• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

4 Masalah Kesehatan Yang Sering Timbul Karena Putus Asa

Putus cinta tidak hanya membuat dunia terasa seperti runtuh. Ini ternyata juga memiliki efek negatif pada kondisi kesehatan fisik dan mental. Terutama jika Anda memiliki terlalu banyak kesedihan dalam perpisahan pasca. Jadi, masalah kesehatan apa yang bisa muncul setelah putus cinta?

Akibat putusnya kesehatan

Rasa sakit yang disebabkan oleh patah hati sebenarnya dapat memiliki efek yang berbeda untuk setiap orang. Berikut adalah berbagai efek perpisahan pada kesehatan Anda:

1. Stres

stres saat puasa

Berpisah dengan orang yang Anda cintai sangat mungkin stres. Jika dibiarkan, stres akan mempengaruhi kesehatan fisik Anda.

Stres dapat meningkatkan level hormon kortisol di dalam tubuh. Di dalam beberapa kasus, peningkatan hormon kortisol ini akan memengaruhi hampir semua organ tubuh Anda, termasuk tekanan darah dan jantung.

Ketika seseorang merasa stres, jantung berdetak lebih cepat dari biasanya dan tekanan darah akan meningkat. Meninggalkan kondisi ini terlalu lama tentu menempatkan beban yang jauh lebih berat pada jantung.

Selain itu, stres akibat putus cinta juga bisa membuat Anda lebih mudah panik dan takut ketika berhadapan dengan sesuatu.

2. Nyeri dada

Mengatasi kram otot dada

Penelitian dari Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional Amerika Serikat menemukan fakta menarik tentang aktivitas otak orang-orang yang baru saja putus.

Ternyata, otak orang yang baru putus memiliki aktivitas yang sama dengan orang yang merasa sakit secara fisik. Khususnya, ketika orang tersebut melihat foto pasangan yang meninggalkannya.

Kondisi ini dapat terjadi ketika sistem saraf simpatis dan parasimpatis aktif secara bersamaan.

Saraf parasimpatetik adalah sistem saraf yang berfungsi untuk mengatur sistem pencernaan dan produksi air liur. Jika saraf ini menyala, detak jantung dan sistem pernapasan Anda akan melambat.

Di sisi lain, sistem saraf simpatis aktif akan mengencangkan otot dan membuat detak jantung Anda lebih kencang.

Jika kedua sistem saraf ini bekerja, ini tentunya dapat menyebabkan ketidaknyamanan, salah satunya adalah nyeri dada.

3. Menambah berat badan

Bagi sebagian orang, putus bisa membuat jumlah timbangan bertambah. Menurut a studi dari Universitas Yale, stres kronis yang dilepaskan oleh hormon kortisol memang mampu menumpuk lemak di perut Kamu.

Namun, penelitian mengatakan bahwa kondisi ini lebih sering terjadi pada wanita daripada pria. Selain itu, stres juga kerap memicu seseorang untuk makan lebih banyak dari biasanya tanpa terkontrol.

Akibatnya, asupan makanan dengan lemak, gula, dan garam tinggi menjadi tidak terkendali. Alih-alih mengisi kekosongan Anda, makanan ini justru membuat Anda lebih stres dan ingin menambah porsinya.

Namun, kondisi ini mungkin berlaku untuk beberapa orang. Beberapa yang lain justru merasa tidak nafsu makan sehingga berat badan mereka sudah menurun.

4. Kualitas tidur terganggu

stres karena tidak bisa tidur

Selain mengalami kenaikan berat badan, hasil perpisahan lainnya adalah gangguan kualitas tidur some one.

Misalnya, sebelum tidur Anda terbiasa memberi tahu mantan pasangan Anda tentang apa yang terjadi hari itu. Namun, ini tidak mungkin lagi saat hubungan selesai.

Akibatnya, Anda merasa ada sesuatu yang hilang dari rutinitas tidur harian Anda. Ini bisa membuat Anda maju kenang mantan yang dapat menyebabkan nostalgia dan meningkatkan hormon kortisol.

Peningkatan hormon kortisol ini dapat membuat Anda kurang nyenyak tidur. Akibatnya, kualitas tidur Anda terganggu.

Bisa jadi Anda hanya bisa tidur setelah tengah malam atau bangun di tengah malam tanpa alasan yang jelas.

Bersedih setelah putus cinta baik-baik saja. Namun, jangan biarkan kesedihan ini berlarut-larut terlalu lama.

Sampaikan keluhan Anda kepada keluarga atau teman terdekat Anda. Hal ini dimaksudkan agar perasaan Anda jauh lebih lega sehingga masalah kesehatan akibat putus tidak muncul.

Sumber Foto: BG Wall

Pos 4 Masalah Kesehatan Yang Sering Timbul Karena Putus Asa muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top