Ono Ambulance | Jasa Sewa Ambulance, Kargo Jenazah Murah, Berkualitas, Lengkap

Latest News

Apa yang Terjadi di Ruang Isolasi Rumah Sakit ketika Mengobati Coronavirus?

Novel coronavirus telah menginfeksi ratusan orang di dunia dan lusinan dari mereka telah meninggal. Di Indonesia, beberapa orang yang diduga memiliki infeksi mulai dari Jakarta hingga Sorong, Papua, telah dirawat di rumah sakit.

Seseorang yang telah dicurigai Novel coronavirus biasanya segera diisolasi. Di sana, ia akan menerima perawatan khusus, mulai dari diagnosa hingga perawatan. Nah, apa yang terjadi di ruang isolasi rumah sakit ketika seorang pasien diduga terinfeksi oleh coronavirus? Lihatlah ulasan di bawah ini.

Ruang isolasi di rumah sakit tempat perawatan tersangka coronavirus

Gejala baru coronavirus

Wabah coronavirus yang terjadi di Wuhan, Cina, atau disebut sebagai 2019-nCoV (Novel coroanvirus) membuat pemerintah Indonesia bergerak untuk mencegah. Salah satunya dengan memeriksa sejumlah pasien yang diduga terinfeksi virus.

Mulai dari RSPI Sulianti Saroso Jakarta, RSUD Raden Mattaher Jambi, hingga RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung (RSHS), dilaporkan melakukan pengamatan pada pasien yang menunjukkan gejala terinfeksi virus.

Pada Jumat (24/1), Direktur Medis dan Keperawatan RSPI Sulianti Saroso, dr. Diany Kusumawardhani, Spa. memberikan penjelasan tentang proses pemeriksaan pasien yang diduga terinfeksi coronavirus. Dia juga mengungkapkan beberapa fasilitas rumah sakit yang diperoleh pasien coronavirus hingga akhirnya dinyatakan positif atau negatif.

Menurut Dr. Diany, rumah sakit telah menyediakannya ruang isolasi khusus, laboratorium dan radiologi untuk mendukung pasien yang terinfeksi.

karantina adalah

Seperti yang dilaporkan dari halaman Medline Plus, ruang isolasi dibuat untuk menciptakan penghalang antara yang lain, pasien, dan virus. Tujuannya untuk mengurangi penyebaran virus di rumah sakit.

Biasanya, pengunjung ke pasien dalam isolasi dibatasi dan harus melaporkan di kamar perawat sebelum mendekati ruangan. Isolasi rumah sakit sangat normal dilakukan, terutama ketika ada pasien yang terkena influenza dan virus seperti coronavirus.

Pasien juga diharuskan untuk tetap berada di ruangan sesering mungkin selama studi virus. Meskipun sangat jarang, mereka mungkin diizinkan meninggalkan ruangan gunakan topeng dan pakaian pelindung.

Selain itu, tenaga medis yang merawat pasien juga memakai peralatan pelindung lengkap untuk menghindari transmisi. Dengan begitu, virus yang masih dikatakan baru tidak menyebar ke mana-mana.

Meski begitu, pasien tetap bisa berkomunikasi dengan orang luar. Menurut kata-kata Dr. Pompini Agustina, Sp.P, Kelompok Kerja Penyakit Infeksi Muncul RSPI, pasien masih bisa berkomunikasi dengan orang luar atau keluarga mereka.

Di dalam ruangan ada monitor sehingga pasien dapat melihat, berbicara, dan mendengar dari luar ruangan. Dan sebaliknya.

Penanganan Novel coronavirus di rumah sakit

pemeriksaan laboratorium demam berdarah

Seperti dilansir Dr. Pompini, Novel coronavirus adalah jenis virus baru, jadi penularan dan penyebabnya masih dipelajari. Ruang isolasi di rumah sakit bertujuan untuk membuat pasien curiga coronavirus aman dan tidak menyebar ke orang lain.

Rumah sakit digunakan sebagai rujukan ketika ada pasien yang dicurigai coronavirus biasanya staf dan fasilitas medis ketika menangani kasus yang sama. Misalnya, SARS dan jenisnya coronavirus yang lain.

Penanganan yang diberikan oleh dokter dan rumah sakit ketika pasien yang diduga datang pertama kali diberi obat demam. Ini karena gejala awal Novel coronavirus adalah demam tinggi, jadi sangat penting untuk mengobati gejala awal.

pemeriksaan laboratorium

Selanjutnya, jika pasien batuk, dokter akan memberikan obat batuk. Jika pasien memiliki penyakit lain di luar infeksi virus, dokter juga mencoba mengobatinya gejala penyakit itu.

Kendati demikian, pencegahan infeksi virus adalah hal yang paling penting. Karena itu, ketika pasien tiba, tenaga medis akan mencoba mengambil sampel dari hidung, tenggorokan, dan dahak.

Kemudian, sampel akan dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan untuk penelitian. Hasil penelitian ini diharapkan keluar dengan cepat sehingga tenaga medis tahu apa yang dibutuhkan oleh pasien berikutnya.

Perawatan di rumah sakit didapatkan oleh pasien yang dicurigai Novel coronavirus lebih untuk mencegah penularan dengan menyediakan ruang isolasi dan mengobati gejala. Tenaga medis masih membutuhkan hasil dari laboratorium untuk mengambil langkah selanjutnya.

Pos Apa yang Terjadi di Ruang Isolasi Rumah Sakit ketika Mengobati Coronavirus? muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top