Latest News

5 Cara Membuat Tubuh Anda Tetap Wangi Bahkan Tanpa Parfum

Kegiatan padat dan sering di tempat di luar ruangan dapat menyebabkan tubuh mengeluarkan bau yang tidak menyenangkan. Keringat, polusi asap kendaraan, hingga debu jalan campuran bisa membuat tubuh terasa lengket dan bau, sehingga mengurangi rasa percaya diri Anda. Terutama jika orang-orang di sekitar Anda mulai menunjukkan sikap peduli terhadap keberadaan Anda.

Sayangnya, mandi dan menggunakan deodoran saja tidak cukup. Anda mungkin bisa menyemprotkan parfum untuk menyamarkannya. Sayangnya, bagi sebagian orang, parfum justru bisa mengiritasi kulit. Sekarang, untuk menjaga tubuh tetap segar, tangani saja seperti ini!

1-82bcdb708fe5a7f4aec53914287ec2b2.jpg

Bahkan jika Anda aktif di kamar ber-AC atau Anda hanya tinggal di rumah sepanjang hari, Anda harus tetap mandi secara teratur dua kali sehari. Bakteri dan kotoran yang menumpuk di kulit akan bercampur dengan keringat sehingga memicu bau tak sedap. Ditambah lagi bakteri yang hidup di kulit akan menyebar lebih cepat dan bertambah banyak. Lebih baik membersihkannya dengan spons lembut pada bagian yang terlipat dan keringkan tubuh sebelum mengenakan pakaian agar tidak lembab dan memicu pertumbuhan jamur.

2-ef9f79a7d34499b048fb8c9208e9f591.jpg

Ketiak cukur tidak akan mengurangi jumlah produksi keringat, tetapi melakukannya secara rutin dapat menghindari penyerapan bau. Rambut yang berlebihan bisa menjadi tempat pertumbuhan bakteri yang cenderung menyebabkan bau tidak sedap. Selain itu, rambut yang lebat juga akan memperlambat proses penguapan sehingga menjadi lebih lembab. Nah Bela, ternyata mencukur rambut ketiak secara teratur bukan hanya untuk menyempurnakan penampilan bukan?

3-cbac0ab120e37e67a20ee342f0e01e7a.jpg

Meski sekilas hampir mirip, nyatanya kedua produk ini memiliki kegunaan yang berbeda. Antiperspiran membuat Anda tidak berkeringat, sementara deodoran berfungsi mengurangi penyebab bau pada keringat. Antiperspiran bekerja dengan menyumbat dan menutup keringat dengan zat kuat. Bahan ini membuat ketiak tetap kering, nyaman, dan membuat Anda tidak berkeringat. Sementara deodoran membantu menutupi bau yang disebabkan oleh bakteri dan tidak mengganggu proses pendinginan alami. Anda bisa menggunakan mana yang menurut Anda lebih nyaman.

4-9881f67a2b3baf435e519730b11c0e20.jpg

Ketika suhu di sekitar tubuh melonjak, kulit akan menghasilkan minyak dan menempel pada pakaian yang Anda kenakan. Tidak hanya membuat noda basah di area ketiak, keringat bercampur alkohol pada deodoran juga bisa meninggalkan noda pada pakaian kita lho! Sebaiknya gunakan pakaian dengan bahan ringan yang terbuat dari bahan alami untuk membantu kulit Anda bernapas. Pilih kapas, linen, atau wol ringan yang menyerap kelembaban dan membuat sirkulasi udara lebih lancar.

5-f0887bd085617a4f84d221131e05928c.jpg

Tidak hanya keringat dan debu yang menempel di kulit, sebenarnya makanan yang kita konsumsi bisa memengaruhi bau badan kita. Pilih makanan yang kaya serat seperti sayuran yang berfungsi sebagai detoksifikasi alami dalam membersihkan bagian dalam tubuh Anda. Meski begitu Anda juga harus menghindari makanan yang mengandung belerang seperti kembang kol, kol, brokoli yang dapat menyebabkan bau.

Semoga artikel ini bermanfaat!

BACA JUGA: Berikut adalah 5 Cara Mudah Yang Dapat Mengatasi Bau mulut dalam Sekejap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top