• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Apakah mungkin melakukan hubungan seks melalui kursi toilet umum?

Meski terlihat bersih, toilet umum masih menimbulkan kekhawatiran. Karena toilet dikenal sebagai sarang dari berbagai jenis kuman. Inilah sebabnya mengapa banyak orang yang lebih suka toilet jongkok karena takut tertular kuman, apalagi terkena penyakit menular seksual dari kursi toilet. Tunggu sebentar, apakah benar penyakit kelamin bisa ditularkan melalui toilet? Penjelasan berikut.

Bisakah saya mendapatkan penyakit kelamin dari kursi toilet?

buang air kecil setelah berhubungan seks

Pada dasarnya, virus memasuki tubuh melalui selaput lendir, yang merupakan jenis kulit yang ditemukan di mulut, alat kelamin, dan anus. Virus juga dapat masuk ke dalam tubuh melalui permukaan kulit yang terbuka (luka) atau cairan air mata.

Menurut Dr. Mary Jane Minkin, seorang profesor kebidanan dan kandungan di Yale Medical School, sebagian besar bakteri tidak dapat hidup di luar jaringan manusia. Alasannya, jaringan tubuh manusia adalah lingkungan yang ideal untuk pertumbuhan bakteri.

Sementara itu, Philip Tierno, Ph.D., seorang profesor klinis dari NYU Langone Medical Center mengatakan bahwa virusnya herpes, klamidia, dan Gonorea hanya bisa hidup di luar tubuh manusia selama sekitar 10 detik. Itu berarti bahwa bakteri atau virus yang menyebabkan penyakit kelamin tidak dapat hidup di luar tubuh untuk waktu yang lama.

Kemudian, hampir tidak mungkin seseorang terinfeksi dengan penyakit kelamin melalui kursi toilet umum, handuk, atau benda lain yang digunakan oleh orang yang terinfeksi.

Selain itu, bakteri atau virus yang menyebabkan penyakit kelamin juga tidak akan terbawa oleh urin. Karena alasan ini, bakteri atau virus tidak akan menempel pada permukaan yang dingin dan keras seperti toilet.

Yang harus lebih dikhawatirkan adalah penularan melalui kontak antara kulit (sentuhan) atau mulut (ciuman). Ya, berciuman bisa menyebarkan herpes. Bahkan, ciuman yang lebih basah dan lebih dalam dapat menyebarkan gonore dan klamidia.

Sementara itu, kontak dari kulit dan kulit juga dapat menyebarkan infeksi seperti kutil kelamin, herpes, kudis, dan kutu kemaluan.

Cara aman menggunakan toilet umum

ingin kencing terus menerus dengan gugup

Meskipun dudukan toilet tidak akan membuat Anda terkena penyakit kelamin, tidak ada salahnya untuk terus melindungi diri dari paparan kuman di toilet. Caranya adalah membersihkan dudukan toilet dengan tisu terlebih dahulu sebelum digunakan.

Setelah selesai buang air kecil atau besar, bersihkan dan bersihkan alat kelamin hingga kering untuk mencegah kuman tertinggal di alat kelamin Anda. Jangan lupa untuk membilas (menyiram) toilet untuk membilas kuman yang tertinggal di toilet.

Sistem kekebalan tubuh Anda sendiri adalah pertahanan utama terhadap penyakit menular di toilet umum. Yang penting adalah Anda harus mencuci tangan setelah menggunakan toilet.

Mencuci tangan tidak hanya mencuci, menggosok, membilas, dan hanya mengeringkannya. Lakukan teknik mencuci tangan dengan benar dan benar selama 20 hingga 30 detik pada semua bagian telapak tangan dan jari, termasuk di bawah kuku jari. Berikan usapan lembut di antara jari-jari Anda untuk melonggarkan dan melepaskan kuman yang bersarang di tangan. Setelah itu, bilas sampai bersih dan keringkan dengan tisu atau pengering tangan.

Jangan berhenti di situ, gunakan tisu kering saat menutup keran air dan sentuh gagang pintu toilet saat keluar dari toilet. Ini berguna untuk mencegah tangan Anda membawa kuman saat kembali beraktivitas.

Pos Apakah mungkin melakukan hubungan seks melalui kursi toilet umum? muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top