• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

8 Buah Terbaik yang Aman untuk Diabetes Gula Darah

Buah tidak hanya camilan sehat lapar lapar, tetapi juga sekaligus membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian Anda. Tetapi jika Anda memiliki diabetesPerlu Anda ketahui bahwa sebagian besar buah-buahan mengandung gula tinggi, yang meskipun secara alami masih bisa meningkatkan gula darah. Jadi pilihlah buah agar camilan jangan sampai gegabah. Berikut ini beberapa rekomendasi untuk buah yang aman bagi penderita diabetes.

Diabetes dapat dan harus memakan buah

makan buah

Anda mungkin pernah mendengar tetangga berbisik yang mengatakan bahwa penderita diabetes tidak boleh makan buah. Alasannya karena sebagian besar jenis buah memiliki rasa manis atau mengandung banyak gula sehingga tidak aman untuk gula darah. Faktanya buah adalah makanan terbaik untuk diabetes.

American Diabetes Association (ADA) mengatakan bahwa diabetes (istilah untuk penderita diabetes) dapat memakan buah apa pun disediakan mengukur porsi dengan cermat dan memastikan Anda tidak memiliki alergi buah. Penelitian ini terkandung dalam Kedokteran PLoS pada 2017 juga menemukan hal serupa.

Studi ini mengamati setengah juta orang dewasa Tiongkok yang menderita diabetes di China (RRC) selama 7 tahun yang diminta makan buah. Sebagai kesimpulan, porsi dan frekuensi makan lebih banyak buah setiap hari secara drastis mengurangi risiko pengembangan komplikasi kerusakan pembuluh darah dan kematian akibat diabetes.

Studi Denmark 2013 lainnya juga melaporkan membiasakan makan setidaknya dua potong buah sehari dalam 12 minggu untuk mengurangi kadar HbA1c dalam darah, menurunkan berat badan, dan mengurangi lingkar pinggang. Mulai dari sana, para peneliti menyimpulkan bahwa orang dengan diabetes tipe 2 tidak boleh membatasi asupan buah harian mereka.

Sejumlah penelitian juga melaporkan bahwa makan buah dan sayuran secara teratur dapat membantu mengurangi risiko pengembangan penyakit kronis lainnya di masa depan. Termasuk hipertensi, penyakit jantung, stroke, obesitas, dan jenis kanker tertentu.

Kiat aman untuk penderita diabetes sebelum makan buah

Meski mengandung gula, buah ini kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Kandungan serat buah telah terbukti efektif dalam memperlambat penyerapan nutrisi dalam tubuh, sehingga gula darah tidak naik tiba-tiba.

Selain itu, buah merupakan sumber antioksidan yang sangat baik. Antioksidan sendiri memainkan peran penting untuk membantu menghindari kerusakan sel akibat stres oksidasi, yang sering dikaitkan dengan berbagai komplikasi diabetes.

Ada banyak buah untuk diabetes yang sebenarnya aman untuk dikonsumsi. Namun, agar buah yang Anda konsumsi memberikan manfaat yang bisa memberikan manfaat optimal, pastikan Anda memperhatikan tips berikut ini.

1. Pastikan indeks glikemik rendah

The American Diabetes Association merekomendasikan agar penderita diabetes memilih buah-buahan yang memilikinya nilai indeks glikemik rendah. Indeks glikemik, atau GI, adalah referensi untuk mengukur seberapa cepat makanan yang akan Anda konsumsi meningkatkan kadar gula darah.

Secara umum, buah-buahan GI tinggi cenderung menyebabkan gula darah meningkat lebih cepat daripada mereka yang memiliki indeks glikemik rendah.

Penting juga untuk dicatat bahwa GI makanan mungkin berbeda ketika dimakan sendiri atau ketika dikombinasikan dengan makanan lain. Misalnya, jika Anda makan buah GI tinggi seperti melon, dan mencampurnya dengan makanan indeks GI rendah seperti keju rendah lemak, efeknya sebenarnya membantu menyeimbangkan gula darah.

2. Hindari buah kering

Hampir semua buah kering diproses dengan tambahan gula agar lebih manis. Selain itu, buah kering juga cenderung lebih rendah serat dan tinggi karbohidrat.

Misalnya, 1 ons kismis kering diketahui mengandung 100 kalori, 23 gram karbohidrat, dan 18 gram gula. Kandungannya hampir setara dengan 5 sendok teh gula!

