Latest News

5 Cara Memilih Makanan untuk Penderita Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner termasuk satu jenis penyakit mematikan di Indonesia. Meski begitu, Anda masih bisa menjalani perawatan jantung koroner jika Anda mengalaminya. Selain menjalani perawatan, Anda juga perlu mulai mengubah gaya hidup, salah satunya adalah dengan menerapkan pola makan sehat untuk jantung. Lalu, makanan apa yang baik untuk penderita penyakit jantung koroner? Lihatlah diet sehat untuk penderita jantung koroner di bawah ini.

Cara memilih makanan yang tepat untuk penderita penyakit jantung koroner

Jika Anda sudah memiliki penyakit jantung koroner, Anda harus memperhatikan asupan makanan harian Anda. Inilah cara memilih makanan yang dapat Anda lakukan:

1. Tingkatkan asupan buah dan sayuran

Buah dan sayuran termasuk dua jenis makanan yang baik untuk penderita penyakit jantung koroner. Ini karena kedua makanan ini adalah sumber terbaik untuk vitamin dan mineral. Padahal, keduanya juga rendah kalori dan kaya serat.

Makan buah-buahan dan sayuran dapat membantu Anda mengurangi kalori dalam tubuh Anda yang mungkin tinggi karena makanan seperti daging, keju, dan makanan ringan. Dengan begitu, Anda juga bisa mempertahankan berat badan sehingga Anda tidak berlebihan. Karena kelebihan berat atau obesitas juga bisa menyebabkan penyakit jantung, seperti penyakit jantung koroner dan serangan jantung.

Selain itu, meningkatkan asupan makanan dari tanaman seperti buah-buahan dan sayuran dapat mengatasi penyakit jantung mencegah serangan jantung. Oleh karena itu, orang dengan penyakit jantung koroner sangat dianjurkan untuk memasukkan buah-buahan dan sayuran dalam makanan sehari-hari mereka.

Sebenarnya, menempatkan buah dan sayuran dalam makanan sehari-hari untuk penderita jantung koroner bukanlah masalah yang sulit. Yang paling penting adalah selalu mencuci buah dan sayuran terlebih dahulu, potong-potong dan bagi sesuai porsi kemudian simpan di lemari es sebelum makan.

Anda juga bisa mencampurnya dengan berbagai makanan sehat lainnya. Ini tergantung selera Anda dalam mengonsumsi makanan. Selama campuran makanan lainnya sehat, penderita penyakit jantung koroner dapat memanfaatkan buah dan sayuran untuk mengatasi kondisinya.

Pastikan juga Anda memakan beragam buah. Jika memang Anda kesulitan mengonsumsi buah dan sayuran segar, Anda juga bisa mengonsumsi buah kalengan. Namun, selalu hindari buah-buahan yang telah dicampur dengan sirup karena kandungan gula di dalamnya akan lebih tinggi.

2. Pilih makanan yang terbuat dari gandum utuh

Berdasarkan Klinik Mayo, gandum utuh juga merupakan makanan yang baik untuk penderita penyakit jantung koroner. Alasannya, gandum merupakan sumber serat yang baik untuk jantung dan juga vitamin E yang dapat membantu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.

Karena penumpukan kolesterol jahat (LDL) dapat menyumbat pembuluh darah, salah satu penyebab penyakit jantung koroner. Padahal, kondisi ini bisa menjadi penyebab serangan jantung.

Ada beberapa jenis makanan yang terbuat dari gandum utuh dan dapat diberikan kepada penderita penyakit jantung koroner, seperti berikut ini:

  • Tepung terigu
  • Roti gandum
  • Sereal gandum
  • Beras merah
  • Pasta gandum
  • Havermut

Sebaliknya, Anda mungkin perlu menghindari jenis gandum tertentu untuk diet penderita jantung koroner. Makanan yang mengandung gandum dan harus dihindari untuk dikonsumsi oleh orang-orang dengan penyakit jantung koroner meliputi:

  • roti putih
  • Mufin
  • roti jagung
  • Donat
  • Biskuit
  • kue
  • Mie telur
  • Popcorn dibuat dengan mentega
  • Makanan ringan tinggi lemak

3. Biasakan konsumsi makanan yang kaya protein dan rendah lemak

Selanjutnya, makanan yang cocok untuk orang dengan penyakit jantung koroner kaya protein tetapi rendah lemak. Daging tanpa lemak, ikan, dan produk susu rendah lemak, termasuk beberapa makanan yang kaya protein. Meski begitu, Anda tetap harus berhati-hati dalam memilih makanan.

Misalnya, lebih baik memilih susu skim daripada susu biasa, atau memilih dada ayam tanpa kulit daripada dada ayam goreng. Anda juga bisa memilih ikan untuk memenuhi kebutuhan protein rendah lemak.

