• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

7 Penyebab Ketiak Nyeri, Kapan Harus ke Dokter?

Sakit ketiak bisa jadi akibat dari banyak hal yang mungkin belum Anda sadari sebelumnya. Beberapa penyebabnya umum dan mudah diperbaiki. Di sisi lain, ketiak yang sakit bisa jadi merupakan tanda penyakit atau kondisi kesehatan yang lebih serius. Karena itu, jangan remehkan rasa sakit Anda. Cari tahu apa penyebab nyeri ketiak di bawah ini.

Berbagai hal yang menyebabkan nyeri ketiak

1. Cedera otot

Pectoralis mayor, yaitu otot yang meregang dari dada hingga bahu, dapat mengalami cedera saat Anda melakukan aktivitas (misalnya, mengangkat benda berat) atau saat Anda sedang berolahraga. Selain otot dada, otot lengan atas juga bisa menegang dan ditarik saat kita melempar, mengangkat, atau melakukan gerakan lain.

Cedera pada otot-otot ini kemudian dapat menyebabkan peradangan dan timbulnya nyeri di ketiak.

2. Luka cukur atau iritasi

Akibatnya, nyeri ketiak bisa disebabkan oleh iritasi teknik mencukur atau mencabut rambut yang salah. Beberapa deodoran, antiperspiran, deterjen, dan sabun mandi juga dapat memicu iritasi atau reaksi alergi pada kulit, termasuk kulit ketiak. Iritasi kulit ini bisa menyebabkan ruam yang disebut dermatitis kontak. Dermatitis kontak dapat menyebabkan kulit ketiak menjadi merah, bengkak, nyeri dan panas.

3. Herpes zoster

Herpes zoster adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh virus V.aricella zoster. Virus ini menyebabkan ruam merah berisi air yang terasa panas dan gatal. Area yang paling sering terkena adalah lengan, dada, dan wajah. Herpes zoster juga dapat menyebabkan ruam kulit bersisik dan kesemutan di area yang terinfeksi.

4. Pembengkakan kelenjar getah bening

Ada sekitar 600 kelenjar getah bening di dalam tubuh, namun jumlah kelenjar yang bisa dirasakan atau disentuh tangan hanya sedikit. Diantaranya ada di rahang bawah, leher dan ketiak. Kelenjar getah bening memainkan peran yang sangat penting dalam melawan penyakit dan menjaga daya tahan. Kelenjar getah bening Anda bisa membengkak saat Anda mengalami infeksi, seperti flu.

Ada juga beberapa kondisi lain yang memengaruhi kondisi kelenjar getah bening, seperti limfedema, infeksi limfadenitis, Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), infeksi telinga, radang tenggorokan, infeksi virus, hingga lupus. Lupus adalah kondisi autoimun kronis yang menyebabkan peradangan di seluruh tubuh, termasuk kelenjar getah bening.

Semua kelainan pada kelenjar getah bening ini dapat menyebabkan nyeri ketiak.

5. Rematik

Reumatik (rheumatoid arthritis) dan jenis nyeri sendi lainnya dapat menyebabkan persendian menjadi meradang dan membengkak. Tidak menutup kemungkinan terjadi pembengkakan di sekitar persendian ketiak sehingga menimbulkan rasa nyeri.

6. Penyakit arteri perifer

Penyakit arteri perifer adalah kondisi penyempitan pembuluh darah kecil di lengan atau tungkai. Penyempitan ini akan menurunkan oksigen ke jaringan sekitarnya. Otot yang kekurangan oksigen akan terasa nyeri dalam waktu lama. Jika Anda mengalami penyakit arteri perifer pada salah satu atau kedua ketiak, Anda akan mengalami nyeri ini.

7. Kanker payudara

Kanker payudara seringkali tidak menimbulkan rasa sakit pada tahap awal. Namun lama kelamaan Anda akan merasakan sakit atau merasakan ada benjolan di bawah lengan atau di payudara. Anda harus segera mencari pertolongan medis jika ini terjadi.

Apa yang dapat saya lakukan untuk mengurangi rasa sakit di ketiak saya?

  • Menggunakan kompres es untuk mengurangi nyeri otot
  • Obat NSAID yang dapat mengurangi peradangan dan nyeri.
  • Menggunakan kompres hangat untuk meredakan pembengkakan kelenjar getah bening
  • Oleskan pelembab untuk mencegah kulit ketiak kering
  • Hindari deodoran, sabun, dan deterjen yang mengandung alergen atau penyebab iritasi
  • Kenakan pakaian longgar, hindari pakaian yang ketat di lengan dan ketiak
  • Hindari mencukur dengan pisau cukur yang dapat memperparah iritasi

Kapan saya harus segera ke dokter?

Jika nyeri ketiak terjadi dengan ketegangan otot, Anda mungkin dapat pulih sepenuhnya dengan mengistirahatkan otot selama beberapa hari.

Namun, jika keluhan Anda tidak kunjung hilang atau semakin parah, misalnya bengkaknya semakin membesar, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter. Anda biasanya akan dirujuk ke ahli hematologi yang memiliki keahlian di bidang kelenjar getah bening, atau ke spesialis kanker payudara jika benjolan tersebut diduga merupakan kanker.

Selain itu, segera periksa ke dokter jika timbul nyeri yang disertai kondisi berikut:

  • Tiba-tiba, nyeri hebat di bawah ketiak
  • Mengalami pendarahan di ketiak
  • Jika Anda juga mengalami sesak napas
  • Masalah pernapasan seperti mengi, atau tersedak saat bernapas
  • Sebagian tubuh tiba-tiba menjadi lumpuh
  • Ada tulang yang mencuat di kulit

Pos 7 Penyebab Ketiak Nyeri, Kapan Harus ke Dokter? muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top