Latest News

8 Sikap Yang Harus Dijauhi oleh Pengantin Baru Setelah Menikah

Masa pengantin baru itu indah, tetapi setelah itu akan ada tahun-tahun pertama penyesuaian yang orang katakan sebenarnya cukup rentan. Lima tahun pertama perkawinan dikatakan sebagai saat yang paling sering terjadi ketika suami dan istri bertengkar. Jika Anda tidak dapat menyatukan pendapat, hubungan Anda mungkin berakhir.

Padahal pertengkaran bisa menjadi jalan bagi Anda dan pasangan untuk melakukan introspeksi diri. Anda jadi tahu apa yang dia sukai atau benci, dan sebaliknya. Cobalah untuk melihat uraian yang lebih lengkap berikut tentang sikap apa yang Anda butuhkan untuk menjauh dari pasangan yang baru menikah.

1. Mudah ngambek

8 Sikap Yang Harus Dijauhi oleh Pengantin Baru Setelah Menikah

Menanggapi karakter pasangan yang berbeda itu rumit. Fase penyesuaian bisa berjalan lambat jika Anda dan dia tidak memiliki tekad untuk berubah. Karena itu, Anda tidak mudah ngambek, karena masa ini memang akan dilewati oleh setiap pasangan. Seiring berjalannya waktu ia akan belajar lebih baik benar-benar demi Anda.

2. Terlalu mengekang

Karena mereka merasa sah untuk memilikinya, banyak pasangan pada akhirnya terlalu protektif. Batasi sealami mungkin, jangan terlalu menahan pasangan Anda. Bicarakan tentang hal ini dengan cermat, karena belajar untuk beralih dari dunia bebas sarjana ke dunia perkawinan membutuhkan waktu dan proses.

3. Punya harapan yang terlalu tinggi pada pasangan

8 Sikap Yang Harus Dijauhi oleh Pengantin Baru Setelah Menikah

Jangan berharap ekspektasi muluk pada pasangan di awal pernikahan, karena Anda mungkin kecewa menemukan kekurangan yang baru ia ketahui setelah menikah. Ya, semua orang berharap pasangannya baik, perhatian, romantis, selalu mengatakan bahwa mereka suka ketika mereka ingin tidur dan memberikan hadiah manis setiap minggu. Namun, pernikahan tidak seindah bayangan Anda.

4. Dominasi hubungan

Ketika semua keputusan hanya mengikuti keinginan satu pihak, itulah yang disebut mendominasi hubungan. Merasa pendapat Anda adalah yang paling benar dan suka menyalahkan pasangan adalah ciri khasnya. Penting bagi pasangan untuk bertukar gagasan dan memahami keinginan satu sama lain. Jangan sampai salah satu pasangan menyesal dengan pernikahan.

5. Menghina pasangan karena kekurangan yang dimilikinya

8 Sikap Yang Harus Dijauhi oleh Pengantin Baru Setelah Menikah

Jangan pernah memulai penghinaan dalam suatu hubungan, karena dia juga tidak akan ragu untuk menghina Anda suatu hari nanti. Jika suami dan istri saling menghina satu sama lain, maka cinta bisa terkikis.

Anda mungkin perlu memberinya banding, jadi berbicaralah dengan hati-hati tanpa kata-kata ofensif. Dia akan menerima saran Anda lebih mudah daripada Anda menghina kelemahannya secara terbuka.

6. Mengumbar pasangan yang buruk pada orang lain

Inilah yang bisa membuat Anda menyesal. Orang-orang sudah tahu keburukan pasangan Anda, meskipun Anda mulai merasakan perubahan menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Kata-kata Anda tidak dapat ditarik kembali. Pada saat itu Anda mungkin kesal, tetapi menjelek-jelekkan pasangan Anda di depan orang lain bukanlah cara yang bijaksana.

7. Undang dia untuk bertarung dalam kondisi lelah dan lapar

8 Sikap Yang Harus Dijauhi oleh Pengantin Baru Setelah Menikah

Permulaan pernikahan menjadi periode di mana pertengkaran sering dimulai, karena menyesuaikan dua karakter yang berbeda memang membutuhkan proses. Tapi, sebisa mungkin Anda harus belajar mengurangi emosi untuk mengekspresikannya pada waktu yang tepat. Jangan abaikan kelelahan dan perut lapar, berkelahi dalam kondisi ini bisa berakibat fatal.

8. Membandingkan siapa yang lebih berat dalam rumah tangga

Pasangan yang baru menikah tidak terbiasa dengan tanggung jawab rumah tangga, yang bebannya mungkin terasa berat. Istri merasa pekerjaan suaminya di luar lebih menyenangkan daripada tugasnya di rumah, demikian juga asumsi suami tentang peran istri. Sedangkan suami dan istri adalah dua pilar penting yang menopang rumah tangga, tanpa peran salah satunya, rumah tangga itu runtuh.

Kesimpulannya, pernikahan bukanlah akhir dari persatuan cinta, tetapi awal dari perjuangan untuk mempertahankan cinta. Sudah tahu sikap apa yang Anda butuhkan untuk menjauh dari setelah menikah? Semoga itu bisa terus harmonis, ya!

Penafian: Artikel ini telah dipublikasikan di halaman IDN Times dengan judul "8 Sikap Yang Harus Dijauhi oleh Pasangan Menikah"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top