Latest News

4 Tips Mengatasi Sakit Telinga dan Kemacetan Akibat Flu

Pernah merasakan bindeng telinga, terasa penuh, atau bahkan sakit saat dipukul flu atau dingin? Hal ini tentu mengganggu kenyamanan Anda. Anda mengalami kesulitan mendengar suara-suara di sekitar Anda, bahkan mungkin disertai rasa sakit di telinga. Meskipun, gejala flu yang lainnya, seperti pilek atau bersin, sudah sangat mengganggu Anda. Lantas, bagaimana flu menyebabkan hidung tersumbat atau nyeri? Bagaimana cara mengatasi hidung tersumbat akibat flu? Simak penjelasannya berikut ini.

Mengapa telinga terasa sakit atau tersumbat saat flu atau pilek?

Tahukah Anda bahwa telinga, hidung, dan tenggorokan adalah organ yang berhubungan satu sama lain? Jika salah satu organ ini bermasalah, organ lain mungkin terpengaruh.

Itulah yang terjadi saat telinga sakit atau terasa sesak saat ada masalah pada hidung, seperti flu atau pilek.

Dalam tubuh manusia yang sehat, terdapat lendir yang dihasilkan oleh selaput lendir, yaitu jaringan yang melapisi saluran pernapasan, termasuk hidung. Fungsi lendir ini adalah untuk menjaga kelembapan dan menyaring kotoran saat Anda menghirup.

Namun, saat Anda tertabrak flu atau pilek, terjadi perubahan pada lendir. Infeksi dari virus atau bakteri dapat menyebabkan penumpukan lendir yang berlebihan di hidung, dan mengalir ke saluran lain yang langsung terhubung ke hidung, seperti tenggorokan dan saluran eustachius.

Nah, tuba eustachius merupakan saluran yang menghubungkan telinga tengah dengan hidung dan tenggorokan. Cairan dan lendir yang seharusnya mengalir dari hidung ke tenggorokan, malah tersangkut di tuba eustachius dan menyumbat telinga.

Alhasil, Anda pun merasakan sensasi telinga tersumbat dan bindeng akibat penumpukan saluran eustachius dengan tumpukan lendir akibat flu dan pilek. Karena selang ini terhubung ke tenggorokan, Anda mungkin mengalaminya juga sakit di tenggorokan.

Risiko infeksi atau peradangan telinga

Telinga tersumbat akibat flu atau pilek dapat segera diatasi dan tidak menimbulkan masalah baru. Namun, kondisi tersebut seringkali mengganggu pendengaran Anda bahkan membuat Anda merasa nyeri.

Suara di sekitar Anda sulit untuk ditangkap karena tersumbat oleh cairan dan lendir. Saat Anda berbicara, Anda sepertinya mendengar suara Anda sendiri lebih keras.

Nah, jika Anda merasakan sakit di telinga saat flu, bisa jadi karena telah terjadi peradangan akibat infeksi virus yang menyerang gendang telinga.

Terkadang penyumbatan ini juga dapat memengaruhi keseimbangan Anda, karena terdapat perbedaan tekanan udara antara telinga yang terinfeksi dan telinga yang tidak terinfeksi. Hal ini dipengaruhi oleh pembukaan dan penutupan yang tidak normal pada tuba eustachius karena adanya cairan dan lendir yang menumpuk.

Sebagian besar kasus sakit telinga dan hidung tersumbat akibat flu dan pilek dapat hilang dengan cepat dengan mengobati kondisi tersebut di rumah. Namun jika penanganannya tidak tepat atau dibiarkan begitu saja, bisa jadi penyumbatan tersebut memicu masalah baru di telinga Anda, yaitu otitis media.

Berdasarkan Klinik Mayo, Otitis media merupakan infeksi yang menyerang telinga tengah, yaitu bagian telinga yang terletak persis di belakang gendang telinga. Kondisi ini sering dikaitkan dengan penyakit pernapasan atau gangguan pada hidung, seperti pilek, flu, atau alergi.

Bagaimana cara mengatasi telinga tersumbat dan nyeri akibat flu?

telinga bindeng

Telinganya sakit dan sesak sebenarnya akan sembuh saat flu sembuh. Namun, jika proses pemulihannya cukup lama, bukan berarti Anda bisa membiarkannya begitu saja dan tidak mengambil langkah apa pun.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, lendir yang menumpuk di tuba eustachius dapat memicu bakteri atau virus masuk ke telinga tengah dan menyebabkan infeksi telinga. Oleh karena itu, diperlukan penanganan yang tepat untuk mengatasi telinga tersumbat dan penyakit akibat flu.

Nah, berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan di rumah untuk mengatasi telinga tersumbat dan sakit akibat flu atau pilek:

1. Gunakan manuver Valsava atau teknik pasif

Trik sederhana ini membantu membuka tabung eustachius yang tersumbat. Untuk melakukan manuver ini, tarik napas dalam-dalam dari hidung Anda. Dengan mulut tertutup, coba buang napas dengan lembut melalui hidung.

Ini akan menciptakan tekanan yang cukup untuk membuka tabung eustachius. Jangan menghembuskan napas terlalu keras untuk menghindari kerusakan pada gendang telinga.

Anda juga bisa mencoba teknik pasif yaitu dengan mengunyah permen karet atau air minum. Dengan cara ini, tekanan di telinga yang tersumbat bisa dikurangi dan rasa sakitnya mereda.

2. Menghirup uap panas

Cara lain untuk mengatasi sensasi sesak dan nyeri akibat flu dan pilek, adalah dengan menghirup uap panas. Suhu yang hangat dapat membantu mengencerkan lendir yang menumpuk di hidung dan saluran eustachius, sehingga lendir akan terurai dan mengurangi kemacetan di telinga.

Anda bisa menyiapkan baskom berisi air panas dan menghirup uapnya melalui hidung. Sebagai alternatif, Anda bisa meletakkan handuk hangat di sekitar telinga Anda. Minum segelas air hangat sambil menghirup uapnya juga bisa dicoba untuk mengobati sakit telinga akibat masuk angin.

3. Gunakan pengering rambut

Pengering rambut, alias pengering rambut, Anda juga bisa memanfaatkannya sebagai cara mengatasi telinga tersumbat akibat flu. Udara panas dari pengering rambut dapat membantu mengencerkan lendir yang bersarang di saluran eustachius telinga, sehingga sumbatan berkurang.

Caranya, miringkan kepala atau berbaring miring. Set pengering rambut dengan api kecil. Menavigasi pengering rambut beberapa sentimeter ke telinga. Lakukan ini beberapa saat hingga hidung tersumbat di telinga perlahan berkurang.

4. Minum obat flu

Cara lain yang paling penting dan mendasar untuk mengatasi telinga bindeng akibat masuk angin dan flu adalah dengan mengatasi masalah utamanya yaitu dengan minum obat demam dan masuk angin.

Obat-obatan yang mengandung dekongestan atau antihistamin dapat membantu mengatasi gejala hidung tersumbat akibat masuk angin, flu, atau alergi. Pastikan untuk membaca dan mengikuti petunjuk penggunaan pada label obat.

Jika masalah telinga tersumbat dan nyeri terus berlanjut, segera konsultasikan ke dokter. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui penyebab pasti dari kondisi telinga Anda dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Pos 4 Tips Mengatasi Sakit Telinga dan Kemacetan Akibat Flu muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top