Latest News

Ada benjolan di ketiak Anda? Berikut Beberapa Penyebabnya

Pernahkah Anda merasakan ketiak Anda? Apakah Anda menemukan benjolan di sana? Terkadang, Anda mungkin memiliki benjolan di ketiak tanpa Anda sadari. Ini bisa disebabkan oleh berbagai penyakit atau kondisi di tubuh Anda. Jadi, penting bagi Anda untuk meraba ketiak secara rutin sebagai langkah pemeriksaan awal.

Mengapa benjolan tumbuh di ketiak?

Benjolan di ketiak bisa muncul akibat pembesaran kelenjar getah bening di bawah ketiak. Kelenjar getah bening adalah kelenjar yang ditemukan di seluruh tubuh dan memainkan peran penting dalam sistem kekebalan Anda. Saat Anda meraba ketiak, Anda bisa merasakan ada benjolan dalam bentuk yang sangat kecil, atau mungkin bisa lebih besar dan terasa sangat terasa saat disentuh.

Kebanyakan benjolan di ketiak tidak berbahaya. Benjolan ini sering muncul karena pertumbuhan jaringan yang tidak normal. Namun, benjolan di ketiak juga bisa disebabkan oleh masalah kesehatan yang lebih serius.

Apa penyebabnya?

Benjolan di ketiak bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti kista atau infeksi misalnya karena Anda sering mencukur bulu ketiak. Namun, benjolan ini juga bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang lebih serius.

Beberapa penyebab umum dari benjolan di ketiak adalah:

  • fibroadenoma, adalah pertumbuhan jaringan ikat fibrosa bukan infeksi bakteri atau virus kanker,
  • lipoma, di mana ada pertumbuhan jaringan lemak yang tidak berbahaya,
  • kista,
  • limfoma,
  • kanker payudara,
  • leukemia,
  • lupus,
  • infeksi jamur,
  • reaksi alergi terhadap deodoran atau sabun, dan
  • reaksi merugikan akibat vaksinasi.

Apa sajakah karakteristiknya?

Gejala yang paling terlihat tentu saja benjolan itu sendiri. Anda dapat menemukannya dengan mengetuknya perlahan. Benjolan ini bisa ditemukan dalam ukuran sangat kecil hingga besar. Tekstur benjolan bisa berbeda-beda tergantung penyebabnya.

Benjolan yang disebabkan oleh kista, infeksi, atau lipoma biasanya terasa lembut saat disentuh. Sedangkan benjolan akibat kanker payudara lebih keras dan tidak bergerak saat disentuh.

Benjolan lain karena kanker payudara, limfoma, dan leukemia, karena benjolan ini biasanya memiliki gejala, seperti cepat berubah ukuran atau tidak menghilang.

Benjolan akibat infeksi atau reaksi alergi sering dikaitkan dengan nyeri pada ketiak dan cenderung terasa lebih lembut. Infeksi kelenjar getah bening juga bisa menyebabkan benjolan yang menyakitkan.

Benjolan akibat infeksi juga bisa menunjukkan gejala lain, seperti berikut ini:

  • demam,
  • keringat malam, dan
  • bengkak di seluruh kelenjar getah bening di tubuh.

Hati-hati saat muncul di ketiak wanita

Meski benjolan di ketiak bisa ditemukan baik pada wanita maupun pria, wanita yang paling sering mengalaminya. Benjolan di ketiak pada wanita bisa menjadi tanda kanker payudara dan wanita lebih berisiko terserang penyakit tersebut dibandingkan pria.

Wanita disarankan untuk rutin melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) setiap bulan, terutama sekitar satu hingga tiga hari setelah menstruasi berakhir. Ini untuk memeriksa apakah ada benjolan di sekitar payudara Anda atau tidak. Jika ada, Anda bisa memeriksakannya sedini mungkin ke dokter.

Coba perhatikan, payudara Anda saat haid mungkin cenderung lebih lembut dan ada benjolan. Ini karena ada perubahan hormonal selama siklus menstruasi dan ini normal. Inilah sebabnya mengapa Anda disarankan untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri 1-3 hari setelah menstruasi Anda berakhir.

Pos Ada benjolan di ketiak Anda? Berikut beberapa alasannya muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top