Niat awal untuk menstabilkan gula darah, makan buah kering sebenarnya bisa membuat gula darah Anda naik secara dramatis. Karena itu, Anda harus membatasi atau sepenuhnya menghindari makan buah kering. Buah terbaik untuk penderita adalah buah segar.

3. Hindari jus buah

Sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa makan buah-buahan dapat membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2. Namun ternyata jus buah berpotensi meningkatkan gula darah dengan cepat. Bagaimana bisa?

Efek mengurangi gula dari buah berasal dari kandungan seratnya. Namun, pengolahan buah dengan blender atau Juicer sebenarnya bisa menghancurkan struktur serat buah. Akibatnya, sebagian besar konten serat hilang sehingga menyebabkannya paku gula darah segera.

Selain itu, jus juga dibuat dengan menambahkan lebih banyak buah untuk memenuhi satu porsi. Misalnya, Anda akan membutuhkan sekitar 2-3 jeruk utuh segar untuk membuat satu cangkir jus jeruk (237 ml).

Sedangkan buahnya sendiri sudah menjadi sumber karbohidrat dalam bentuk gula fruktosa. Belum lagi harus menambahkan pemanis, apakah itu gula, sirup gula, atau susu sehingga rasanya lebih bisa diterima lidah.

Ini artinya, Anda justru akan mendapat asupan gula lebih banyak daripada serat dan nutrisi buah lainnya. Risiko peningkatan gula darah setelah minum jus buah juga cenderung tinggi.

Rekomendasi untuk buah yang aman bagi penderita diabetes

Dari begitu banyak pilihan buah di luar sana, kami merekomendasikan delapan di bawah ini yang dianggap aman untuk gula darah dengan diabetes.

1. Apple

apel yang sudah berwarna coklat

Salah satu buah untuk diabetes yang paling mudah ditemukan di toko buah adalah apel. Banyak orang percaya bahwa makan apel secara teratur setiap hari dapat membuat Anda terhindar dari berbagai penyakit.

Dalam satu apel segar mengandung 21 gram karbohidrat dan 77 kalori. Apel juga kaya serat dan merupakan sumber vitamin C yang baik untuk tubuh. Selain itu, apel juga mengandung indeks glikemik yang cukup rendah, yaitu di bawah 55.

Tidak heran jika buah yang satu ini menjadi satu buah favorit sejuta orang. Jika Anda malas mengupas kulit apel, jangan khawatir karena ini adalah kulit apel yang paling banyak mengandung nutrisi dan antioksidan.

2. Oranye

serat putih pada jeruk

jeruk adalah pilihan buah untuk diabetes lainnya. Selain kaya vitamin C, jeruk terdaftar memiliki indeks glikemik rendah.

Ya, jeruk punya indeks glikemik di bawah 55, sehingga menjadikannya salah satu buah untuk diabetes yang dikonsumsi dengan baik.

Selain itu, jeruk juga kaya akan asam folat dan kalium yang dapat membantu menormalkan tekanan darah. Selain jeruk, Anda juga bisa mengonsumsi berbagai buah jeruk lainnya, seperti lemon dan grapefruit.

3. Kiwi

Di belakang kulit luar kecoklatan, Kiwi memiliki daging hijau cerah yang sangat indah. Buah lezat ini adalah sumber kalium, serat, dan vitamin C yang baik untuk tubuh.

Kiwi adalah buah yang harus dikonsumsi oleh penderita diabetes. Karena kombinasi serat, air dan nilai Indeks glikemik rendah dapat memperlambat laju penyerapan glukosa dari makanan lain.

Selain aman untuk gula darah, kiwi juga bisa menjadi pilihan menu diet penurunan berat badan. Pasalnya, dalam satu buah kiwi besar mengandung sekitar 56 kalori dan 13 gram karbohidrat.

4. Alpukat

sifat minyak alpukat untuk rambut

Kebanyakan orang salah mengira buah alpukat diabetes harus dihindari karena kandungan lemaknya yang tinggi. Padahal, alpukat sebenarnya termasuk buah-buahan yang aman untuk dikonsumsi bagi penderita diabetes

Lemak yang terkandung dalam alpukat adalah lemak tak jenuh yang sebenarnya baik untuk mengendalikan gula darah ke tingkat normal. Alpukat juga bisa meningkatkan kinerja hormon insulin dengan menciptakan perasaan kenyang setelah makan.

Selain itu, buah sah ini juga membantu mengurangi risiko sindrom metabolik yang merupakan pemicu utama diabetes. Metode presentasi juga bervariasi. Anda bisa mengkonsumsinya secara langsung, salat, selai, atau digunakan sebagai jus tanpa tambahan gula tentunya.

