• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

8 Buah Terbaik Aman untuk Diabetes Gula Darah

Buah tidak hanya segar dan membuat Anda lapar, tetapi juga camilan sehat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian Anda. Meski begitu, Anda mungkin tahu bahwa kebanyakan buah mengandung gula tinggi. Meski yang terkandung adalah gula alami, namun gula darah tetap bisa melonjak. Karena itu, jika Anda punya diabetes atau diabetes, penting untuk memilih jenis buah yang baik. Berikut beberapa daftar buah-buahan yang aman bagi penderita diabetes.

Buah yang aman untuk diabetes

makan buah untuk penderita diabetes

Anda mungkin pernah mengalami bahwa penderita diabetes sebaiknya tidak makan buah untuk cemilan karena kebanyakan rasanya manis atau tinggi gula. Padahal nyatanya termasuk buah makanan terbaik untuk diabetes.

Asosiasi Diabetes Amerika (ADA) mengatakan bahwa penderita diabetes (sebutan untuk penderita diabetes) bisa makan buah apa saja disediakan ukur porsinya dengan hati-hati dan pastikan Anda tidak memiliki alergi buah.

Penelitian dari Denmark di Jurnal Nutrion bahkan dilaporkan makan setidaknya dua potong buah sehari selama 12 minggu untuk menurunkan kadar glukosa darah dan menurunkan berat badan.

Namun, tentunya tidak semua buah-buahan direkomendasikan untuk diabetes. Buah yang dimakan harus memiliki indeks glikemik yang rendah, yaitu sekitar 55. Indeks glikemik (GI) adalah ukuran kecepatan di mana makanan diproses menjadi gula darah oleh tubuh.

Dari sekian banyak pilihan buah di luar sana, ada beberapa buah yang aman untuk diabetes, di antaranya:

1. Apel

apel coklat

Salah satu buah untuk diabetes yang paling mudah ditemukan di toko buah adalah apel. Buah ini mengandung 21 gram karbohidrat dan 77 kalori. Apel juga kaya serat dan merupakan sumber vitamin C yang baik untuk tubuh.

Selain itu, apel juga mengandung indeks glikemik yang cukup rendah, yakni di bawah 55. Padahal, apel banyak sekali lebih bermanfaat untuk diabetes bila dimakan bersamaan dengan kulit karena kandungan nutrisi dan antioksidannya lebih tinggi.

2. Jeruk

serat putih pada jeruk

Jeruk juga merupakan buah yang baik untuk diabetes. Selain kaya vitamin C, jeruk juga masuk dalam daftar buah dengan indeks glikemik rendah, yaitu sekitar 55 buah.

Selain itu, jeruk juga kaya akan asam folat dan kalium yang dapat membantu menjaga tekanan darah. Selain jeruk, Anda juga bisa mengonsumsi berbagai buah jeruk lainnya, seperti lemon dan grapefruit.

3. Kiwi

Kiwi merupakan buah yang merupakan sumber kalium, serat, dan vitamin C yang baik untuk tubuh.

Kiwi adalah buah yang wajib dimakan bagi penderita diabetes. Kombinasi serat, air dan kandungan nilai Indeks glikemiknya yang rendah dapat memperlambat laju penyerapan glukosa dari makanan lain.

Selain aman untuk gula darah, buah ini juga menjadi pilihan menu diet penurunan berat badan. Perlu diketahui bahwa satu buah kiwi berukuran besar mengandung sekitar 56 kalori dan 13 gram karbohidrat.

4. Alpukat

manfaat minyak alpukat untuk rambut

Kebanyakan orang mengira alpukat harus dihindari oleh penderita diabetes karena kandungan lemaknya yang tinggi. Padahal, alpukat merupakan buah yang aman bagi penderita diabetes.

