• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

3 Tanda Anda Terlalu Banyak Ceritakan Masalah Hubungan dengan Teman

Romantis sering menjadi topik hangat dalam suatu hubungan. Itu juga membuat Anda ingin membaginya dengan teman dan orang-orang di sekitar Anda. Sayangnya, hobi ini sering membuat Anda secara tidak sadar berlebihan dalam menceritakannya. Ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan, terutama bagi pasangan Anda. Jadi, apa pertanda Anda membagikan berlebihan, alias berbicara berlebihan tentang hubungan Anda dengan teman?

Tanda Anda membagikan berlebihan tentang hubungan dengan teman sendiri

Berbagi berlebihan adalah perilaku yang cenderung terlalu terbuka untuk orang lain, apakah itu tentang hubungan asmara, keluarga, atau masalah lain.

Seseorang yang berada dalam suatu hubungan, seperti pernikahan, bisa jadi menceritakan masalah yang terjadi dalam rumah tangga mereka. Misalnya, apa pun yang membuat pasangan Anda marah atau hal-hal menyenangkan dan romantis dilakukan oleh pasangan Anda.

Kebiasaan itu sebenarnya normal. Namun, jika Anda terus-menerus bercerita tanpa "rem", ini adalah hal yang harus diperhatikan. Selain itu, Anda juga harus menilai kepercayaan yang Anda miliki pada orang yang diberi tahu.

Bagi Anda, itu mungkin sepele. Namun, bagi orang lain mungkin tidak, terutama jika Anda terlalu sering bercerita, bahkan untuk hal-hal yang terlalu intim.

Beberapa orang mungkin tidak menyadari bahwa mereka memang benar membagikan berlebihan dan efek buruk yang mungkin timbul. Untuk itu usahakan mengidentifikasi beberapa karakteristik orang yang membagikan berlebihan jadi kamu bisa menghindarinya.

1. Dominasi obrolan

membagi waktu pacar dan teman
Sumber: Stocksy

Dalam sebuah percakapan, orang yang sering memonopoli pembicaraan sering membuat orang lain merasa tidak nyaman dan justru dapat merusak pembicaraan. Biasanya, monopoli ucapan ini adalah pertanda dari Anda membagikan berlebihan.

Menurut Matt Lundquist, L.C.W.S, seorang terapis dari New York, memberikan informasi terperinci tentang hubungan Anda dengan teman-teman Anda sendiri sebenarnya dapat mengganggu mereka.

Satu pertanda membagikan berlebihan yang ini biasa disebut sebagai narsisis percakapan atau percakapan narsis. Jika ini masalahnya, Anda mungkin membuka diri hingga detail terkecil dalam hidup Anda.

Misalnya, ketika Anda baru saja bertemu teman Anda, mereka pasti akan memulai percakapan dengan menanyakan apa yang Anda lakukan. Jika Anda menjawabnya dengan mengatakan panjang lebar tanpa menanyakan kembali kabar teman Anda selama lebih dari 30 menit, itu artinya Anda mungkin salah narsisis percakapan.

2. Menjadi tidak sensitif

pertanda persahabatan yang buruk

Selain mendominasi obrolan, tanda Anda yang lain membagikan berlebihan untuk teman adalah kekurangpekaan. Biasanya, orang yang suka mendominasi obrolan juga cenderung tidak sensitif terhadap teman-teman mereka.

Misalnya, ketika teman Anda mengundang Anda untuk bertemu, Anda adalah bintang utama dalam obrolan. Entah itu berbicara tentang hal-hal romantis yang dilakukan pasangan Anda atau masalah sepele yang Anda berdua hadapi.

Bahkan, teman Anda mungkin mengundang untuk bertemu untuk membicarakan sesuatu yang penting atau sedang mengalami masalah serius.

Ketidakpekaan seperti itu tidak jarang mengurangi kepercayaan orang yang benar-benar ingin bercerita. Yang terbaik adalah menahan diri dan mencoba menjadi lebih adil dalam percakapan.

3. Ingin mencari sumber bahan gosip dan lelucon

punya banyak teman

Tentunya Anda belum pernah berada dalam situasi yang canggung dan butuh ide obrolan untuk mengatasi situasi ini?

Jika Anda membuat pasangan atau masalah hubungan Anda untuk tujuan ini, kemungkinan besar Anda menunjuk tanda seseorang membagikan berlebihan.

Kebutuhan untuk mengisi percakapan akhirnya membuat Anda mengatakan hal-hal yang tidak boleh Anda katakan.

Menurut Lindsey Aloia, asisten profesor komunikasi di Universitas Arkansas untuk Phys.org, menyebarkan informasi pribadi ke orang lain bisa jadi buruk.

Informasi tentang pasangan adalah milik Anda dan pasangan Anda. Jika dibagikan dengan orang lain, tentu saja orang yang menerimanya masuk dalam lingkaran Anda dan pasangan Anda.

Pemilik rahasia sebenarnya, dalam hal ini pasangan Anda, mungkin berasumsi bahwa informasi ini rahasia dan sebenarnya tidak wajar jika dibagikan. Ketika disebarluaskan, itu hanya akan berdampak negatif pada hubungan Anda.

Beberapa topik tentang hubungan Anda yang tidak boleh dibicarakan dengan orang lain, selain pasangan Anda, antara lain:

  • Terlalu spesifik tentang hubungan kehidupan seks Anda
  • Kondisi keuangan mitra
  • Trauma mitra
  • Kesehatan mental pasangan

Berbagi berlebihan dapat berdampak pada kerusakan kepercayaan yang Anda bangun. Faktanya, kepercayaan adalah salah satu fondasinya hubungan yang sehat.

Untuk alasan ini, sangat penting untuk menjadi bijak dan membatasi hal-hal yang perlu dibagikan dengan teman atau orang lain tentang hubungan yang Anda jalani.

Kenali tanda itu membagikan berlebihan di atas dan menyadarinya lebih cepat dapat mencegah Anda mengatakan hal-hal yang tidak perlu diketahui orang lain. Ini juga dapat berdampak baik pada hubungan Anda.

Pos 3 Tanda Anda Terlalu Banyak Ceritakan Masalah Hubungan dengan Teman muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top