Latest News

5 jenis makanan yang penting dikonsumsi agar patah tulang cepat sembuh

Kondisi patah atau patah tulang bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti cedera atau kondisi tulang yang rapuh. Jika Anda mengalami patah tulang, kemungkinan besar Anda akan diminta untuk menjalani prosedur pengobatan patah tulang, sebagai penyisipan pin tulang, memakai gips atau operasi patah tulang. Selain itu, Anda juga perlu makan jenis makanan tertentu selama pemulihan patah tulang.

Jenis makanan yang dapat membantu pemulihan patah tulang

Pada dasarnya, semua makanan yang sehat dan bergizi dapat membantu pemulihan patah tulang atau gangguan struktur tulang yang Anda alami. Namun, ada beberapa makanan dengan nutrisi tertentu yang dibutuhkan secara berlebihan agar tulang Anda cepat membaik.

Berikut beberapa makanan yang baik untuk penderita patah tulang untuk mempercepat penyembuhan:

1. Daging dan telur sebagai sumber protein

Daging, seperti daging sapi, dan produk unggas, seperti ayam dan telur, merupakan makanan penting bagi penderita patah tulang untuk dimakan. Pasalnya, jenis makanannya yang mana sumber protein tinggi, yang memainkan peran penting dalam pembentukan tulang.

Melaporkan dari Orthogate, sebanyak 55 persen dari total volume tulang manusia adalah protein. Oleh karena itu, nutrisi tersebut sangat penting untuk membangun jaringan tulang baru, yang dibutuhkan oleh penderita patah tulang saat penyembuhan.

Disebutkan pula, menambah makanan yang mengandung protein setelah operasi ortopedi bisa mengurangi keropos tulang dan kemungkinan infeksi, serta peningkatan massa tulang. Di sisi lain, kekurangan protein justru dapat menyebabkan penurunan hormon pembentuk tulang, yang pada akhirnya memperlambat pemulihan.

Untuk mendukung proses penyembuhan, Anda disarankan mengonsumsi 1-1,2 gram protein per kg berat badan setiap hari. Bagi Anda yang bervegetarian, Anda dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut dari sumber protein nabati, seperti kedelai dan produk kedelai, seperti tahu dan tempe.

2. Susu dan produk susu yang tinggi kalsium

mitos tentang susu

Makanan lain untuk penderita patah tulang yang perlu dikonsumsi adalah susu dan produk olahan susu, seperti keju dan yogurt. Susu dan produk olahannya mengandung kalsium tinggi, yang merupakan zat yang dibutuhkan untuk pembentukan tulang. Dengan demikian, konsumsi susu dan produk turunannya dapat membantu mempercepat proses penyembuhan patah tulang sehingga terjadi gangguan sistem gerak Anda segera pulih.

Susu dan produk susu yang bagus untuk penyembuhan patah tulang adalah produk yang rendah lemak atau tidak berlemak. Jika tidak suka atau alergi susu sapi, susu kedelai juga bisa menjadi pilihan yang baik untuk penyembuhan patah tulang, karena kandungan kalsium pada kedelai cukup tinggi.

Anda disarankan mengonsumsi susu atau makanan lain yang mengandung kalsium sebanyak 600-1.000 mg per hari. Tak hanya bagi penderita patah tulang, mengonsumsi makanan dan minuman ini juga baik untuk siapa saja untuk mencegah osteoporosis yang salah satunya penyebab patah tulang.

3. Ikan laut, seperti salmon dan tuna sebagai sumber vitamin D.

Beberapa ikan laut, seperti salmon dan tuna, merupakan makanan bagi penderita patah tulang lainnya yang perlu dikonsumsi untuk membantu proses penyembuhan patah tulang. Kedua jenis ikan tersebut diketahui mengandung vitamin D yang tinggi. Vitamin D membantu tubuh menyerap dan memanfaatkan kalsium yang berperan penting dalam proses pembentukan tulang.

