Latest News

5 Tips Merawat Kulit Setelah Cuci Tangan

Mencuci tangan adalah salah satu kebiasaan yang baik untuk mencegah Anda dan keluarga Anda terinfeksi penyakit dan virus, seperti COVID-19. Namun, tidak sedikit dari Anda yang mungkin merasakan kulit tangan semakin kering karena terlalu sering mencuci tangan. Berikut tips merawat kulit setelah mencuci tangan.

Tips merawat kulit setelah mencuci tangan

Cuci tangan Anda untuk mencegah virus penyebab hepatitis A

Sebelumnya, mungkin mencuci tangan sering diremehkan karena tangan tidak terlihat kotor. Namun, meningkatnya kasus wabah COVID-19 di seluruh dunia telah meningkatkan kesadaran untuk mengurangi risiko penyebaran virus.

Salah satu langkah pencegahan yang efektif adalah mencuci tangan secara teratur. Baik itu setelah pergi ke toilet, tempat-tempat umum, sebelum makan, atau memasuki ruangan.

Namun, ada satu hal yang mungkin luput dari perhatian Anda, yaitu merawat kulit setelah mencuci tangan. Cuci tangan Anda terlalu sering itu dapat mempengaruhi kesehatan kulit dan tangan Anda.

Selain mengganggu keseimbangan bakteri baik dalam tubuh, kebiasaan ini juga berpotensi menyebabkan alergi karena tubuh tidak memiliki kesempatan untuk mengenali & # 39; zat asing & # 39; melekat pada tangan.

Belum lagi penyakit kulit akibat penggunaan sabun atau pembersih tangan yang mengandung senyawa kimia yang menyebabkannya kulit kering dan iritasi.

Karena itu, merawat kulit setelah mencuci tangan ternyata cukup penting agar tidak menambah kecemasan tentang penyakit yang tidak perlu, seperti iritasi.

1. Cuci tangan Anda dengan air hangat

cuci tangan sebelum berhubungan seks

Salah satu cara merawat kulit adalah cuci tangan Anda dengan air hangat. Beberapa dari Anda mungkin merasa bahwa menggunakan air hangat tidak efektif untuk menghilangkan kuman dan virus yang menempel.

Padahal, sah-sah saja menggunakan air hangat saat mencuci tangan. Hal yang seharusnya tidak dilakukan justru menggunakan air panas saat membersihkan tangan karena dapat membuat kulit lebih cepat kering.

Karena itu, Anda harus menggunakan air hangat saat mencuci tangan untuk merawat kulit agar tetap sehat di wajah COVID-19. Selain menjaga tangan tetap lembab, air hangat juga lebih efektif menghilangkan minyak dan virus yang menempel di tangan.

Namun, menggunakan air dingin tidak menjadi masalah selama Anda mengikuti aturan mencuci tangan yang benar.

2. Menggunakan sabun pelembab

Sabun sirih untuk vagina

Tahukah Anda bahwa sabun memiliki banyak jenis dan dapat disesuaikan dengan jenis kulit? Sabun digunakan untuk menghilangkan kotoran, keringat, bakteri, dan virus pada kulit. Namun, beberapa sabun mengandung bahan-bahan yang cukup keras dan bisa membuat kulit kering dan teriritasi.

Lantas, bagaimana cara merawat kulit setiap kali Anda mencuci tangan dengan sabun? Jawabannya adalah pilih jenis sabunnya yang sering disebut sabun ringan.

Sabun ringan adalah sabun lembut dengan bahan lembu sehingga kulit terasa lebih segar dan sehat. Sabun ringan jenis ini sangat cocok bagi Anda yang memiliki kulit sensitif.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika memilih sabun ringan, sebagai:

  • Dibuat dengan minyak yang bertujuan melembabkan kulit, seperti minyak zaitun
  • tidak memiliki aroma selain dari minyak esensial yang terkandung dalam sabun
  • persentase minyak pembersih, seperti kelapa dan minyak sawit tidak terlalu tinggi
  • tidak mengandung pewarna tambahan
  • memiliki pH lebih rendah, yaitu 5,5 – 7

Selain itu, konsistensi krim dan bahan dalam sabun seperti gliserin dan lanolin juga perlu dipertimbangkan. Jika memungkinkan, cobalah untuk menghindarinya sabun batang.

