Latest News

4 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Pertama Setelah Melahirkan

Anda biasanya harus mematuhi berbagai makanan yang dianjurkan dan tabu selama kehamilan. Hal tersebut bertujuan agar kehamilan Anda sehat dan tumbuh kembang bayi Anda di dalam kandungan berjalan dengan baik. Setelah Anda melahirkan, mungkin Anda mengira bisa bebas makan apapun yang Anda inginkan. Tapi, jangan lupa setelah melahirkan tubuh masih membutuhkan waktu untuk proses pemulihan dan juga dihadapkan pada menyusui. Lantas, apa saja pantangan pola makan setelah melahirkan?

Pentingnya nutrisi setelah melahirkan

Tak hanya nutrisi saat hamil yang harus diperhatikan, namun ternyata nutrisi pasca kehamilan juga harus diperhatikan. Mengapa? Setelah hamil, tubuh Anda membutuhkan nutrisi yang baik untuk proses pemulihan tubuh setelah melahirkan. Selain itu, nutrisi ini juga dibutuhkan untuk memproduksi ASI dalam tubuh ibu.

Padahal, pertambahan berat badan yang didapat selama kehamilan bisa membantu Anda mencukupi kebutuhan nutrisi selama proses pemulihan dan menyusui. Namun, cadangan tersebut tidak bisa lama-lama memberikan nutrisi. Jadi, setelah melahirkan Anda tetap harus memperhatikan makanan yang Anda makan.

Berbagai pantangan makanan setelah melahirkan

Setelah melahirkan, tugas Anda belum selesai karena Anda harus menyusui bayi Anda. Untuk itu, Anda tetap perlu memperhatikan setiap makanan yang masuk ke dalam tubuh Anda. Ada makanan yang wajib Anda konsumsi dan ada juga pantangan makan setelah melahirkan. Ingat, makanan yang Anda makan selama menyusui bisa sampai ke bayi Anda melalui ASI. Untuk itu, Anda mungkin perlu menghindari beberapa jenis makanan agar ASI yang masuk ke bayi Anda tidak menimbulkan masalah.

Beberapa makanan yang perlu Anda hindari atau batasi konsumsi setelah melahirkan adalah:

1. Makanan dan minuman berkafein

Kopi, coklat, atau teh adalah contoh makanan dan minuman yang mengandung kafein. Kafein tidak akan menimbulkan masalah jika hanya sedikit yang masuk ke dalam tubuh. Namun, kafein yang masuk ke dalam tubuh dalam jumlah banyak dapat menyebabkan masalah, seperti sulit tidur dan dehidrasi.

Tak hanya itu, kafein juga bisa bercampur dengan ASI agar kafein bisa masuk ke tubuh buah hati Anda. Jika bayi Anda tampak sangat gelisah, gelisah, dan sulit tidur, mungkin itu pertanda Anda terlalu banyak mengonsumsi kafein. Cobalah untuk membatasi konsumsi kopi per hari dan lihat perbedaannya pada buah hati Anda.

2. Makanan pedas

Mengkonsumsi makanan pedas saat Anda menyusui dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi Anda dan bayi Anda. Makanan pedas bisa menyebabkan Anda mengalami mulas sakit perut, bahkan naik diare. Hal tersebut tentunya dapat mengganggu proses menyusui bayi. Selain itu, makanan pedas juga dapat menyebabkan kolik pada bayi. Untuk itu, ibu menyusui disarankan untuk membatasi konsumsi makanan pedas.

3. Makanan berminyak

Makanan berminyak atau makanan berlemak sulit dicerna. Sebaiknya hindari mengonsumsi makanan ini selama beberapa hari setelah melahirkan. Makanan berlemak dan berminyak dapat menyebabkan gangguan pencernaan, perut terbakar, dan gas.

Selain itu, terlalu banyak mengonsumsi makanan berminyak dan berlemak juga bisa menyebabkan berat badan Anda bertambah. Hal ini dapat membuat Anda merasa tidak enak badan dan tidak nyaman dengan tubuh Anda sendiri.

4. Makanan yang berbentuk gas dan asam

Makanan gas dan asam bisa membuat pencernaan Anda tidak nyaman. Makanan ini juga bisa membuat bayi Anda sakit perut. Beberapa makanan gas atau asam yang harus Anda hindari beberapa hari setelah melahirkan adalah kacang-kacangan, kol, kembang kol, brokoli, dan minuman bersoda.

Pos 4 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Pertama Setelah Melahirkan muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top