Ono Ambulance | Jasa Sewa Ambulance, Kargo Jenazah Murah, Berkualitas, Lengkap

Latest News

5 Cara Mengatasi Amukan Anak-anak Sepulang Sekolah

Ketika kembali dari sekolah biasanya merupakan hal yang paling ditunggu. Anda pikir anak itu akan pulang dengan baik sampai dia menunjukkan tanda-tanda mengeluh menu makan siang, barang kesukaannya hilang, menjerit, atau pulang dengan kerutan. Jika sudah begini, Anda harus menemukan cara menghadapi anak-anak yang mengamuk.

Meskipun biasanya tidak akan bertahan lama, perilaku mengamuk apa yang anak-anak perlihatkan sering membuat Anda bingung. Bagaimana ini bisa terjadi?

Penyebab ulah anak-anak setelah kembali dari sekolah

Bagi beberapa anak, sekolah bisa menjadi kegiatan yang sangat melelahkan baik secara fisik maupun psikologis. Dilaporkan dari Orangtua hari ini, Nair, konselor dan pendidik pengasuhan anak, mengatakan bahwa anak-anak sering menahan emosi dan mencoba untuk tetap taat untuk mendapatkan peringkat yang bagus di sekolah, maka anak-anak cenderung mengamuk ketika mereka pulang karena rumah dianggap sebagai tempat teraman untuk emosi meluap.

Anak-anak juga perlu waktu untuk beradaptasi dengan jadwal sekolah, terutama ketika memasuki hari pertama sekolah dengan sekolah baru atau setelah liburan panjang. Beberapa faktor lain seperti dipisahkan dari orang tua, duduk berjam-jam di kelas, pelajaran yang sulit, dan bersosialisasi dengan teman juga dapat mempengaruhi keadaan emosional anak-anak.

Biasanya ini dilakukan dengan berteriak, menangis, mengeluh, marah, dan menunjukkan perilaku yang tidak menyenangkan kepada orang tua.

Bagaimana menghadapi anak-anak yang marah ketika mereka pulang dari sekolah

Anda mungkin berpikir mengatasi anak yang mengamuk bisa sedikit sulit. Tetapi tetap saja diam adalah kunci untuk mengatasi masalah ini. Cara-cara berikut dapat membantu Anda menghadapi kemarahan saat pulang dari sekolah.

1. Hindari memberi anak banyak pertanyaan

Secara alami, orang tua selalu ingin tahu hal-hal yang dilakukan anak-anak di sekolah, termasuk apa yang dipelajari hari ini, dengan siapa dia bermain, bagaimana suasana di sekolah, hingga berapa banyak pekerjaan rumah yang dia dapatkan. Meski sepertinya sepele, pertanyaan-pertanyaan ini bisa membuat anak yang lelah semakin tertekan dan enggan menjawab.

Alih-alih bertanya, Anda bisa menyapa dia di rumah dengan pelukan dan senyum atau membuka percakapan dengan kata-kata pembuka yang positif seperti, "Hai, Kak, apakah Anda di rumah? Bagaimana di sekolah, menarik tidak?"

2. Tanyakan guru di sekolah

Cara lain untuk menangani anak-anak yang mengamuk adalah dengan bertanya kepada guru atau wali kelas. Metode ini dapat menentukan penyebab ulah anak Anda. Penting juga untuk diketahui Masalah dihadapi oleh anak-anak dan memastikan bahwa anak-anak bersosialisasi dengan baik di sekolah.

3. Siapkan camilan untuk anak-anak

Kelaparan juga dapat memengaruhi emosi seseorang, termasuk anak-anak. Ketika seorang anak pulang lapar, menyiapkan makanan ringan dan minuman untuk pulang dari sekolah nanti dapat membantu meringankan emosinya. Tapi ingat, Anda juga harus tetap memperhatikan nutrisi dalam camilan. Berikut ini adalah beberapa pilihan camilan sehat Kamu bisa memberi.

4. Dorong anak-anak untuk bermain

Cara selanjutnya untuk menangani anak-anak yang mengamuk adalah melupakan sejenak masalah pekerjaan rumah, cobalah membuat anak Anda melakukan hal-hal yang disukainya. Merencanakan kegiatan yang menyenangkan yang dapat dilakukan bersama akan lebih mudah terutama jika Anda memiliki hobi yang sama dengan anak-anak. Kegiatan fisik seperti berenang, bermain bola, bersepeda atau berjalan-jalan di sore hari juga dapat membantu untuk melepas lelah.

5. Beri ruang untuk anak Anda

Jika metode mengatasi amarah anak di atas belum berhasil, hal terakhir yang dapat Anda lakukan adalah memberikan ruang bagi anak-anak untuk melampiaskan emosi mereka. Ada saat-saat ketika anak-anak mengalami hari yang sulit di sekolah, kadang-kadang yang mereka butuhkan adalah ruang di mana mereka merasa nyaman untuk mengekspresikan perasaan mereka.

Anda dapat menemaninya dengan memberikan kata-kata yang menenangkan seperti, "Anda yakin lelahya "atau,"Tidak apa-apa, menangis hanya jika itu bisa membuat Anda lega. "

Membiarkannya beristirahat juga dapat membantu anak menjadi tenang.

Mengatasi keadaan emosional anak ketika pulang sekolah mungkin tidak mudah. Namun, ada baiknya Anda tidak terlena ketika anak-anak dipenuhi dengan emosi. Konsultasikan pada psikolog jika ini terjadi dengan frekuensi yang lebih sering.

Pos 5 Cara Mengatasi Kemarahan Anak-Anak Setelah Sekolah muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top