• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

7 Penyebab Sakit Rahang yang Mungkin Tidak Anda Sadari, Apakah Berbahaya?

Rahang yang sakit dapat memengaruhi kemampuan Anda untuk makan dan berbicara, bahkan untuk tertawa. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apa penyebab utama nyeri rahang Anda agar dapat menemukan cara mengobatinya.

Penyebab nyeri rahang yang paling umum

Dikutip dari Asosiasi Gigi Amerika, nyeri rahang atau nyeri rahang merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi, terutama pada orang dewasa. Gejala sakit rahang dapat berupa nyeri di bagian dalam dan sekitar telinga, kesulitan mengunyah makanan, nyeri saat menggigit, dan sakit kepala.

Kebanyakan nyeri rahang disebabkan oleh kelainan atau cedera pada sendi rahang Anda, terutama pada sendi temporomandibular (TMJ). Namun, jika kelainan TMJ bukan penyebab utamanya, ada beberapa kondisi lain yang bisa menyebabkan nyeri pada rahang dan area sekitarnya.

1. Gangguan sendi temporomandibular (TMD)

Temporomandibular adalah sekumpulan sendi rahang dan otot yang bekerja membuka dan menutup mulut saat Anda mengunyah, berbicara, atau menelan. Sendi ini juga mengontrol rahang bawah saat bergerak maju, mundur, dan menyamping. Gangguan sendi ini dikenal sebagai gangguan sendi temporomandibular (TMD).

Nyeri akibat gangguan sendi TMJ biasanya dipicu oleh kebiasaan gerakkan gigi Anda (bruxism) saat tidur atau stres, artritis, yang berdampak pada trauma pada rahang, kepala, atau leher. Nyeri juga bisa disebabkan oleh cedera pada sendi rahang dan penggunaan berulang.

Dikutip dari Klinik MayoTanda dan gejala gangguan TMJ mungkin termasuk:

  • Sakit rahang
  • Nyeri di bagian dalam dan sekitar telinga
  • Kesulitan atau ketidaknyamanan mengunyah
  • Sakit wajah
  • Sendi yang terkunci, menyulitkan mulut untuk membuka dan menutup

2. Masalah gigi

Berbagai gangguan pada kesehatan gigi antara lain penyakit gusi, rongga (karies), celah, gigi rusak, distorsi gigi, dan gigi yang tidak rata juga dapat menyebabkan nyeri rahang. Bahkan penyakit gigi abses gigi rasa sakit bisa menjalar ke rahang, menyebabkan sensasi nyeri yang mengganggu.

3. Sakit kepala cluster

Sakit kepala cluster adalah salah satu jenis sakit kepala yang paling menyakitkan. Nyeri yang disebabkan oleh sakit kepala cluster biasanya menetap, kuat, dan tidak berdenyut-denyut yang terasa jauh di dalam kepala atau di sekitar mata di salah satu sisi kepala. Rasa sakit sering menjalar ke dahi, pelipis, dan pipi dan menyebar ke rahang.

4. Sinusitis

Radang dlm selaput lendir adalah peradangan atau pembengkakan jaringan sinus di dekat sendi rahang. Sinus normal ditutupi dengan lapisan tipis lendir yang dapat memerangkap debu, kuman, atau partikel lain dari udara untuk masuk ke saluran udara.

Ketika sinus tersumbat, kuman dapat tumbuh dan menyebabkan infeksi. Radang pada sinus bisa disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur. Sinus yang terinfeksi memberi tekanan pada sendi rahang dan menyebabkan nyeri di area tersebut.

5. Serangan jantung

Serangan jantung juga bisa menyebabkan sensasi nyeri di area rahang. Nyeri ini umumnya disertai nyeri di tubuh bagian atas, mulai dari dada, lengan, punggung, hingga leher.

Berdasarkan Klinik Cleveland, Nyeri rahang terutama pada wanita adalah tanda kemungkinan serangan jantung. Hubungi nomor darurat sesegera mungkin untuk mendapatkan bantuan medis segera setelah Anda mengalami gejala seperti nyeri dada, sesak napas, berkeringat, mual, dan perasaan seperti Anda akan pingsan.

6. Osteomielitis

Osteomielitis adalah infeksi bakteri pada tulang, sumsum tulang, dan jaringan lunak di sekitar tulang. Bakteri memasuki tulang melalui aliran darah setelah patah tulang, bisul, kerusakan kulit, infeksi telinga tengah, radang paru-paru, atau infeksi lainnya.

