Latest News

Tips Kesehatan Otak

    

Semakin bertambahnya usia, biasanya semakin sering sifat lupa tersebut muncul. Mungkin itu disebabkan karna kita jarang melakukan aktifitas yang sebenarnya baik untuk otak kita. Tips kesehatan otak ternyata dapat dilakukan dengan cara selalu rutin melakukan hal-hal berikut ini:

  1. Melakukan aktivitas fisik

Tips kesehatan otak yang pertama yaitu, Bukti ilmiah yang meneliti tentang kesehatan otak menyatakan sampai saat ini olahraga yang paling baik dilakukan untuk kesehatan otak adalah dengan melakukan aerobik dan fitness. Banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa aerobik dapat menurunkan tingkat risiko demensia pada orang dewasa. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang rata-rata melakukan aerobik 30 menit per hari dan melakukannya rutin setidaknya lima kali dalam seminggu, dapat meningkatkan kemampuan nalar dan meningkatkan massa otak. Selain itu, percobaan melakukan aerobik pada orang yang memiliki gangguan kognitif, membuktikan bahwa terjadi peningkatan kognitif secara perlahan-lahan.

Olahraga dapat membantu sirkulasi darah lancar, menurunkan stress, menstimulasi hormon yang dapat memperbaiki mood serta membuat tidur lebih nyenyak. Olahraga lain seperti dance sport, olahraga yang melatih kelenturan dan kekuatan otot, terbukti lebih baik untuk kesehatan otak dibandingkan dengan olahraga yang sederhana seperti berjalan atau jogging. Sebaiknya dilakukan 3 hingga 5 kali per minggu dengan masing-masing 30 menit per sesi.

2. Mengonsumsi makanan yang sehat

Tips kesehatan otak yang kedua yaitu, Ingatlah bahwa Anda makan untuk keseluruhan tubuh Anda, termasuk untuk kesehatan otak. Oleh karena itu, makanlah sesuai dengan kebutuhan, kurangi gula, gara, dan lemak jenuh tinggi. Memperbanyak konsumsi serat dari sayur, buah, dan karbohidrat kompleks seperti gandum. Makanlah makanan yang mengandung asam folat, B6, dan B12 yang dapat mencegah penurunan daya ingat Anda. Sayuran yang berwarna hijau tua biasanya mengandung banyak vitamin B6 dan B12.

3. Sering terlibat dalam kegiatan sosial

Tips kesehatan otak yang ketiga yaitu, Hasil penelitian yang dilakukan pada orang-orang yang mengalami demensia, menunjukkan bahwa dengan melakukan kegiatan sosial, membangun koneksi, dan berkomunikasi dengan orang lain, dapat menurunkan tingkat demensia mereka. Interaksi yang dilakukan dengan keluarga, teman, atau, kerabat lainnya, terbukti mampu dapat memperlambat penurunan ingatan pada usia dewasa. Selain itu, bersosialisasi dengan lingkungan sekitar dapat menghindarkan kita dari stress dan depresi, meningkatkan rasa nyaman, dan meningkatkan kapasitas intelektual.

4. Olahraga otak

Tips kesehatan otak yang keempat yaitu, Kegiatan seperti main alat-alat musik, main catur, atau mengisi teka-teki silang merupakan hal sederhana yang dapat membuat otak Anda ‘berolahraga’. Dengan melakukan hal tersebut, Anda dapat meningkatkan kemampuan nalar dan daya ingat, meningkatkan jumlah sel otak, serta dapat menurunkan risiko demensia. Selain bermain, Anda juga dapat membaca novel, mempelajari bahasa asing, atau mempelajari hal-hal baru. Hal tersebut mengharuskan otak mengingat berulang-ulang, dengan begitu membuat otak terus melakukan ‘olahraga’ dan membuatnya sehat.

5. Istirahat dan tidur cukup

Tips kesehatan otak yang kelima yaitu, Durasi tidur yang dianjurkan dalam sehari adalah 6 jam per hari-untuk orang dewasa. Dengan tidur setidaknya 6 jam per hari, dapat memulihkan kondisi tubuh Anda, meningkatkan mood dan sistem kekebalan tubuh, serta dapat menurunkan risiko terkena alzheimer

6. Menghindari berbagai faktor risiko

Tips kesehatan otak yang keenam yaitu, Menghindari berbagai hal yang dapat mengganggu kesehatan otak Anda seperti, hipertensi, overweight, memiliki kolesterol tinggi dan depresi. Hipertensi, obesitas, dan kolestrol tinggi dapat mengganggu kesehatan otak karena dapat menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah yang juga bisa terjadi pada pembuluh darah di otak. Selain itu, merokok juga dapat meningkatkan dua kali risiko lebih tinggi terkena Alzheimer dibandingkan dengan orang yang tidak merokok sama sekali.

Selain itu, penelitian yang dilakukan selama dua tahun pada 1,260 lansia, menyatakan bahwa dengan melakukan diet yang baik, olahraga dan melakukan latihan otak secara rutin, tidak hanya menurunkan risiko terkena penyakit jantung pada kelompok tersebut, namun juga menurunkan risiko penurunan fungsi kognitif.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top