Latest News

Aneka Pencegahan dan Pengobatan untuk Mengatasi Alergi Mata

Jika mata Anda sering terasa gatal, merah, atau berair, Anda mungkin mengalami alergi mata alias alergi konjungtivitis. Alergi mata tidak bisa sembuh total, tapi Anda bisa meredakan gejalanya dengan cara alami, minum obat, atau terapi.

Pengobatan berguna untuk mencegah alergi kambuh di kemudian hari. Apa saja pilihan pengobatan dan pengobatan konjungtivitis alergi?

Mengatasi alergi mata secara alami

Alergi mata terjadi ketika zat asing dari lingkungan masuk ke mata dan memicu respons sistem imun. Sistem kekebalan menganggap zat asing ini sebagai bahaya, kemudian mengirimkan histamin dan berbagai senyawa kimia lainnya untuk melawannya.

Zat yang dapat memicu alergi disebut alergen. Banyak hal di sekitar Anda yang bisa menjadi alergen, tetapi yang paling umum adalah debu, serbuk sari, dan bulu hewan peliharaan. Inilah yang harus Anda hindari jika Anda menderita alergi mata.

Pertama-tama, kenali dulu substansi yang mana alergen matamu. Jika pemicunya adalah serbuk sari, coba tips berikut ini.

  • Hindari bepergian saat cuaca berangin dan berdebu, atau saat ada banyak serbuk sari (biasanya pagi dan sore hari).
  • Tutup pintu dan jendela saat serbuk sari tinggi.
  • Saat bepergian, hindari daerah yang banyak rerumputan, pepohonan dan bunga.
  • Gunakan kacamata membungkus saat kamu harus bepergian.
  • Segera mandi dan ganti baju setelah pulang.

Pemicu alergi seringkali datang dari dalam rumah. Bahkan rumah yang bersih belum tentu bebas dari tungau, debu, dan bulu binatang. Untuk mengatasi alergi mata di rumah, berikut tips yang bisa Anda lakukan.

  • Tidak menggunakan karpet, permadani, dan furnitur berlapis kain.
  • Secara rutin membersihkan rumah dengan penyedot debu serta sebagai kain lembab untuk permukaan furniture.
  • Cuci dan ganti seprai, selimut dan sarung bantal secara teratur.
  • Menggunakan bantal dan guling yang terbuat dari bahan sintetis.
  • Menggunakan pelembab untuk mengatur kelembaban antara 30-50 persen.
  • Jangan menggantung banyak pakaian untuk mencegah tumbuhnya jamur.
  • Jangan biarkan hewan peliharaan masuk ke kamar tidur.
  • Mandikan hewan peliharaan secara rutin dan bersihkan kandangnya.

Mengatasi alergi mata dengan obat-obatan

obati infeksi mata

Jika metode alami tidak berhasil, Anda mungkin perlu obat. Beberapa obat alergi Mata bisa dibeli tanpa resep, tapi sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat alergi jenis apa pun.

Obat alergi memiliki sejumlah efek samping dan berpotensi memicu reaksi alergi pada beberapa orang. Dengan berkonsultasi ke dokter, Anda bisa mengetahui jenis obat apa yang harus Anda hindari.

Setelah konsultasi, Anda mungkin disarankan untuk menggunakan satu atau lebih pengobatan berikut:

1. Air mata buatan

Air mata buatan membantu membersihkan alergen yang menempel di permukaan mata. Tetes ini juga bersifat melembapkan sehingga efektif meredakan keluhan mata gatal, merah, dan berair.

Anda bisa membeli air mata buatan di apotek tanpa resep dokter. Obat ini bisa digunakan sesering yang Anda butuhkan. Namun, air mata buatan yang mengandung pengawet sebaiknya tidak digunakan lebih dari enam kali sehari.

2. Antihistamin

Obat antihistamin untuk alergi mata tersedia dalam bentuk minuman dan obat tetes mata. Obat oral dapat meredakan gatal pada mata, tetapi dapat menyebabkan mata kering dan memperburuk gejala alergi jika dikonsumsi secara berlebihan.

Sementara itu, obat tetes mata antihistamin digunakan untuk mengobati gatal, bengkak, dan mata merah. Obat resep ini bekerja dengan cepat, tetapi mungkin hanya bertahan beberapa jam dan harus digunakan hingga empat kali sehari.

3. Dekongestan

Dekongestan bermanfaat untuk mengobati mata gatal dan merah. Obat ini tersedia dalam bentuk tetes dan bisa dibeli tanpa resep dokter. Namun, Anda tidak boleh memakainya lebih dari tiga hari karena dapat memperburuk keadaan gejala alergi mata.

4. Penstabil sel tiang

Tetes penstabil sel tiang membantu mengobati gejala konjungtivitis alergi seperti mata gatal, bengkak, dan berair. Penstabil sel tiang harus dibeli dengan resep dokter karena dosis tergantung jenis obat yang anda pakai.

5. Kortikosteroid

Obat kortikosteroid dapat meredakan gejala alergi yang parah atau berlangsung lama. Meski efektif, penggunaan kortikosteroid harus diawasi oleh dokter karena obat ini berpotensi menimbulkan efek samping berupa infeksi mata, glaukoma, untuk katarak.

6. Suntikan alergi (imunoterapi)

Dokter dapat merekomendasikan suntikan alergi jika pengobatan tidak berhasil. Juga dikenal sebagai imunoterapi, terapi ini bertujuan untuk melatih daya tahan tubuh agar tidak lagi peka terhadap zat yang dapat memicu konjungtivitis alergi.

Dokter akan menyuntikkan sedikit alergen ke lapisan luar kulit lengan Anda. Terapi dilakukan 1-2 kali seminggu selama 3-5 tahun. Dosis alergen akan terus ditingkatkan hingga sistem imun menjadi kebal terhadap alergen.

Layaknya pengobatan alergi pada umumnya, alergi mata juga dapat diobati dengan metode dan obat-obatan alami. Alergi mata ringan biasanya dapat diobati secara alami, tetapi alergi yang lebih parah mungkin memerlukan pengobatan lebih lanjut.

Jika pengobatan alami tidak berhasil melawan alergi, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk pengobatan yang tepat. Konsultasi juga penting mengingat beberapa jenis obat alergi dapat menimbulkan efek samping.

Pos Aneka Pencegahan dan Pengobatan untuk Mengatasi Alergi Mata muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top