Latest News

8 Gejala Alergi Debu Yang Harus Anda Waspadai

Debu adalah salah satu pemicunya alergi yang paling umum. Terlepas dari partikel kotoran, debu juga umumnya mengandung tungau, bangkai serangga, sel kulit mati, dan bulu hewan yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh bereaksi negatif. Gejala Alergi debu dapat muncul kapan saja jika Anda menghirup udara kotor yang berdebu atau terkena debu melalui kontak kulit langsung. Apa pun karakteristik alergi debu yang harus Anda ketahui?

Karakteristik umum dan gejala alergi debu

Alergi terjadi ketika sistem kekebalan bereaksi ketika Anda bernapas atau terkena debu. Rata-rata, pemicu dalam debu mengandung protein yang dianggap tubuh sebagai zat berbahaya. Berikut ini adalah gejala yang muncul sebagai reaksi dari alergi debu

1. Gatal

Gatal atau urtikaria adalah karakteristik paling umum dari alergi debu. Ini terjadi ketika tubuh terpapar debu dan sistem kekebalan melepaskan antibodi dan histamin.

Pelepasan histamin ini akan menyebabkan peradangan di bawah kulit sampai Anda merasa gatal.

2. Bersin

Bersin parah umumnya terjadi saat Anda menghirup debu. Bersin terjadi karena sistem kekebalan tubuh menganggap debu sebagai zat berbahaya. Sistem kekebalan kemudian melepaskan antibodi dan histamin untuk menyerang debu.

Zat histamin yang keluar juga merupakan sinyal ke otak yang menunjukkan bahwa tubuh harus bersin untuk menghilangkan alergen debu dari hidung. Semakin banyak debu yang Anda hirup, semakin lama Anda bersin.

3. Mata berair dan gatal

Mata berair dan gatal adalah salah satu ciri alergi debu. Reaksi alergi ini terjadi ketika debu sebagai alergen bersentuhan langsung dengan antibodi dan sel mast di mata Anda.

Efeknya, sel merespons dengan melepaskan histamin yang menyebabkan pembuluh darah kecil di mata bocor. Mata menjadi merah, gatal dan berair.

4. Hidung beringus

Gejala alergi ini disebabkan oleh antibodi dalam tubuh yang bereaksi terhadap alergen dengan melepaskan histamin. Dalam debu yang dihirup, hidung menghasilkan cairan yang disebut lendir.

Lendir hidung berfungsi untuk menjebak debu keluar dari hidung agar tidak memasuki paru-paru.

5. Batuk

Batuk juga bisa menjadi gejala alergi debu yang harus diwaspadai. Alasannya, ketika debu mengiritasi hidung, lendir yang diproduksi oleh tubuh dapat mengalir mundur. Tenggorokan yang menerima lendir ini secara umum juga dapat bereaksi dan menyebabkan batuk.

6. Hidung tersumbat

Hidung tersumbat bisa menjadi gejala alergi debu karena pelebaran pembuluh darah di hidung. Ketika Anda menghirup debu, sistem kekebalan tubuh akan melepaskan antibodi dan histamin yang dapat menyebabkan pembuluh darah di hidung membengkak.

Akibatnya, udara yang masuk melalui hidung menjadi sulit masuk dan menyebabkan kemacetan.

7. Pembengkakan (angiodema)

Angioedema atau pembengkakan adalah reaksi alergi terhadap debu yang sering terjadi bersamaan dengan rasa gatal. Ketika tubuh terpapar debu, sistem kekebalan di bawah kulit akan melepaskan histamin. Histamin inilah yang keluar yang akan menyebabkan pembengkakan di bawah kulit.

8. Sesak nafas

Napas tersengal adalah salah satu gejala alergi yang disebabkan oleh alergen debu yang memasuki kerongkongan. Tubuh umumnya akan mencoba mengeluarkannya dengan berbagai cara. Salah satunya dengan menghilangkan histamin di tenggorokan.

Histamin yang keluar akan menyebabkan saluran udara di tenggorokan dan lendir. Akibatnya, udara menjadi sulit untuk masuk dan keluar secara normal, napas Anda akan terasa sesak.

Gejala alergi debu parah (syok anafilaksis)

Alergi debu umumnya hanya akan menimbulkan reaksi ringan. Namun, gejala alergi parah seperti anafilaksis dapat terjadi jika Anda bernapas atau terkena debu dalam jumlah besar.

Jadi, penting bagi Anda untuk bersiap-siap untuk semua reaksi alergi, terutama anafilaksis. Anafilaksis harus segera diobati untuk memberikan pencegahan dan perawatan terbaik. Berikut adalah gejala yang harus Anda waspadai:

  • Pembengkakan pada bibir, lidah atau tenggorokan
  • Sulit untuk bernafas
  • Denyut nadi terasa cepat dan lemah
  • Mengi (bersiul saat bernafas)
  • Pingsan atau tidak sadar

Kapan harus ke dokter?

Beberapa gejala alergi debu mirip dengan gejala flu biasa. Terkadang sulit untuk membedakan antara debu dan alergi dingin. Namun, jika gejala alergi seperti gatal, bersin, dan pilek selama 1 minggu, kemungkinan Anda memiliki alergi.

Jika Anda mengalami gejala hidung tersumbat, mengi atau sulit tidur selama lebih dari 3 hari, segera hubungi dokter Anda. Cari pengobatan darurat jika mengi atau sesak napas memburuk dengan cepat. Ini bisa menjadi salah satu gejala anafilaksis yang dapat mengancam kehidupan orang yang alergi.

Pos 8 Gejala Alergi Debu Yang Harus Anda Waspadai muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top