Latest News

7 Perawatan vagina agar tidak mudah lembab dan berkeringat

Perawatan vagina adalah sesuatu yang harus diketahui wanita. Lembab dan berkeringat area kewanitaan bisa jadi kecemasan utama yang sering membuat kepercayaan diri menurun. Sebenarnya, keringat adalah reaksi umum ketika tubuh ingin mendinginkan dirinya sendiri. Tidak masalah ketika Anda berolahraga, duduk di mobil, atau mengenakan pakaian berlapis, Anda tidak dapat menghindari keringat. Lantas bagaimana cara merawat vagina agar tidak mudah lembab dan berkeringat?

Merawat vagina agar tidak mudah lembab dan berkeringat

Beberapa bagian tubuh Anda berkeringat lebih mudah daripada yang lain. Daerah vagina terutama berkeringat lebih sering karena memiliki banyak kelenjar keringat, rambut, dan hampir selalu tertutup.

Dilaporkan dari Garis Kesehatan, inilah cara sederhana untuk melakukan perawatan vagina agar tetap bersih dan kering:

1. Kenakan celana yang menyerap keringat

Pakaian dalam yang terbuat dari menyerap keringat, seperti katun dan linen, akan menarik kelembaban dari kulit dan mengeluarkannya sebagai uap melalui pori-pori kain. Ini membantu bahan pakaian dalam tetap kering.

Anda juga harus memilih pakaian dalam khusus yang dapat menyerap bau, sehingga V Anda bisa segar sepanjang hari.

Hindari memilih pakaian dalam yang terbuat dari bahan sintetis poliester karena bahan ini tidak memungkinkan kulit untuk bernafas & # 39; dengan bebas. Alih-alih membiarkan keringat menguap, bahan ini justru menahan keringat dan membuatnya terselip di antara kulit Anda.

2 Pakailah pakaian longgar

Anda mungkin benar-benar suka memakainya skinny jeans, tetapi manfaatnya mungkin lebih kecil dari konsekuensinya, terutama untuk vagina Anda. Semua pakaian yang ketat di pangkal paha akan membuat Anda merasa lebih panas dan berkeringat.

Celana longgar akan mencegah gesekan di antara paha Anda dan membiarkan udara masuk. Coba ganti skinny jeans Anda dengan jogging longgar atau kulot.

3. Ganti celana setelah setiap keringat

Sepanjang hari mengenakan pakaian dalam yang lembab karena keringat akan membuka peluang luas bagi jamur untuk berkembang biak. Jamur alias ragi vagina adalah jenis jamur yang tumbuh subur di lingkungan yang hangat dan lembab.

Ini dapat membuat vagina Anda terasa gatal, terbakar, dan menyebabkan tanda-tanda infeksi akibat ragi.

Anda dapat mengurangi kemungkinan infeksi ragi dengan mengganti pakaian dalam setiap kali Anda kehabisan aktivitas yang mengeringkan keringat. Bawa pakaian ganti ke kantor, pusat kebugaran, atau ke mana pun Anda pergi.

4. Cukur rambut di sekitar vagina

Rambut kemaluan sebenarnya berguna untuk mengurangi gesekan dari pakaian ketat dan menghilangkan keringat dari kulit Anda. Namun, rambut juga mengumpulkan banyak bakteri yang dapat menginfeksi.

Jika Anda terlalu banyak berkeringat di area wanita, cobalah mencukur rambut kemaluan Anda sesering mungkin agar pendek. Tidak perlu mencukur atau habis Brazil waxing untuk vagina Anda

5. Cuci dengan sabun netral

Mandi secara teratur dua kali sehari dengan sabun dan air sebenarnya cukup untuk perawatan vagina agar tidak cepat keringat. Tapi untuk mencuci vagina, jangan gunakan sabun apa pun.

Daerah di sekitar bagian luar vagina (vulva) terdiri dari jaringan yang sensitif dan sensitif. Pastikan Anda menggunakan sabun yang lunak, mengandung sedikit bahan kimia, dan melembabkan.

6. Tidak perlu digunakan pembalut kecuali darurat

Jika Anda tidak membawa celana dalam pengganti saat bepergian, Anda mungkin perlu pembalut untuk menghilangkan kelembaban. Namun, pembalut juga bisa membuat Anda lebih banyak berkeringat. Sebagai solusi untuk perawatan vagina, Anda bisa menggunakannya pembalut dengan katun 100%.

7. Keringkan area wanita Anda dengan tisu

Sebagai perawatan vagina, pastikan Anda selalu siap membawa cadangan jaringan kering di mana pun Anda berada. Keringkan area vagina dengan tisu setiap kali Anda merasa keringat dan / atau setelah buang air kecil dan besar sehingga vagina tidak selalu terasa lembab.

Pos 7 Perawatan vagina agar tidak mudah lembab dan berkeringat muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top