Latest News

Apakah cukup dengan berkonsultasi dan mengunjungi dokter secara online?

Perkembangan teknologi yang semakin canggih sekarang memudahkan kita untuk berkonsultasi dengan dokter on line. Baik itu berkonsultasi dengan diagnosis penyakit, cek kesehatan hari, hingga rekomendasi perawatan, semua dapat melalui layar ponsel Anda. Tetapi di sisi lain, ada lebih banyak menenangkan ketika konsultasi dilakukan tatap muka. Jadi, mana yang lebih baik antara praktik konsultasi dokter pada umumnya? on line atau tatap muka?

Konsultasi dokter on line adalah terobosan baru

Satu platform on line yang menyediakan layanan konsultasi dokter didirikan pada tahun 1998, dipelopori oleh layanan kesehatan non-komersial Swedia.

Mereka memberikan konsultasi gratis on line, mengenai keluhan atau penyakit tertentu yang dialami pasien. Melihat inovasi dunia medis ini, membuat peneliti tertarik untuk mengetahui apakah metode ini dapat membantu menjawab kebutuhan pasien.

Sebuah studi yang dipublikasikan di Jurnal Penelitian Internet Medis berpendapat, platform online ini memberikan kenyamanan bagi mereka yang ingin bertanya tentang kesehatan mereka. Kehadiran ini juga menjawab kebutuhan yang mungkin tidak diperoleh pada konsultasi dokter reguler.

Misalnya, pasien dapat mengajukan pertanyaan pribadi tentang penyakit mereka secara bebas. Selain itu, pasien yang datang ke dokter online biasanya mencarinya pendapat kedua dari kondisi kesehatannya.

Para peneliti juga menemukan bahwa pasien merasa bahwa mereka mendapatkan informasi dengan jelas, karena penjelasan dokter ditulis melalui platform ini. Mereka mengakui, informasi yang mereka terima seringkali tidak jelas ketika mereka berkonsultasi dengan dokter secara langsung (tatap muka).

Juga disebutkan dalam artikel dari Prescriber, beberapa perusahaan layanan medis online juga menyarankan bahwa teknologi dapat menawarkan solusi tanpa harus merasa tertekan dengan menemui dokter secara langsung.

Kedekatan akses ke informasi kesehatan, serta konsultasi langsung masih dapat dirasakan hingga saat ini. Faktanya, aplikasi konsultasi dokter terus berkembang. Setiap perusahaan menawarkan layanan yang dinamis, seperti konsultasi dokter 24/7.

Tatap muka dengan dokter juga penting

Ivermectin adalah obat

Teknologi sekarang menyediakan fasilitas ringkas yang menjadi media pertemuan antara seseorang dan dokter secara online. Bahkan pasien tidak perlu repot membuat jadwal atau menunggu dokter berkonsultasi. Namun demikian, mungkin tidak semua orang merasa nyaman dengan kehadiran platform konsultasi medis berbasis online.

Kembali ke situs web Prescriber, beberapa dokter di Inggris mengakui bahwa mereka tidak setuju dengan keberadaan media dokter online. Helen Salisbury, dokter umum dari Oxford di Inggris, berbicara tentang ini.

Menurut Salisbury, berbahaya ketika seorang pasien memberikan rekam medis dan rincian gejala dalam kuesioner sehingga aplikasi online dapat merekomendasikan perawatan tertentu kepadanya. Sebab, belum tentu semua pasien cocok untuk obat yang disarankan oleh dokter.

"Bisakah Anda meresepkan antibiotik tanpa memeriksa pasien? Saya juga khawatir ketika ada beberapa obat yang ditawarkanmenaikkan dan tidak ada pemeriksaan yang sedang berlangsung, "kata Salisbury.

Dia menambahkan, kuesioner dan proses yang dilakukan oleh layanan dokter online perlu dilakukan dalam kontrol kualitas yang ketat. Salisbury ragu apakah praktik kesehatan ini dapat dilakukan dengan aman.

Sementara itu, Mike Kirby, GP dan Letchworth profesor praktik umum di University of Hertfordshire, selalu mengingatkan pasien untuk berkonsultasi tatap muka, sehingga mereka mengerti proses pemeriksaan dokter.

Membahas masalah dokter online, Kirby mengatakan bahwa tidak ada catatan medis dari setiap pasien. Ada kemungkinan bahwa tidak semua pasien dapat mengingat alergi mereka melalui pendekatan kuesioner.

Salah satu keuntungan dari perawatan tatap muka di Inggris, ketika seorang pasien berganti dokter, National Health Service atau NHS (layanan kesehatan nasional di Inggris) memiliki catatan medis dan catatan perawatan pasien. Jadi dokter juga bisa mengetahui riwayat pasien.

Selain itu, Kirby juga berpendapat bahwa konsultasi yang dilakukan melalui telepon dapat menimbulkan risiko. Karena dokter daring tidak memegang rekam medis pasien.

Jadi, apakah cukup berkonsultasi dengan dokter online?

Anemia apa ke dokter

Sekarang Anda memiliki gagasan tentang apa yang bisa dan tidak dapat diperoleh dari konsultasi dokter on line atas.

Setiap orang berhak berkonsultasi dengan dokter menggunakan platform on line mengenai kondisi kesehatannya. Banyak orang ingin bertanya tentang gejala atau hanya nasihat dokter dari penyakit atau keluhan yang mereka alami.

Tentu saja, Anda masih dapat berkonsultasi dengan dokter melalui suatu metode on line. Harus ada informasi berguna yang melengkapi keingintahuan setiap pasien ketika mendiskusikannya dengan dokter. Namun, Anda harus dapat memilah-milah informasi itu dan berkonsultasi dokter umum tatap muka.

Namun, dokter umum dan Anda tahu seluruh riwayat rekam medis dan perawatan. Lebih baik, dalam kasus medis yang lebih parah, pemberian rekomendasi obat, dapat langsung dilakukan oleh dokter umum atau spesialis.

Pos Apakah cukup dengan berkonsultasi dan mengunjungi dokter secara online? muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top