Padahal, jika perlu pilih jenis ikan yang kaya akan asam lemak omega-3 karena dapat membantu Anda mengurangi kadar lemak dalam darah yang disebut trigliserida. Jenis ikan yang baik dan kaya akan asam lemak omega-3 adalah salmon dan mackerel.

Biji-bijian dan kacang-kacangan sama baiknya sebagai sumber protein rendah lemak. Faktanya, makanan ini juga rendah kolesterol, sehingga sangat bagus untuk pengganti daging. Sehingga, agar penderita penyakit jantung koroner bisa memilah dan memilih makanan yang baik untuk kesehatannya, ada baiknya perlahan-lahan ganti daging atau sumber protein yang masih kaya lemak dengan makanan rendah lemak seperti yang disebutkan.

Dengan begitu, lemak dan kolesterol dalam tubuh bisa dikurangi dan asupan serat meningkat.

4. Batasi makanan yang tinggi lemak jenuh dan lemak trans

Anda tidak hanya memperhatikan makanan yang harus Anda makan, Anda juga perlu memperhatikan makanan yang perlu dihindari oleh penderita penyakit jantung, termasuk penyakit jantung koroner. Diet yang baik untuk penderita jantung koroner adalah diet yang tidak mengandung terlalu banyak lemak, terutama lemak jenuh dan lemak trans.

Ini juga termasuk langkah penting untuk mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh, sehingga risiko mengalami penyakit jantung koroner juga berkurang. Anda tentu tidak ingin menunggu untuk tampil gejala jantung koroner pertama, lalu sesuaikan diet Anda. Maka lakukanlah pencegahan penyakit jantung seperti ini adalah langkah bijak.

Namun, bukan berarti Anda tidak boleh mengonsumsi makanan yang mengandung lemak sama sekali. Karena itu, pastikan Anda mengonsumsi lemak sesuai kebutuhan. Misalnya, untuk mengurangi kadar lemak jenuh pada daging yang dikonsumsi, Anda bisa memilih daging yang tidak mengandung lemak.

Kemudian, Anda juga bisa menggunakan makanan lain yang tentu saja lebih sehat bagi jantung untuk menggantikan makanan yang kaya lemak jenuh. Misalnya, yogurt rendah lemak untuk pengganti mentega, dan buah atau selai buah yang rendah gula bukan margarin saat membuat roti panggang.

Jika Anda benar-benar ingin menggunakan makanan atau makanan yang mengandung lemak, Anda bisa menggunakan minyak zaitun atau minyak canola yang mengandung lemak tak jenuh. Lemak tak jenuh sebenarnya bisa mengurangi kadar kolesterol dalam darah jika digunakan dengan benar.

5. Mengurangi kandungan garam dalam makanan

Makan makanan yang tinggi garam atau natrium dapat meningkatkan tekanan darah. Padahal, tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko penyakit jantung koroner. Bahkan, tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat menyebabkan serangan jantung. Singkatnya, diet yang disarankan untuk orang-orang dengan penyakit jantung koroner adalah rendah sodium.

Asupan garam yang ideal untuk orang dewasa adalah 2.300 miligram (mg) natrium setiap hari. Kira-kira satu sendok teh. Namun, hanya orang dewasa dengan kondisi sehat yang dapat mengkonsumsi natrium sebanyak itu.

Akan lebih baik jika asupan garam yang Anda konsumsi setiap hari bisa lebih rendah. Jumlah ideal untuk asupan natrium adalah 1500 mg setiap hari.

Selain itu, mengurangi kadar garam dalam makanan yang Anda konsumsi adalah langkah yang tepat. Namun, jangan lupa bahwa makanan kaleng atau makanan olahan yang sebenarnya memiliki kandungan natrium atau garam yang lebih tinggi.

Karena itu, ketika menyusun diet untuk penderita penyakit jantung koroner, lebih baik jika Anda bisa membuat atau memasaknya sendiri. Dengan begitu, Anda bisa tahu dengan pasti tingkat asupan garam yang ditemukan dalam makanan.

Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi kandungan garam dalam makanan adalah memilih bahan makanan lebih hati-hati. Alasannya, ada juga bahan makanan yang sudah memiliki kandungan garam di dalamnya.

Dengan menyortir dan memilih makanan yang baik untuk kesehatan jantung, Anda bisa menyajikan makanan sehat bagi penderita jantung koroner. Ini termasuk upaya untuk membantu mengatasi penyakit jantung koroner selain menjalani perawatan jantung koroner.

Selain menerapkan pola makan sehat, gaya hidup yang baik untuk penderita penyakit jantung koroner adalah meningkatkan aktivitas fisik dengan berolahraga, tetapi pastikan Anda melakukannya. latihan yang baik untuk penyakit jantung. Selain itu, selalu pantau kadar kolesterol dalam darah, kadar gula darah, dan tekanan darah untuk menghindari berbagai faktor risiko penyakit jantung koroner.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak memberikan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Silakan periksa halaman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih lanjut.

Pos 5 Cara Memilih Makanan untuk Penderita Jantung Koroner muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top