Ono Ambulance | Jasa Sewa Ambulance, Kargo Jenazah Murah, Berkualitas, Lengkap

Latest News

Apa Perbedaan antara Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Hampir setiap orang pernah mengalaminya stres. Namun, banyak orang juga merasa tertekan. Sebenarnya, apa perbedaan antara stres dan depresi?

Stres adalah normal dan baik untuk Anda dalam situasi tertentu. Ketika Anda stres, misalnya karena tumpukan pekerjaan atau karena Anda merencanakan pernikahan, Anda akan semakin terpicu untuk fokus pada masalah dan meningkatkan kinerja. Namun, Anda perlu berhati-hati karena jika Anda telah melalui stres, Anda bisa menderita depresi. Bahkan dalam beberapa kasus, depresi dapat terjadi tanpa stres.

Apa perbedaan antara stres dan depresi?

Stres dan depresi sering digunakan oleh orang awam sebagai istilah yang dapat dipertukarkan. Padahal, stres dan depresi memiliki perbedaan mendasar. Cara kerja stres dan depresi tidak sama, sehingga responsnya juga akan berbeda. Jika tidak ditangani dengan benar, depresi dapat membahayakan kesehatan mental, fisik, hingga kehidupan. Jadi, penting bagi Anda untuk mengenali perbedaan antara stres dan depresi sehingga Anda dapat merawat diri sendiri dengan benar sebelum terlambat.

Stres biasanya dimulai dari perasaan kewalahan karena banyaknya tekanan dari luar dan dalam seseorang yang telah berlangsung lama. Stres dapat mendorong Anda untuk lebih bersemangat menghadapi tantangan, tetapi juga dapat menghancurkan semangat Anda. Ini karena setiap orang memiliki mekanisme berbeda untuk menghadapi stres.

Ketika Anda stres, tubuh Anda membaca serangan atau ancaman. Sebagai mekanisme perlindungan diri, tubuh akan menghasilkan berbagai hormon dan bahan kimia seperti adrenalin, kortisol, dan norepinefrin. Akibatnya, Anda akan merasakan dorongan energi dan peningkatan konsentrasi sehingga Anda dapat merespons secara efektif terhadap sumber tekanan. Tubuh juga akan secara otomatis mematikan fungsi tubuh yang tidak diperlukan, seperti pencernaan. Namun, jika stres muncul pada waktu yang tidak diinginkan, darah akan mengalir ke bagian-bagian tubuh yang berguna untuk merespons secara fisik seperti kaki dan tangan sehingga fungsi otak berkurang. Inilah sebabnya mengapa banyak orang merasa sulit untuk berpikir jernih ketika sedang stres.

Berbeda dengan stres, depresi adalah penyakit mental yang berdampak negatif pada suasana hati, perasaan, stamina, nafsu makan, pola tidur, dan tingkat konsentrasi penderita. Depresi bukanlah tanda ketidakbahagiaan atau cacat karakter. Depresi bukanlah kondisi alami seperti stres atau panik. Orang yang menderita depresi biasanya akan merasa kehilangan antusiasme atau motivasi, terus-menerus merasa sedih dan gagal, dan mudah lelah. Kondisi ini dapat bertahan selama enam bulan atau lebih. Jadi, orang yang menderita depresi biasanya merasa kesulitan untuk melakukan kegiatan sehari-hari seperti bekerja, makan, bersosialisasi, belajar, atau mengemudi secara normal. Siapa pun dapat mengalami depresi, terutama jika ada riwayat depresi dalam keluarga dekat Anda. Penelitian juga menunjukkan bahwa wanita lebih berisiko mengalami depresi daripada pria.

Gejala stres

Stres dapat terjadi pada siapa saja, termasuk anak-anak usia sekolah. Lihatlah gejala-gejala depresi berikut untuk mengetahui apakah Anda mengalami stres atau depresi.

  • Sulit tidur
  • Hilang ingatan
  • Gangguan konsentrasi
  • Perubahan pola makan
  • Mudah marah dan tersinggung
  • Seringkali gugup atau gugup
  • Merasa kewalahan oleh pekerjaan di sekolah atau kantor
  • Merasa takut tidak bisa menyelesaikan tugas dengan baik

Gejala depresi

Tanda-tanda depresi jauh lebih rumit daripada gejala stres. Penampilannya bisa bertahap sehingga sulit untuk benar-benar menyadari ketika depresi pertama kali menyerang. Berikut ini adalah berbagai gejala depresi yang biasanya terjadi.

  • Mundur dari lingkungan sosial dan keluarga
  • Merasa sedih seolah tidak ada harapan lagi
  • Kehilangan antusiasme, motivasi, energi, dan stamina
  • Sulit membuat keputusan
  • Makan lebih sedikit atau lebih dari biasanya
  • Tidur lebih lama atau lebih lama dari biasanya
  • Sulit berkonsentrasi
  • Sulit untuk diingat
  • Merasa bersalah, gagal, dan sendirian
  • Pikiran negatif terus menerus
  • Mudah kecewa, marah, dan tersinggung
  • Sulit menjalani aktivitas sehari-hari
  • Kehilangan minat pada hal-hal yang biasanya dinikmati
  • Pikiran untuk bunuh diri

Cara mengatasi depresi

Jika Anda merasa depresi, Anda harus segera mengambil tindakan. Depresi adalah penyakit yang bisa disembuhkan jika pengobatannya benar. Namun, depresi tidak dapat disembuhkan oleh Anda sendiri. Anda butuh bantuan dari orang lain. Cobalah untuk melakukan sesi konseling dengan psikolog atau psikiater. Anda juga dapat dirujuk ke berbagai terapi seperti Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dan psikoterapi.

Untuk membantu Anda mengatasi kecemasan atau tenggelam dalam kesedihan yang berlarut-larut, perawatan dengan antidepresan dan obat penenang bisa menjadi solusinya. Obat tidur Mungkin juga ditawarkan bagi Anda yang mengalami insomnia atau sulit tidur. Ingatlah bahwa menjadi depresi bukanlah kesalahan Anda, tetapi Anda dapat melawannya. Ceritakan situasi Anda dengan jujur ​​kepada orang-orang terdekat Anda sehingga mereka dapat mendukung dan membantu Anda pulih lebih cepat.

Apa bahayanya jika depresi tidak diobati?

Jangan remehkan atau membiarkan depresi begitu saja karena dampaknya sangat berbahaya. Berbagai penelitian telah menemukan hubungan yang sangat dekat antara depresi dan penyakit hati gagal jantung. Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang menderita depresi adalah 58% lebih mungkin untuk mengalami obesitas karena perubahan pola makan yang drastis dan kurang olahraga. Jika tidak ditangani dengan serius, depresi pada usia muda dapat mengurangi kemampuan otak dan meningkatkan risiko Alzheimer dan stroke.

Dalam beberapa kasus, mereka yang menderita depresi berat cenderung mencoba mengakhiri hidup mereka dengan bunuh diri. Jadi, sudah saatnya Anda menganggap serius stres dan depresi. Kenali perbedaan antara keduanya dan segera atasi stres dan depresi sebelum semuanya terlambat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top