Latest News

Agar performa tidak berkurang, 5 tips sehat ini menurunkan berat badan bagi atlet

Tubuh membutuhkan lemak untuk menjalankan fungsi normalnya, tetapi persentase lemak tubuh tinggi sebenarnya dapat mengurangi kinerja atlet. Inilah sebabnya mengapa seorang atlet terkadang perlu menurunkan berat badan untuk mencapai persentase lemak yang disarankan.

Biasanya, satu kendala yang sering dihadapi atlet adalah menggunakan metode penurunan berat badan yang tidak aman. Selain risiko mengubah tingkat metabolisme tubuh, metode ini juga dapat memengaruhi kesehatan atlet.

Berbagai tips aman mengurangi berat badan bagi atlet

Selama penurunan berat badan, seorang atlet harus fokus pada pengurangan persentase lemak sambil mempertahankan massa otot mereka. Karena, penurunan massa otot juga bisa berdampak buruk bagi kinerja.

Berikut ini beberapa tips bagi atlet untuk menurunkan berat badan secara sehat:

1. Jangan mengurangi asupan kalori secara drastis

makan sekali sehari

Mengurangi asupan kalori itu akan mengurangi persentase lemak dengan cepat.

Namun, metode ini bisa berdampak buruk bagi metabolisme, kesehatan tulang, dan fungsi hormonal dan reproduksi. Anda juga lebih rentan terhadap risiko sakit dan cedera.

Asupan kalori harus dikurangi 300-500 kkal per hari, atau disesuaikan dengan rekomendasi ahli gizi dan pelatih.

Dengan demikian, persentase lemak tubuh Anda dapat menurun secara perlahan dalam kisaran yang aman.

2. Mengurangi gula dan meningkatkan asupan serat

tinggi serat

Gula adalah sumber energi utama tubuh. Namun, bagi atlet yang sedang menurunkan berat badan, asupan gula sebenarnya perlu dibatasi.

Lakukan metode ini secara bertahap dan fokus pada pengurangan asupan gula dari:

  • Makanan yang mengandung glukosa, sukrosa, dan fruktosa
  • Makanan ringan dan aneka kue manis
  • Minuman manis, termasuk sirup dalam kemasan dan jus buah

Sebagai gantinya, perbanyak mengonsumsi makanan kaya serat seperti sayuran, buah, biji, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Makanan kaya serat akan membuat Anda merasa berenergi dan kenyang lebih lama.

3. Tingkatkan asupan protein dan bagi dalam satu hari

fungsi protein dan makanan protein

Makanan tinggi protein membantu atlet merasa lebih kenyang dan mencegah hilangnya massa otot saat menurunkan berat badan.

Karena itu, Anda disarankan untuk menambah asupan protein hingga 80-100 gram protein setiap hari.

Jumlah ini dapat dibagi menjadi 3 makanan utama dan 3 makanan ringan. Satu kali makan utama harus mengandung 25 gram protein.

Jumlah protein ini dapat berasal dari 4 telur, 2 potong dada ayam, 2 potong daging sapi sedang, atau 1 sendok makan bubuk protein.

Setelah satu kali makan utama, diselingi dengan sajian camilan yang mengandung 15 gram protein.

Makanan ringan bisa berupa semangkuk kecil yogurt dan sepotong keju, segenggam kacang campuran, atau segelas smoothie buah dicampur dengan bubuk protein.

4. Makan setelah berolahraga

makan sehat banyak kegiatan

Menurunkan berat badan bukan berarti tidak makan sama sekali, karena atlet perlu memulihkan nutrisi yang hilang saat berolahraga.

Luncurkan halaman Klinik ClevelandWaktu terbaik untuk mengisi kembali tubuh dengan nutrisi adalah 30-60 menit setelah berolahraga.

Selama periode ini, tubuh akan menggunakan nutrisi yang masuk sebagai sumber energi utama, dan tidak menyimpannya sebagai jaringan lemak.

Selain itu, nafsu makan Anda lebih terkontrol karena Anda tidak merasa lapar setelah berolahraga.

5. Jangan menurunkan berat badan selama musim balapansebelum berlari jarak jauh

Musim balapan adalah momen penting bagi seorang atlet profesional.

Selama periode ini, diet dapat secara drastis mengubah berat badan, persentase lemak, dan massa otot. Anda juga akan lebih sulit mempertahankan kinerja maksimal karena asupan kalori telah banyak berkurang.

Atlet disarankan untuk menurunkan berat badan begitu musim balapan berakhir. Dengan begitu, persentase berat dan lemak bisa dikurangi secara perlahan.

Di sisi lain, massa otot tidak mudah hilang, dan tubuh tidak terkejut dengan perubahan yang terjadi.

Mengurangi berat badan berlebih itu baik, tetapi atlet harus melakukannya dengan aman agar tidak membahayakan kinerja atau kesehatan mereka.

Sebisa mungkin, hindari diet berisiko yang membuat Anda harus membatasi asupan makanan secara drastis.

Cobalah berkonsultasi dengan ahli gizi dan pelatih untuk menyesuaikan pola makan Anda dengan jenis olahraga yang Anda praktikkan. Namun, setiap jenis olahraga memiliki kebutuhan uniknya sendiri.

Pos Agar performa tidak berkurang, 5 tips sehat ini menurunkan berat badan bagi atlet muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top