Ono Ambulance | Jasa Sewa Ambulance, Kargo Jenazah Murah, Berkualitas, Lengkap

Latest News

Apakah permen dan acar termasuk makanan sehat?

Acar atau manisan tentu saja sering dilakukan camilan keluarga. Makanan ini memang memanjakan lidah dengan rasa manis, asin, dan asam. Meskipun banyak orang menyukainya karena rasanya membuat ketagihan, apakah permen dan acar termasuk makanan sehat? Ayo, cari tahu jawabannya di ulasan berikut.

Apa itu manisan dan acar?

Permen dan acar adalah makanan yang disukai banyak orang Indonesia. Manisan biasanya dibuat dari buah-buahan yang direndam lama dalam air gula. Sedangkan acar diolah dari berbagai jenis sayuran dan buah yang direndam dalam larutan cuka dan garam.

Penambahan gula atau cuka dan garam untuk makanan tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan rasa, tetapi juga untuk melestarikannya untuk tahan lama.

Larutan gula atau cuka dan garam membuat kadar air dalam buah-buahan dan sayuran menjadi berkurang. Kandungan air yang rendah pada buah ini bisa menghambat pertumbuhan mikroba sehingga makanan tidak cepat rusak.

Jadi, apakah permen dan acar adalah makanan sehat?

buah acar
Sumber: BP Giude

Manisan termasuk dalam kelompok makanan yang tinggi gula yang konsumsinya harus dibatasi agar tubuh tetap sehat. Meskipun gula dibutuhkan oleh tubuh sebagai energi untuk melakukan aktivitas, makanan jenis ini dapat menyebabkan masalah kesehatan di kemudian hari.

Pelaporan dari Klinik Mayo, ada beberapa alasan mengapa makanan tinggi gula tidak baik untuk kesehatan, termasuk:

  • Manisan kandungan gizinya lebih rendah dari buah segar
  • Jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, dapat meningkatkan risiko kelebihan berat badan (kegemukan)
  • Kandungan gula yang tinggi memungkinkan bakteri dalam gigi tumbuh dengan cepat sehingga meningkatkan risiko kerusakan gigi.

Selain itu, permen cenderung dimiliki indeks glikemik yang tinggi. Itu artinya, makanan ini akan sangat cepat diubah menjadi glukosa sehingga kadar gula darah di dalam tubuh akan melonjak dengan cepat.

Efeknya, insulin, hormon yang bertanggung jawab untuk mengubah glukosa menjadi energi, akan bekerja lebih keras. Kondisi ini jika terus menerus dapat meningkatkan risiko diabetes.

Dibandingkan manfaatnya, permen memberi lebih banyak efek buruk pada kesehatan sehingga tidak termasuk makanan sehat. Nah, jika permen tidak dianggap makanan sehat, bagaimana dengan acar?

Acar yang direndam dalam garam atau larutan cuka memang menyediakan mineral, seperti natrium dan kalium. Mineral ini bermanfaat untuk menjaga keseimbangan elektrolit serta kesehatan saraf dan otot.

Sehat atau tidak tergantung pada seberapa banyak makanan yang Anda konsumsi. Terlalu sering mengonsumsi makanan asam dan asin tentu tidak baik untuk tekanan darah, kesehatan gigi, dan pencernaan. Jika Anda memiliki GERD (peningkatan asam lambung ke kerongkongan), makanan ini bisa memicu gejala.

Kiat sehat untuk mengonsumsi permen dan acar

manisan buah

Agar tetap sehat, konsumsi makanan seperti permen atau acar tidak boleh berlebihan. Jika Anda ingin menikmati permen, pertimbangkan berapa banyak gula yang Anda makan hari itu.

Selain itu, perhatikan juga waktu makan manisan, misalnya tidak dikonsumsi sebelum tidur atau setelah makan makanan lain yang tinggi kalori. Saat diasamkan, sebaiknya tidak dikonsumsi ketika kondisi pencernaan tidak sehat. Rasa asam dapat memperburuk masalah pencernaan Anda.

Meskipun permen dibuat dari buah, lebih baik bagi Anda untuk meningkatkan konsumsi buah segar. Begitu pula acar buah dan sayur. Selain lebih enak dan tidak terlalu manis, asam, atau asin, kandungan nutrisinya juga masih lengkap. Tentu Anda akan mendapat manfaat yang jauh lebih banyak.

Pos Apakah permen dan acar termasuk makanan sehat? muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top