Lemak yang terkandung dalam buah alpukat merupakan lemak tak jenuh yang sebenarnya baik untuk mengontrol gula darah. Alpukat juga baik untuk penderita diabetes karena memang bisa meningkatkan kinerja hormon insulin dengan menciptakan perasaan kenyang setelah makan.

Selain itu, alpukat juga bermanfaat dalam menurunkan risiko sindroma metabolik yang menjadi pemicu utama terjadinya diabetes. Cara menyajikan buah yang sehat untuk penderita diabetes juga bervariasi. Anda bisa memakannya langsung, membuat salad, selai, atau isian sandwich.

5. Mangga

jus mangga sebagai buah untuk penderita diabetes

Mangga merupakan salah satu buah yang tumbuh subur di Indonesia dan aman bagi penderita diabetes. Buah yang memiliki daging berwarna kuning ini kaya akan vitamin A dan vitamin C yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh penderita diabetes.

Tak hanya itu, mangga juga lho juga mengandung mangiferin yang dapat membantu menurunkan kadar gula dalam tubuh. Mangga juga tinggi serat sehingga dapat membantu menjaga fungsi pencernaan agar bekerja lebih maksimal.

6. Stroberi

manfaat buah strawberry

Stroberi juga merupakan buah yang baik untuk penderita diabetes. Ini karena stroberi mengandung senyawa fisetin, yang juga terdapat pada apel dan tomat. Fisetin adalah senyawa pemberi warna yang bertindak sebagai antioksidan.

Fisetin dalam stroberi tidak berfungsi menurunkan kadar gula darah. Namun, fisetin diketahui membantu menurunkan risiko radang ginjal.

Senyawa aktif dalam stroberi juga diketahui bermanfaat untuk mengurangi risiko komplikasi retinopati diabetik dan gangguan neurologis lainnya pada penderita diabetes.

Meski diperlukan penelitian lebih lanjut atas temuan tersebut, peneliti meyakini bahwa stroberi merupakan buah untuk diabetes yang aman dikonsumsi.

7. Pir

manfaat buah pir untuk penderita diabetes

Buah pir dikenal baik untuk diabetes karena memiliki nilai indeks glikemik yang relatif rendah, yaitu 38.

Selain rendah GI, buah ini baik untuk diabetes karena mengandung berbagai nutrisi penting. Kandungan flavonoid dalam buah pir dikatakan menjadi kunci untuk mencegah dan mengobati diabetes.

Hal ini didukung oleh studi dari Center for Disease Control and Prevention (CDC) diikuti oleh lebih dari 9.600 orang dewasa berusia 25-74 selama sekitar 20 tahun. Peneliti menemukan bahwa partisipan yang makan lima porsi buah dan sayuran setiap hari secara signifikan menurunkan risiko terkena diabetes.

Selain itu buah ini juga mengandung serat yang cukup tinggi dan sangat cocok untuk penderita diabetes. Makan buah pir menyediakan sekitar lebih dari 20 persen asupan serat harian yang direkomendasikan.

Serat dalam buah ini membantu melancarkan sistem pencernaan dan membuat Anda kenyang lebih lama. Akibatnya, keinginan makan berlebihan dan gula darah lebih terkontrol.

8. Ceri

manfaat buah ceri

Selain stroberi, buah ceri juga merupakan buah yang baik untuk diabetes. Ceri kaya akan potasium dan antioksidan. Keduanya pasti bagus untuk sistem kekebalan tubuh Anda. Jenis buah ceri ada dua, yaitu buah ceri manis dan buah ceri asam.

Sebuah review jurnal Nutrisi melaporkan bahwa ceri asam dan manis mengandung banyak polifenol dan vitamin C. Kedua nutrisi ini efektif mencegah peradangan dan mengurangi stres oksidatif, yang dapat menyebabkan komplikasi diabetes.

Sedangkan penelitian berjudul Antosianin Diet dan Resistensi Insulin dalam jurnal yang sama ditemukan bahwa antosianis yang terkandung dalam buah ceri dan blueberry bermanfaat untuk meningkatkan sensitivitas insulin pada pasien diabetes.

