Ono Ambulance | Jasa Sewa Ambulance, Kargo Jenazah Murah, Berkualitas, Lengkap

Latest News

5 Benjolan Tubuh Ini Tidak Berbahaya dan Bukan Penyakit Serius

Benjolan yang muncul di tubuh sering diidentifikasi sebagai tanda penyakit serius. Meskipun tidak semua bagian tubuh yang menonjol disebabkan oleh infeksi, pembengkakan, luka bekas luka atau pertumbuhan sel yang tidak terkontrol seperti tumor atau kista.

Jenis benjolan atau tonjolan yang telah muncul sejak lahir biasanya tidak berbahaya. Benjolan jinak tidak akan berdarah, nanah atau menjadi gelap ketika mereka pecah saat ditekan.

Berikut ini adalah beberapa benjolan umum yang muncul pada permukaan kulit yang biasanya tidak membahayakan kesehatan.

1. Tahi lalat

Tahi lalat adalah benjolan yang paling terlihat di kulit. Tonjolan kecil ini yang terlihat seperti daging terbentuk dari melanosit, yang merupakan sel yang menghasilkan pigmen kulit.

Tahi lalat umumnya coklat, hitam, merah muda, warna yang mirip dengan kulit di sekitarnya, atau bahkan bisa berwarna kebiruan. Jika melanosit mengelompok jauh di dalam lapisan kulit (di dalam) kulit. Kebanyakan tahi lalat datar, tetapi beberapa bisa tumbuh lebih besar.

Benjolan jinak ini memang bisa dimiliki oleh beberapa orang sejak lahir. Jumlah mol yang muncul berkaitan erat dengan faktor genetik. Menurut ahli kulit dari The University of Queensland, profesor H. Peter Soyer, beberapa orang dapat memiliki tahi lalat saat lahir, tetapi tonjolan ini juga dapat mulai muncul pada usia anak-anak dan terus berkembang hingga usia 40-an.

Meskipun tahi lalat umumnya tidak berbahaya, penting bagi Anda untuk melakukan pemeriksaan medis untuk mendeteksi keberadaan sel kanker melanoma.

Alasannya, 25 persen kasus kanker melanoma berasal dari tahi lalat. Jika terbukti ada sel kanker, dokter akan memotong atau menghilangkan bagian mol yang terkena sel kanker.

2. Komedo

Komedo adalah jenis tonjolan berbentuk titik yang umumnya muncul di permukaan kulit hidung. Komedo sering ditemukan terdiri dari dua jenis, yaitu komedo tertutup (whiteheads) dan buka komedo (komedo).

Benjolan ini sebenarnya adalah pori-pori yang tersumbat karena kelebihan minyak kulit dan sel kulit mati. Di komedo penyumbatan terjadi ketika pori-pori terbuka sehingga minyak dan sel-sel kulit mati di dalamnya mengalami oksidasi menyebabkan perubahan warna menjadi gelap.

Kontras aktif whiteheads, penyumbatan terjadi ketika pori-pori ditutup sehingga bagian dalam pori-pori tidak terkena udara dan menunjukkan bintik-bintik putih.

Pada dasarnya komedo sama sekali tidak berbahaya, tetapi dapat mengganggu atau memengaruhi estetika kulit wajah. Untuk membersihkan kulit dari komedo, Anda bisa menggunakan sabun wajah yang mengandung asam salisilat untuk menghilangkan penyumbatan.

Hindari penggunaan komedo yang hanya berfungsi mengangkat bagian atas komedo dari permukaan kulit, tanpa menghentikan penyumbatan yang terjadi.

3. Milia

Milia adalah nodul putih kecil yang biasanya ditemukan di kulit wajah. Tidak jarang, banyak yang mengira milia adalah jerawat karena bentuknya yang serupa.

Namun, benjolan jinak ini tidak diisi dengan kotoran atau minyak seperti komedo, tetapi berasal dari sel kulit mati yang terperangkap di kulit.

Hindari menekan permukaan milia sehingga dapat menyebabkan iritasi, peradangan, dan kemerahan pada kulit. Meskipun milia bisa menghilang dengan sendirinya, namun milia yang bermasalah bisa dihilangkan dengan menggunakan krim yang mengandung retinoid sehingga kulit menjadi lebih halus.

4. Keratosis

Penampilan keratosis biasanya disebabkan oleh penumpukan keratin, protein yang melindungi kulit, rambut dan kuku dari infeksi dan racun. Penumpukan protein menyebabkan penyumbatan atau keratosis terbentuk pada pembukaan folikel rambut kulit.

Perawatan kulit untuk keratosis dapat menggunakan produk exfoliator yang mengandung asam salisilat dan asam glikolat yang dapat mengurangi peradangan dan secara bertahap dan menghaluskan benjolan dari waktu ke waktu.

Jika itu tidak berhasil, Anda dapat menemui dokter kulit yang kemudian mengarahkan Anda ke metode perawatan tertentu. Pilihan pengobatan termasuk obat tretinoin topikal untuk pengelupasan kulit, laser pewarna berdenyut untuk mengobati kemerahan, dan kulit kimia.

5. Benjolan atau tag kulit

Benjolan dalam formulir tag kulit adalah pertumbuhan kulit yang berlebihan yang biasanya terjadi di leher, ketiak, kelopak mata, bagian atas dada, atau selangkangan. Tag kulit memiliki tekstur halus dan lembut saat dipegang.

Kondisi kulit yang umum ini dapat disebabkan oleh gesekan kulit dengan pakaian atau perhiasan. Secara umum, tag kulit tidak berbahaya selama mereka tidak tumbuh dengan cepat atau besar-besaran. Tetapi untuk kepentingan kecantikan, dokter kulit dapat menghilangkan tanda-tanda kulit pada tubuh dengan membakar kulit menggunakan instrumen kaustik.

Pos 5 Benjolan Tubuh Ini Tidak Berbahaya dan Bukan Penyakit Serius muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top