Ono Ambulance | Jasa Sewa Ambulance, Kargo Jenazah Murah, Berkualitas, Lengkap

Latest News

7 Cara Utama untuk Mencegah Anemia

Anemia adalah suatu kondisi yang terjadi ketika tubuh kekurangan sel darah merah. Sel darah merah berperan penting dalam menjaga setiap sel, jaringan, dan organ tubuh agar berfungsi dengan baik. Jadi saat Anda kekurangan darah merah, Anda bisa menjalankan risiko gejala anemia umum seperti menjadi lelah dan selalu lemah, kulit pucat, dan kesulitan bernafas. Jadi, langkah pencegahan apa yang tepat agar anemia tidak mudah kambuh secara tiba-tiba?

Langkah pencegahan anemia paling dasar

Selain karena kekurangan sel darah, anemia juga bisa terjadi ketika sel darah merah yang sudah ada tidak mengandung cukup hemoglobin. Hemoglobin adalah protein khusus yang membantu sel darah merah membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Jika Anda menderita anemia, tubuh Anda tidak mendapatkan cukup darah beroksigen. Akibatnya, Anda mungkin merasa lelah atau lemah, dan mudah pusing atau sakit kepala.

Gejala anemia dapat melemah dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Jadi sebelum anemia kembali, terapkan tindakan pencegahan berikut karena pencegahan lebih baik daripada mengobati.

1. Makan makanan kaya zat besi

Meskipun Anda mungkin memiliki jumlah sel darah merah yang cukup, perannya mungkin tidak maksimal jika tingkat hemoglobinnya kecil. Ini bisa terjadi jika tubuh Anda tidak mendapat asupan zat besi yang cukup.

Padahal, tubuh membutuhkan asupan zat besi yang cukup untuk menghasilkan hemoglobin. Hemoglobin adalah zat yang memberi warna merah dan memungkinkan sel darah untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh Anda.

Karena itu, Anda dapat mengambil anemia pencegahan sedini mungkin dengan makan lebih banyak makanan tinggi zat besi.

Anda bisa mendapatkannya dengan mengonsumsi makanan berikut:

  • Daging tanpa lemak
  • telur
  • Sayuran hijau, seperti bayam dan sawi
  • Sereal yang diperkaya zat besi

Berdasarkan Tingkat Kecukupan Gizi (RDA) dari Departemen Kesehatan Indonesia, orang dewasa membutuhkan setidaknya 26 mg zat besi per hari untuk mencegah anemia dari berulang.

2. Makan makanan yang mengandung vitamin B12

Cara lain untuk mencegah anemia adalah makan makanan tinggi vitamin B12.

Vitamin B12 adalah nutrisi penting yang dapat membantu menjaga kesehatan saraf, membuat DNA, dan memainkan peran penting dalam pembentukan sel darah merah yang sehat.

Masih mengutip tabel RDA dari Kementerian Kesehatan, orang dewasa disarankan untuk memenuhi kebutuhan vitamin B12 sebanyak 2,6 mcg setiap hari sebagai langkah pencegahan untuk anemia.

Anda bisa mendapatkannya dengan mengonsumsi makanan berikut:

  • Hati binatang, seperti sapi dan ayam
  • Kerang laut
  • Ikan
  • Daging
  • Unggas
  • telur
  • Susu dan produk susu lainnya yang mengandung vitamin B12

3. Makan makanan yang mengandung asam folat

Asam folat (vitamin B9) adalah salah satu nutrisi penting yang harus Anda dapatkan setiap hari untuk mencegah anemia. Asam folat membantu tubuh membuat sel baru, termasuk sel darah merah baru untuk menggantikan sel darah merah yang mati.

Tubuh Anda membutuhkan cukup sel darah merah untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Jadi, penting agar Anda mendapatkan asam folat yang cukup setiap hari.

Anda bisa mengonsumsi porsi yang mengandung asam folat dengan mengonsumsi makanan berikut:

  • Sayuran hijau berdaun seperti bayam.
  • buah jeruk
  • Kacang polong
  • Roti
  • Sereal
  • Nasi
  • Semacam spageti

4. Makan makanan yang mengandung vitamin C

Sering mengonsumsi makanan atau buah-buahan yang mengandung vitamin C bisa menjadi cara untuk mencegah anemia secara alami. Orang dewasa membutuhkan setidaknya 75 mg vitamin C sehari untuk menjaga sel-sel darah yang sehat dan fungsi tubuh lainnya.

Vitamin C berperan dalam penyerapan zat besi di usus kecil. Ini adalah alasan mengapa orang yang kekurangan vitamin C dapat mengembangkan anemia.

5. Berikan susu sapi sejak usia 1 tahun ke atas

Berdasarkan American Academy of Pediatrics (AAP), mulai memberi bayi minum susu sapi pada usia satu tahun bisa menjadi cara untuk mencegah anemia sejak dini.

AAP menekankan untuk tidak memberikan susu sapi terlalu cepat jika anak tersebut belum genap satu tahun. Ada dua alasan mengapa bayi di bawah 1 tahun tidak perlu diberi susu sapi.

Pertama, susu formula yang terbuat dari sapi memiliki kandungan zat besi yang rendah. Kedua, susu sapi dapat mengiritasi lapisan usus bayi sehingga memicu pendarahan dan kehilangan zat besi di tubuh anak.

Risikonya kecil, tetapi tingkat zat besi dalam darah secara bertahap dapat menurun jika bayinya terlalu cepat dan terlalu lama mengonsumsi susu sapi. Jadi jika Anda berniat memberikan pengganti susu untuk ASI sebelum bayi berusia satu tahun, cobalah untuk memberikan susu alternatif lain seperti susu kedelai sebagai cara untuk mencegah anemia pada bayi.

6. Berhenti minum alkohol

Jika Anda menderita anemia tetapi suka mengonsumsi alkohol, ada baiknya segera menghentikan kebiasaan itu. Sebab, mengonsumsi alkohol secara berlebihan dapat berdampak buruk pada kesehatan sel darah.

Berdasarkan alcohol.org, minuman yang memabukkan dapat mengurangi produksi sel darah merah di sumsum tulang. Ini karena alkohol menyebabkan nutrisi dari makanan lain tidak diserap oleh tubuh dengan baik. Nutrisi yang banyak dikurangi dengan meminum alkohol umumnya adalah vitamin B12 dan folat.

Vitamin B12 dan folat berguna untuk diserap ke dalam usus untuk digunakan dalam memproduksi sel darah merah. Karena itu segera hentikan kebiasaan buruk minum alkohol sebagai langkah preventif untuk menghindari anemia.

7. Masak menggunakan peralatan yang terbuat dari besi

Pencegahan anemia juga bisa dilakukan dengan memasak menggunakan peralatan yang terbuat dari besi (besi datar). Panci dan wajan yang terbuat dari besi akan membantu memasukkan kadar besi ke dalam masakan Anda.

Meskipun tidak pasti apa hubungannya, beberapa penelitian telah menemukan bahwa panci atau wajan dapat melepaskan zat besi dari makanan yang dimasak.

Tetapi tidak semua bahan masakan bisa melepaskan zat besi saat dimasak dalam wajan besi. Cara mencegah anemia hanya bisa dilakukan pada makanan yang rasanya asam, seperti saus tomat dan hidangan yang diproses cuka, lemon, atau jus jeruk nipis.

Manfaat mencegah anemia dari yang satu ini juga berlaku jika bahan-bahan alami dengan rasa asam ditambahkan terakhir, beberapa saat sebelum makanan dimasak dan harus disajikan.

Pos 7 Cara Utama untuk Mencegah Anemia muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top