat lansia agar memenuhi kebutuhan gizinya juga bisa dilakukan dengan memberikan suplemen berupa susu untuk membantu menambah asupan gizi sekaligus energi. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter sebelum menentukan produk mana yang tepat untuk lansia.

Ini juga berlaku untuk orang lanjut usia yang sedang dalam masa pemulihan atau saat merawat orang lanjut usia yang sakit. Menurut a jurnal tahun 2019 diterbitkan dalam Journal of Geriatric Care and Research, orang tua yang sakit berisiko mengalami malnutrisi. Nutrisi yang cukup dapat membantu proses pemulihan lebih cepat dan mencegah komplikasi.

Usahakan untuk memasukkan sayur buah dalam menu harian Anda untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral harian bagi para lansia. Jika lansia kesulitan mengunyah, sayur dan buah bisa dibuat jus.

Gabungkan berbagai bagaimana mengolah makanan Sehingga kesulitan mengunyah tidak menjadi kendala dalam memenuhi kebutuhan gizi harian lansia.

Jangan lupa asupan airnya juga harus tercukupi. Jika lansia tidak bisa minum terlalu banyak air, atasi dengan menyajikan makanan dengan sup atau buah-buahan yang banyak mengandung air.

2. Masalah kesehatan kulit

Kesehatan kulit merupakan salah satu masalah penting dalam merawat lansia. Seiring bertambahnya usia, kulit juga berubah. Perubahan tersebut bergantung pada beberapa aspek seperti gaya hidup, pola makan, keturunan, dan kebiasaan lainnya.

Paparan sinar matahari adalah salah satu penyebab utama kerusakan kulit. Sinar ultraviolet dapat menyebabkan kerusakan jaringan elastis pada kulit, yang dapat menyebabkan kulit kendur, keriput, bahkan kanker kulit.

Faktor penyebab lainnya adalah hilangnya jaringan lemak antara kulit dan otot wajah, stres, gravitasi, kebiasaan menggerakkan wajah (baik tersenyum maupun cemberut), hingga kegemukan.

Beberapa masalah kesehatan kulit yang umum terjadi pada lansia adalah munculnya keriput, garis wajah lebih jelas, kulit kering dan gatal akibat berkurangnya kelenjar minyak di kulit, flek hitam, dan kanker kulit.

3. Berkurangnya massa otot

Hal selanjutnya yang perlu diketahui yang termasuk cara merawat lansia adalah massa otot. Hilangnya massa otot terkait usia, juga dikenal sebagai sarcopenia, adalah bagian alami dari proses penuaan.

Berdasarkan Kesehatan.Harvard.edu, setelah menginjak usia 30, Anda akan mulai kehilangan massa otot sebesar 3-5% per dekade.

Massa otot yang berkurang akan mengakibatkan melemahnya kekuatan dan mobilitas. Keduanya dapat memudahkan lansia untuk terjatuh dan bertambah risiko patah tulang.

Namun, hal ini bisa dicegah dan massa otot tidak akan hilang selamanya. Salah satunya adalah dengan tetap aktif melakukan latihan ketahanan, seperti latihan beban.

Asupan gizi juga tentunya perlu diperhatikan, terutama asupan protein. Misalnya, lansia dengan berat badan 80 kg membutuhkan 79 hingga 103 gram protein per hari. Untuk memenuhi hal tersebut, lansia perlu mengonsumsi makanan kaya protein.

Selain itu, dapat diberikan susu khusus untuk orang tua yang biasanya mengandung protein untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari tersebut.

Untuk menjaga kesehatan lansia atau lansia yang sedang sakit, tidak mau makan atau mengalami kesulitan makan, dan menderita penyakit berat seperti stroke, diperlukan perhatian khusus terutama pada asupan gizinya. Mulai dari gangguan kesehatan kulit, dengan asupan nutrisi yang cukup serta menjaga aktivitas fisik maka risiko komplikasi dapat diturunkan dan kesehatan lansia dapat terjaga.

Pos 3 Hal Yang Harus Anda Perhatikan Saat Merawat Lansia muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top