Latest News

5 Tips Mengatasi Lidah Pahit dan Nafas Buruk Saat Berpuasa

Tidak hanya lapar dan haus, mulut pahit bisa menjadi rintangan saat berpuasa. Rasa pahit ini sering disertai mulut kering dan bau mulut karena Anda tidak minum selama lebih dari 12 jam. Berita baiknya, Anda bisa mengatasi mulut pahit saat berpuasa dengan beberapa cara sederhana.

Mengatasi mulut pahit saat puasa

singkirkan bau mulut

Rasa pahit di mulut saat puasa bisa disebabkan oleh berbagai faktortermasuk dehidrasi dan kurangnya kebersihan gigi dan mulut. Meski tidak berdampak besar, mulut yang terasa pahit tentu bisa mengganggu kenyamanan puasa.

Berikut adalah beberapa tips sederhana yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya:

1. Perbanyak air minum

Dehidrasi adalah dalang utama rasa pahit bau mulut saat puasa. Selama belasan jam, Anda tidak mendapatkan asupan cairan yang cukup. Kelenjar air liur juga menjadi kering dan produksi air liur menurun.

Secara bertahap, jumlah oksigen di mulut berkurang, memicu pertumbuhan bakteri anaerob. Bakteri ini menghasilkan belerang yang membuat mulut terasa pahit dan berbau tidak sedap.

Inilah sebabnya mengapa Anda perlu melakukannya minum lebih banyak untuk mengatasi mulut pahit saat puasa. Meskipun Anda tidak bisa minum di siang hari, Anda dapat menyiasatinya dengan minum tiga gelas air saat berbuka puasa, dua gelas sebelum tidur, dan tiga gelas saat fajar.

2. Rajin menyikat gigi dan berkumur

Sisa makanan saat fajar dapat menempel pada celah gigi dan menjadi makanan bagi bakteri. Saat memecah sisa makanan, bakteri akan menghasilkan asam yang dapat merusak permukaan gigi dan menyebabkan gigi berlubang.

Tidak hanya itu, sisa makanan, bakteri, dan air liur juga dapat menumpuk membentuk plak. Plak yang tidak dibersihkan dapat mengeras dan terbentuk karang gigi. Tartar membuat gigi lebih sulit dibersihkan sehingga mulut menjadi bau dan pahit.

Karena itu, pastikan Anda memilikinya gosok gigi dua kali sehari. Sikat gigi Anda sekali setelah fajar dan sekali sebelum tidur, masing-masing selama dua menit. Kemudian, bilas mulut Anda dengan obat kumur selama 30 detik untuk menjaga napas tetap segar.

3. Rajin membersihkan lidah

Selain retak di gigi, bakteri juga bisa menumpuk di lidah. Bersihkan lidah dua kali sehari telah terbukti mengatasi bakteri yang menyebabkan rasa pahit, pembentukan plak, bau mulut, dan masalah mulut lainnya saat berpuasa.

Ada dua cara untuk membersihkan lidah, yaitu dengan menggunakan pengikis lidah (pengeruk lidah) atau dengan sikat gigi. Scraper lidah dapat membersihkan lidah lebih efektif, tetapi Anda masih bisa menggunakan sikat gigi jika alat ini tidak tersedia.

Bersihkan lidah Anda setelah setiap makan dan berbuka puasa. Setelah itu, lanjutkan dengan berkumur. Pilih obat kumur dengan sifat antibakteri untuk membasmi bakteri yang tidak tersentuh oleh pengerik lidah atau sikat gigi.

4. Hindari makanan yang meningkatkan asam lambung

makan pedas saat berbuka puasa

Rasa pahit di mulut terkadang disebabkan oleh peningkatan asam lambung. Kondisi ini bisa bertambah buruk saat puasa karena perut kosong selama belasan jam. Saat perut kosong, asam lambung naik dengan mudah ke kerongkongan dan mulut.

Selain itu, makanan dan minuman tertentu juga dapat memicu peningkatan asam lambung, membuat mulut dan lidah terasa buruk. Untuk mengatasi rasa pahit di mulut saat puasa, selalu perhatikan apa yang Anda makan atau minum.

Batasi makanan pedas, Gorengandan makanan tinggi lemak. Buah ini memang bermanfaat, tetapi pertama-tama hindari buah-buahan asam yang dapat memicu peningkatan asam lambung. Juga batasi kopi, teh, minuman ringan, dan jus dari buah asam.

5. Berhenti merokok

Jika Anda seorang perokok, Anda mungkin menyadari mulut Anda sering terasa pahit atau masam saat berpuasa. Ini karena bahan kimia dalam rokok merusak sistem saraf lidah sehingga mengurangi kemampuan lidah untuk merasakan.

Senyawa toksik juga mengubah struktur papila, yang merupakan nodul kecil di lidah yang berfungsi sebagai perasa. Dampaknya, Anda tak bisa merasakan beragamnya rasa makanan. Lidah Anda sekarang lebih sensitif terhadap rasa pahit.

Anda bisa mengatasi rasa pahit di mulut saat berpuasa dengan berhenti merokok sama sekali. Belum diketahui apakah ini dapat membuat fungsi rasa kembali normal, tetapi setidaknya berhenti merokok akan membuat mulut terasa lebih segar.

Ada banyak cara mengatasi mulut pahit saat puasa, mulai dari meningkatkan minum, menjaga gigi dan lidah tetap bersih, hingga mengawasi jenis makanan dalam fajar dan berbuka puasa menu.

Jika metode di atas tidak membuahkan hasil atau rasa pahitnya memburuk, Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter. Rasa pahit di mulut terkadang mengindikasikan kondisi medis tertentu. Pemeriksaan dapat membantu Anda menemukan jawabannya.

Pos 5 Tips Mengatasi Lidah Pahit dan Nafas Buruk Saat Berpuasa muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top