Meski manfaat buah ini untuk penderita diabetes cukup melimpah, namun porsinya tidak boleh berlebihan. Bentuknya yang kecil terkadang membuat orang tergila-gila memakannya.

Makan 14 buah ceri setara dengan makan 2 buah kiwi, 7 buah strawberry, atau 3 buah aprikot. Alih-alih memberi manfaat, mengonsumsi buah ceri justru bisa memicu peningkatan gula darah.

Tips makan buah yang aman bagi penderita diabetes

tips makan buah bagi penderita diabetes

Meski mengandung gula, buah kaya vitamin, mineral dan serat. Kandungan serat buah terbukti efektif memperlambat penyerapan nutrisi dalam tubuh, agar gula darah tidak tiba-tiba naik.

Buah juga merupakan sumber antioksidan yang sangat baik. Antioksidan sendiri memainkan peran penting dalam membantu menghindari kerusakan sel akibat stres oksidasi, yang sering dikaitkan dengan berbagai macam komplikasi diabetes.

Ada banyak buah-buahan yang sebenarnya aman dikonsumsi bagi penderita diabetes. Sehingga buah yang dikonsumsi memberikan manfaat yang optimal daripada memperburuknya gejala diabetes, pastikan Anda memperhatikan tips berikut ini.

1. Pastikan indeks glikemik rendah

American Diabetes Association merekomendasikan untuk memilih buah yang memiliki nilai indeks glikemik rendah untuk diabetes. Secara umum, buah dengan GI tinggi cenderung meningkatkan gula darah lebih cepat dibandingkan buah dengan indeks glikemik rendah.

Penting juga untuk diperhatikan bahwa GI suatu makanan dapat berbeda jika dimakan sendiri atau jika digabungkan dengan makanan lain.

Misalnya, jika Anda makan buah GI tinggi seperti melon, dan mencampurnya dengan makanan indeks GI rendah seperti keju rendah lemak, efeknya akan benar-benar membantu mempertahankannya. kadar gula darah normal.

2. Hindari buah kering

Buah terbaik untuk diabetes, yakni saat masih segar. Namun di pasaran juga terdapat buah-buahan yang diawetkan dengan gula agar rasanya lebih manis. Konsumsi buah kering jenis ini harus dibatasi, bahkan harus dibatasi makanan yang harus dihindari untuk diabetes.

3. Hindari jus buah

Sejumlah penelitian membuktikan bahwa mengonsumsi buah memberikan manfaat untuk membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2. Namun nyatanya, jus buah justru menjadi minuman yang dapat meningkatkan gula darah segera.

Efek penurun gula pada buah ini berasal dari kandungan seratnya. Namun, mengolah buah dalam blender atau pembuat jus dapat merusak struktur serat buah. Akibatnya, hampir semua kandungan serat hilang sehingga menyebabkan gula darah melonjak dengan cepat.

Selain itu, dibuat juga jus dengan menambahkan lebih banyak potongan buah untuk mengisi satu porsi. Misalnya, Anda membutuhkan sekitar 2-3 jeruk segar untuk membuat satu cangkir jus jeruk (237 ml).

Sedangkan buahnya sendiri merupakan sumber karbohidrat berupa gula fruktosa. Belum lagi perlu menambahkan pemanis, baik itu gula pasir, sirup gula, atau susu agar lebih memudahkan lidah untuk mencicipi.

Artinya, Anda justru akan mendapatkan asupan gula yang lebih banyak dibandingkan serat dan nutrisi buah lainnya. Risiko peningkatan gula darah setelah minum jus buah cenderung tinggi. Itu sebabnya, buah untuk penderita diabetes lebih baik dimakan langsung, bukan disajikan dalam bentuk jus.

Pos 8 Buah Terbaik Aman untuk Diabetes Gula Darah muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top