5. Mangga

Jus mangga

Mangga adalah salah satu buah yang tumbuh subur di Indonesia. Buah yang memiliki daging kuning kaya akan vitamin A dan vitamin C yang baik untuk menjaga sistem kekebalan tubuh penderita diabetes.

Tidak hanya itu, mangga juga juga mengandung mangiferin yang dapat membantu mengurangi kadar gula dalam tubuh. Mangga juga kaya serat sehingga bisa membantu menjaga fungsi pencernaan agar berfungsi lebih optimal.

Tak heran jika buah yang satu ini sangat digemari. Anda bisa makan mangga dengan berbagai cara, mulai dari memakannya langsung atau membuat salad dengan berbagai buah lainnya.

6. Strawberry

manfaat stroberi

Stroberi menjadi buah terbaik untuk diabetes. Berdasarkan a studi baru dari Salk Institute for Biological Studies melaporkan bahwa makan stroberi secara teratur dapat mengurangi risiko komplikasi penyakit metabolik, seperti masalah penglihatan dan masalah ginjal dan saraf.

Manfaat ini diperoleh dari fisetin dalam stroberi. Fisetin adalah senyawa pemberi warna yang bertindak sebagai antioksidan. Selain stroberi, fisetin juga terkandung dalam buah-buahan lain seperti tomat dan apel.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal PLoS ONE melaporkan bahwa fisetin dalam stroberi tidak mengurangi kadar gula darah. Namun, fisetin diketahui membantu mengurangi risiko hipertorfi, atau pembesaran ginjal. Fisetin dalam stroberi juga dikenal untuk membantu mengurangi risiko komplikasi retinopati diabetik dan gangguan neurologis penderita diabetes.

Meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan pada temuan ini, para peneliti percaya bahwa stroberi adalah buah untuk diabetes yang aman untuk dikonsumsi.

7. Pir

manfaat buah pir

Pir, buah renyah itu juga masuk dalam daftar buah terbaik untuk diabetes. Ini karena pir memiliki nilai indeks glikemik yang relatif rendah, yaitu 38.

Selain memiliki indeks glikemik rendah, pir juga mengandung berbagai nutrisi penting yang baik untuk tubuh. Kandungan flavonoid dalam manfaat pir dikatakan sebagai kunci dalam mencegah dan mengobati diabetes.

Ini didukung oleh penelitian dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit yang diikuti oleh lebih dari 9.600 orang dewasa berusia 25-74 selama sekitar 20 tahun. Dalam studi tersebut, para peneliti menemukan bahwa partisipan yang makan lima porsi buah dan sayuran setiap hari secara signifikan menurunkan risiko terkena diabetes.

Selain itu, pir juga mengandung serat yang cukup tinggi. Pir bahkan dapat menyediakan lebih dari 20 persen asupan serat harian yang direkomendasikan. Serat-serat ini baik untuk menghaluskan sistem pencernaan dan membuat Anda kenyang lebih lama. Akibatnya, keinginan untuk makan berlebihan bisa dikontrol dengan baik.

8. Ceri

manfaat buah ceri

Ceri kaya akan kalium dan antioksidan yang baik untuk sistem kekebalan tubuh Anda. Cherry sendiri memiliki dua jenis, yaitu ceri manis dan ceri asam.

SEBUAH tinju baru-baru ini melaporkan bahwa ceri asam dan ceri manis mengandung polifenol dan vitamin C yang berlimpah. Kedua nutrisi ini efektif dalam mencegah peradangan dan mengurangi stres oksidatif, yang dapat menyebabkan komplikasi dari diabetes.

Sementara penelitian dipublikasikan di Jurnal Nutrisi menemukan bahwa anthocynanin yang terkandung dalam ceri dan buah-buahan lain seperti blueberry dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin penderita diabetes. Namun, pastikan Anda memakan buah ini dengan tepat. Bentuknya yang kecil terkadang membuat orang dengan panik memakannya.

Menurut British Diabetic Association, 14 buah ceri setara dengan memakan 2 buah Kiwi, 7 buah stroberi, atau 3 buah aprikot. Alih-alih memberikan manfaat, kebanyakan makan ceri justru dapat memicu peningkatan gula darah.

Ingat: setiap buah pada dasarnya mengandung gula alami. Jadi, konsumsilah beragam buah dalam porsi yang cukup untuk menjaga kadar gula darah penderita diabetes.

Pos 8 Buah Terbaik yang Aman untuk Diabetes Gula Darah muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top