• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Amankah eksfoliasi untuk mengangkat sel kulit mati?

Setiap hari Anda menghasilkan jutaan sel kulit mati. Jika tidak dibersihkan, akan terjadi penumpukan pada kulit yang dapat mengganggu kesehatan kulit Anda. Terkelupas menjadi cara khusus untuk mengangkat sel kulit mati. Namun, apakah perawatan ini baik untuk kulit?

Mengangkat sel kulit mati berarti menjaga keseimbangan kulit

kulit kombinasi

Kulit secara alami melepaskan lapisan luar kulit sesekali. Proses alami ini menyebabkan sel-sel pada kulit mati setiap hari.

Namun seiring bertambahnya usia, pengelupasan kulit melambat sehingga bisa membuat kulit menjadi kering, bersisik, dan gatal.

Cara pengelupasan dengan mengangkat sel kulit mati artinya membantu kulit untuk mempercepat proses pengelupasan dan membantu meringankan beberapa kondisi kulit. Itulah mengapa eksfoliasi adalah salah satunya perawatan yang baik untuk kulit.

Ada dua cara untuk melakukan eksfoliasi. Pertama, secara fisik dengan kuas atau menggosok untuk mengangkat sel kulit mati. Cara kedua dilakukan secara kimiawi dengan mengoleskan asam pada kulit untuk melarutkan sel kulit mati.

Selain mempercepat proses eksfoliasi, eksfoliasi juga memberikan manfaat lain. Kulit menjadi lebih cerah karena penumpukan sel kulit telah dibersihkan dan aliran darah ke wajah menjadi lebih lancar.

Tak ketinggalan, prosedur ini meningkatkan efektivitas perawatan kulit. Pasalnya, lapisan kulit lebih mudah ditembus oleh produk perawatan kulit sekaligus meningkatkan produksi kolagen, jika dilakukan dalam jangka panjang.

Untuk itu, eksfoliasi bisa menjadi pengobatan penyembuhan kulit berjerawat dan kulit bergaris karena paparan sinar matahari.

Manfaat Lulur Tubuh dan Cara Melakukannya di Rumah

Anda akan mendapatkan semua manfaat eksfoliasi, asalkan …

Meski manfaatnya banyak dan umumnya mudah dilakukan, Anda tetap perlu berkonsultasi ke dokter kulit terlebih dahulu. Anda juga perlu memahami kondisi dan jenis kulit serta pertimbangan kandungan produk yang tepat untuk kulit Anda.

Pasalnya, pengelupasan kimiawi dengan hasil maksimal tetap berpotensi memperburuk kondisi kulit Anda, jika produk yang Anda pilih tidak sesuai.

Di tempat American Academy Dermatology, dr. Marry P.Luppo, FAAD, profesor kesehatan kulit dari Tulane University of Medicine mengatakan orang dengan kondisi kulit khusus seperti jerawat atau rosacea harus berkonsultasi terlebih dahulu untuk melakukan eksfoliasi.

Orang yang memiliki kondisi pengelupasan yang lebih parah beresiko hiperpigmentasi pasca inflamasi (PIH) harus menghindari perawatan pengelupasan. Jadi, tidak semua orang cocok untuk melakukan eksfoliasi.

Bagaimana cara mengangkat sel kulit mati dengan melakukan pengelupasan?

cara mengelupas sel kulit mati

Agar proses pengangkatan sel kulit mati yang Anda lakukan berhasil secara maksimal, perhatikan cara-cara di bawah ini.

1. Ketahui jenis kulit Anda

Setiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda. Jadi, penting bagi Anda untuk mengetahui jenis kulit Anda sebelum melakukan perawatan kulit (perawatan kulit) apa saja, termasuk pengelupasan kulit.

Hal ini dikarenakan jenis kulit yang Anda miliki merupakan indikasi perawatan mana yang harus Anda lakukan dan seberapa sering Anda melakukan perawatan tersebut.

2. Pilih produk perawatan yang tepat

Jika Anda memiliki kulit kering dan sensitif, pilih produk eksfoliasi yang lebih lembut asam salisilat atau asam glikolatnya. Jika jenis kulit Anda lebih berminyak, pilih produk perawatan dengan kadar asam salisilat lebih dari dua persen.

Hindari produk yang mengandung retinoid, retinol, atau benzoil peroksida yang dapat mengurangi dan menyebabkan kelembaban kulit kulit kering dan mudah berjerawat.

Pastikan selalu bersih menggosok atau sikat sebelum dan sesudah digunakan. Begitu juga dengan kebersihan handuk yang Anda gunakan.

3. Buat jadwal rutin

Seberapa sering Anda melakukan eksfoliasi harus disesuaikan dengan jenis kulit Anda. Biasanya, lakukan eksfoliasi dua kali seminggu.

Untuk kulit berminyak, perawatan eksfoliasi yang lebih sering direkomendasikan. Kemudian untuk kulit sensitif, lakukan eksfoliasi lebih jarang, misalnya seminggu sekali.

Saat Anda terkelupas dengan prosedur mikrodermabrasi, lakukan eksfoliasi beberapa kali dalam beberapa minggu. Buatlah jadwal rutin pengelupasan kulit, baik itu janji ke dokter atau jadwal yang Anda buat sendiri di rumah.

Aneka Lulur dari Bahan Alami Yang Bagus Dan Bikin Bercahaya

4. Pilih metode pengelupasan kulit yang sesuai

Untuk kulit kering, sensitif, atau berjerawat dianjurkan untuk melakukan perawatan dengan waslap dan exfoliator kimiawi ringan. Jika kulit Anda berjerawat dan terbakar sinar matahari, pilih perawatan kimiawi yang lebih ringan dan lulur.

Sedangkan untuk kulit berminyak, pilih produk perawatan kimiawi yang lebih kuat dalam kadar asam salisilat dan bantu dengan scrub atau sikat wajah.

5. Lakukan langkah pengelupasan dengan benar dan hati-hati

Sebelum melakukan eksfoliasi, cuci muka terlebih dahulu. Lalu, bersihkan kembali wajah Anda dengan air hangat. Kemudian, aplikasikan produk atau menggosok di kulit secara perlahan dengan gerakan melingkar.

Lakukan ini selama 30 detik dan bilas dengan air hangat. Tepuk-tepuk wajah Anda dengan lembut dengan handuk kering. Lalu, terapkan pelembab kulit secara merata agar kelembaban kulit tetap terjaga.

Pos Amankah eksfoliasi untuk mengangkat sel kulit mati? muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top