Latest News

3 Manfaat Penting dari Buah dan Sayuran untuk Anak-Anak yang Suka Jika Terlewatkan

Asupan serat yang cukup sejak usia dini adalah salah satu faktor penting untuk mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Baiklah, dapatkan itu makanan berserat tinggi untuk bayi atau anak sebenarnya tidak sulit. Anda bisa mulai memberikan buah-buahan dan sayuran kepada bayi atau anak Anda jika dia bisa makan makanan lunak atau memegang makanan padat. Apa manfaatnya?

Manfaat makan sayur dan buah untuk bayi dan anak-anak

Berbagai macam nutrisi dalam buah-buahan dan sayuran diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi dan anak-anak sampai mereka dewasa.

1. Menjaga kesehatan pencernaan anak

Sistem pencernaan memainkan peran penting dalam tubuh anak atau bayi. Dengan sistem pencernaan yang sehat, nutrisi akan diserap secara optimal untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya.

Untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan anak, para ibu perlu menyediakan makanan berserat tinggi seperti sayur dan buah. Ibu juga dapat membantu memenuhi asupan serat harian bayi dengan memberikan susu serat tinggi untuk anak-anak.

Dengan konsumsi serat harian sesuai dengan kebutuhan anak, tentu hal itu dapat menunjang kesehatan perutnya. Ketika pencernaan anak sehat, ia dapat menjadi lebih aktif, ceria, dan dapat bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya.

2. Tingkatkan asupan nutrisi

Sayuran dan buah-buahan kaya akan beragam vitamin, mineral, serat, dan nutrisi penting lainnya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi atau anak-anak.

Misalnya, stroberi kaya akan vitamin C untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, wortel kaya akan vitamin A untuk menjaga kesehatan mata, dan bayam tinggi zat besi untuk mencegahnya anemia. Sementara itu, apel mengandung 16 jenis antioksidan polifenol yang baik untuk kesehatan secara keseluruhan.

Intinya, makan buah dan sayuran berwarna bermanfaat untuk menjaga kesehatan bayi dan anak Anda setiap hari.

3. Mengurangi risiko obesitas

Mulailah membiasakan diri memberi makanan ringan yang sehat kepada anak-anak dalam bentuk buah-buahan dan sayuran segar daripada makanan bergula atau "makanan cepat saji"Untuk menghindarinya dari risiko kegemukan atau kelebihan berat badan.

Anak-anak yang kelebihan berat badan memiliki potensi untuk mengalami diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, masalah pernapasan, depresi dan berbagai penyakit kronis lainnya di masa dewasa.

Buah dan sayuran kaya akan serat kenyang, tetapi rendah lemak dan kalori sehingga aman untuk camilan bayi atau anak sehari-hari.

4. Dukung prestasi anak Anda di sekolah

Penerapan pola makan sehat sejak kecil, termasuk mengonsumsi banyak buah dan sayuran, dapat membantu anak-anak berprestasi lebih baik di sekolah nanti.

Bahkan, penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of School Health juga mendukung teori tersebut. Studi ini menemukan bahwa anak-anak yang makan lebih sedikit sayuran dan buah cenderung mendapatkan nilai akademik yang lebih buruk daripada anak-anak yang biasa makan makanan berserat setiap hari.

Anak-anak yang terbiasa makan makanan berserat memiliki risiko 41% lebih rendah mengalami kesulitan membaca, dibandingkan dengan anak-anak lain.

Memang ada banyak faktor lain yang dapat memengaruhi kinerja anak-anak di sekolah. Namun, pemenuhan asupan gizi adalah yang paling penting untuk memastikan kinerja anak menjadi lebih baik.

5. Kiat untuk menambahkan buah-buahan dan sayuran ke dalam makanan anak

Untuk menjaga bayi dan anak Anda sehat dan bugar, Anda perlu memberikan diet bergizi seimbang yang dilengkapi dengan buah-buahan dan sayuran setiap hari. Tenang, ada banyak, sungguh, cara menarik untuk membuat bayi atau anak-anak ingin makan makanan berserat tinggi seperti sayuran dan buah segar.

Berikut ini beberapa cara mudah dan menarik untuk diterapkan di rumah:

  • Berikan potongan pisang, semangka, stroberi, jagung rebus, atau brokoli rebus, sebagai camilan
  • Tambahkan buah atau sayuran cincang ke bubur bayi atau anak
  • Buat smoothie dengan buah beku
  • Cobalah menu kebab sayur untuk makan malam anak-anak
  • Tambahkan jamur cincang, zaitun atau wortel ke dalam telur dadar

Ingatlah bahwa mengonsumsi buah segar masih lebih baik daripada buah yang telah diblender. Karena serat dalam buah umumnya hilang ketika dicampur dan jus itu sendiri kadang-kadang dapat ditambahkan hingga 6 sendok teh gula sebagai pemanis.

Bagaimana dengan buah kering? Buah kering seperti aprikot, keripik apel, atau keripik bayam masih kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Namun, buah kering juga mengandung banyak gula dan dapat menyebabkan kerusakan gigi. Gula yang terkandung dalam buah kering sering lengket dan melekat pada gigi anak.

Jika Anda ingin memberikan camilan buah dan sayuran kering untuk bayi atau anak Anda, berikan dalam porsi kecil dan pastikan mereka minum segelas air sesudahnya.

Pos 3 Manfaat Penting dari Buah dan Sayuran untuk Anak-Anak yang Suka Jika Terlewatkan muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top