Osteomielitis terjadi dengan cepat dan sangat nyeri, atau terjadi perlahan dan menyebabkan nyeri bertahap. Meski jarang, infeksi akibat osteomielitis dapat memengaruhi tulang rahang dan area sekitarnya.

7. Neuralgia trigeminal

Neuralgia trigeminal atau nyeri wajah adalah suatu kondisi pada saraf trigeminal di dekat pelipis yang dapat menyebabkan nyeri pada rahang. Nyeri hebat yang dirasakan dalam waktu relatif singkat akan terasa di rahang, bibir, hidung, kulit kepala, dahi, dan bagian wajah lainnya. Namun, kondisi ini jarang terjadi.

Bagaimana cara mengobati sakit rahang?

Kasus minor nyeri rahang umumnya hanya terjadi sebentar dan akan hilang dengan sendirinya. Sebelum melakukan kunjungan ke dokter untuk diagnosis lebih lanjut, Anda bisa mengurangi rasa nyeri dengan terapi cahaya dan obat-obatan yang tersedia di rumah.

Berikut beberapa cara mengatasi nyeri rahang yang bisa Anda lakukan.

1. Istirahatkan Rahang

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi nyeri rahang adalah istirahat, termasuk untuk rahang Anda. Hindari makan permen karet, makanan keras, dan makanan dengan tekstur keras. Jika rahang Anda sakit, sebaiknya makan makanan lunak terlebih dahulu, seperti bubur, sup, atau jus buah.

Selain itu, Anda juga bisa mengistirahatkan rahang dengan tidak menggigit kuku dan benda keras lainnya. Jika Anda memiliki kebiasaan menggemeretakkan gigi (bruxism), pertimbangkan untuk menggunakannya pelindung mulut.

2. Gunakan Kompres Dingin / Panas

Jenis kompres yang digunakan tergantung sensasi nyeri yang Anda rasakan. Jika Anda menemukan nyeri tajam di rahang, Anda bisa menggunakan kompres dingin dengan handuk yang dibasahi air es dan oleskan ke area yang terkena selama 10 menit. Jika perlu, ulangi proses ini setiap dua jam.

Sedangkan jika nyeri cenderung pingsan dan terjadi terus menerus, Anda bisa menggunakan kompres panas untuk memperlancar aliran darah di sekitar rahang. Rendam handuk dalam air hangat dan diamkan selama sekitar 20 menit sampai nyeri mereda.

3. Konsumsi pereda nyeri

Jika Anda merasa terganggu oleh nyeri rahang yang mengganggu aktivitas sehari-hari, pertimbangkan untuk mengonsumsi pereda nyeri. Untuk keluhan ringan, Anda bisa minum pereda nyeri tanpa resep, seperti ibuprofen atau aspirin. Namun, jika obat jenis ini tidak efektif, Anda memerlukan obat resep sesuai dengan area nyeri dan tingkat keparahannya.

4. Lakukan pijatan lembut

Pijat lembut di sekitar area rahang yang sakit bisa meredakan ketegangan dan memperlancar aliran darah. Beberapa kali sehari, Anda bisa melakukan langkah-langkah di bawah ini.

  • Buka mulut Anda perlahan dan gerakkan jari telunjuk Anda pada sendi temporomandibular dekat telinga.
  • Lakukan pijatan melingkar dan berikan sedikit tekanan hingga otot rileks dan nyeri pada rahang mereda.
  • Berikan juga pijatan pada bagian samping leher untuk meredakan ketegangan otot yang juga bisa menjadi penyebab nyeri rahang.
  • Kemudian tutup mulut Anda dan ulangi prosesnya sesuai selera.

5. Perbaiki Posisi Duduk

Apakah Anda memiliki aktivitas yang membutuhkan waktu lama duduk? Memperbaiki posisi duduk Anda saat beraktivitas juga dapat membantu Anda mencegah nyeri rahang yang mengganggu. Usahakan duduk dengan posisi tegak, karena posisi duduk membungkuk dapat memberikan ketegangan pada bagian leher dan punggung yang mengakibatkan nyeri rahang.

Jika nyeri rahang Anda tidak kunjung sembuh, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda untuk menemukan solusi yang tepat untuk masalah Anda.

Pos 7 Penyebab Sakit Rahang yang Mungkin Tidak Anda Sadari, Apakah Berbahaya? muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top