Binder pada sabun batang biasanya memiliki pH yang cukup tinggi sehingga dapat membuat kulit lebih cepat kering. Jadi, pilihlah sabun kering dengan kandungan ringan untuk merawat kulit setiap kali Anda mencuci tangan.

Namun, jenis sabun apa pun yang Anda gunakan, cobalah untuk tidak menggosok tangan terlalu keras saat mencucinya sehingga tidak merusak kulit.

3. Kenakan pelembab agar kulit tetap terjaga

Selain menggunakan sabun dengan bahan pelembab, kenakan pelembab setelah mencuci tangan Anda perlu merawat kulit Anda.

Jika air tidak terserap ke dalam kulit setelah dicuci, itu akan membuat kulit lebih cepat kering. Itu karena air dapat bersifat magnetis dan menarik air keluar dari lapisan kulit terdalam hingga menguap ke udara kering. Akibatnya, kulit menjadi lebih kering.

Untuk mencegah hal ini terjadi pada Anda, oleskan pelembab atau krim tangan setelah mencuci tangan meskipun hanya sedikit.

Para ahli merekomendasikan penggunaan krim atau salep sebagai ganti lotion karena mengandung terlalu banyak air. Menurut Dr. Adam Friedman, profesor dermatologi di George Washington dari Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, ada beberapa alasan mengapa pelembab penting bagi kulit, seperti:

  • meningkatkan fungsi lapisan epidermis
  • tambahkan perlindungan kulit
  • isi celah di antara celah di kulit terdalam
  • meningkatkan kadar air di epidermis
  • menenangkan kulit
  • memperbaiki penampilan dan tekstur kulit

Ketika ragu atau bingung, Anda harus pilih pelembab yang cocok untuk kulit Anda, tanyakan kepada dokter Anda agar Anda tidak memilih yang salah.

4. Mengurangi penggunaan pembersih tangan

minum pembersih tangan

Satu fungsi pembersih tangan adalah untuk memudahkan Anda membersihkan tangan saat tidak ada air dan sabun saat mencuci tangan. Namun, jangan menjadikan kenyamanan metode utama mencuci tangan, mengapa? Demi merawat kulit setiap kali Anda mencuci tangan, cobalah mengurangi penggunaannya pembersih tangan dan beralih ke sabun.

Pelaporan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) ada banyak penelitian yang menunjukkan hal itu pembersih tangan bekerja secara efektif dalam situasi medis, seperti rumah sakit. Ini karena ketika di rumah sakit tangan bisa bersentuhan dengan kuman atau virus, tetapi tidak akan terlalu kotor dan berminyak.

Menggunakan pembersih tangan di tangan berminyak atau sangat kotor, itu tidak benar-benar bersih. Alih-alih memakai pembersih tangan, pilih cara mencuci tangan saat tersedia air dan sabun untuk membuat kulit Anda lebih sehat dan bersih.

5. Tangan kering

tisu pembersih vagina

Kebanyakan orang mungkin merasa ketika tangan mereka telah dicuci berarti mereka bebas dari kuman dan virus. Bahkan, ada langkah terakhir yang perlu mereka perhatikan untuk merawat kulit setiap kali mereka mencuci tangan yaitu mengeringkannya.

Saat Anda mengeringkan tangan setelah mencuci, pastikan untuk menyeka tangan dengan lembut alih-alih menggosoknya terlalu keras. Menggosok kulit terlalu kencang, terutama dengan tisu, bisa membuat kulit teriritasi, memerah, dan pecah-pecah.

Penggunaan pengering (pengering tangan) juga tidak dianjurkan karena udara panas yang dikeluarkan membuat tangan Anda lebih kering.

Jika tisu tidak tersedia, cobalah berjabat tangan dan biarkan mengering sendiri. Sebelum melakukan apa pun, pastikan tangan Anda benar-benar kering karena kuman dan virus akan bergerak lebih mudah ketika tangan Anda basah.

Merawat kulit Anda setelah mencuci tangan tidak kalah pentingnya dalam menjaga kebersihan dan kesehatan pribadi untuk menghindari penyakit dan virus seperti COVID-19. Jadi, perhatikan cara mencuci tangan, jenis sabun, dan teknik pengeringan yang Anda lakukan agar kulit tidak cepat kering dan rusak.

Pos 5 Tips Merawat Kulit Setelah Cuci Tangan muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top