Tak hanya vitamin D, ikan laut seperti salmon, tuna, dan sarden juga dikenal kaya akan kalsium dan protein, sehingga makanan ini sangat direkomendasikan bagi penderita patah tulang selama proses penyembuhan. Namun, vitamin D tidak hanya tersedia makanan. Anda juga bisa mendapatkan nutrisi vitamin D yang baik dari matahari.

4. Sayuran hijau, seperti bayam dan brokoli sebagai sumber zat besi

Sayuran adalah makanan yang baik untuk dimakan siapa saja, termasuk yang patah tulang. Selain tinggi serat, sayuran tertentu, seperti bayam, brokoli, dan beberapa sayuran hijau lainnya, mengandung kalsium dan zat besi yang dibutuhkan penderita patah tulang.

Dilansir dari American Bone Health, zat besi merupakan ko-faktor enzim yang terlibat dalam sintesis kolagen, yang dibutuhkan untuk pembentukan tulang. Sebaliknya, kadar zat besi yang rendah justru dapat menurunkan kekuatan tulang.

5. Jeruk, stroberi, kiwi, dan lemon kaya akan vitamin C

sifat-sifat jeruk

Buah-buahan, seperti jeruk, stroberi, kiwi, dan lemon, mengandung vitamin C tingkat tinggi dan baik untuk penderita patah tulang. Vitamin C terkenal dengan khasiatnya antioksidan yang berperan dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh, yang dibutuhkan penderita patah tulang selama masa penyembuhannya.

Selain itu, vitamin C juga membantu mensintesis kolagen yang dibutuhkan untuk menyembuhkan luka pasca operasi, memperbaiki tendon dan ligamen, serta berperan dalam pembentukan jaringan tulang baru bagi penderita patah tulang.

Pantangan makanan yang harus dihindari oleh penderita patah tulang

Tak hanya mengonsumsi makanan yang dianjurkan, penderita patah tulang juga perlu menghindari asupan yang tabu selama proses penyembuhan. Makan makanan ini sebenarnya bisa memperlambat proses penyembuhan patah tulang Anda. Berikut beberapa makanan untuk penderita patah tulang yang perlu dihindari selama proses penyembuhan:

1. Alkohol

Konsumsi alkohol yang berlebihan dan terus menerus dapat menghambat kerja sel osteoblas dalam pembentukan tulang baru yang dibutuhkan oleh penderita patah tulang. Oleh karena itu, alkohol menjadi salah satu pantangan bagi penderita patah tulang karena dapat memperlambat proses penyembuhan.

2. Kopi

Tak hanya alkohol, minuman atau makanan yang mengandung kafein, seperti kopi, menjadi pantangan bagi penderita patah tulang. Pasalnya, kafein dapat menurunkan penyerapan kalsium sehingga tidak baik untuk kesehatan tulang.

Namun beberapa penelitian menyebutkan, hal ini umumnya terjadi pada seseorang yang mengonsumsi lebih dari empat cangkir kopi per hari. Namun, efek ini juga bisa diatasi dengan menambahkan satu atau dua sendok makan susu ke dalam minuman tersebut.

3. Garam

batas maksimal konsumsi garam

Makan makanan yang banyak mengandung garam (natrium) juga harus dihindari untuk penderita patah tulang selama masa penyembuhannya. Pasalnya, garam atau natrium yang berlebihan bisa menyebabkan tubuh kehilangan kalsium, yang justru dibutuhkannya saat membentuk tulang baru.

Untuk menghindarinya, Anda harus mengurangi penggunaan garam dalam masakan Anda dan membatasi konsumsi makanan olahan dan kalengan yang dikenal tinggi natrium. Usahakan untuk mengonsumsi tidak lebih dari 2.300 mg natrium per hari.

Pos 5 jenis makanan yang penting untuk dikonsumsi agar patah tulang cepat sembuh muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top