• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Apakah Seks Langsung Pertama Berisiko HIV / AIDS?

HIV / AIDS adalah penyakit kronis yang melemahkan sistem kekebalan tubuh. Mengingat risiko penularan HIV terbesar adalah hubungan seksual, maka apakah seks yang pertama kali selalu berisiko menyebabkan HIV / AIDS? Temukan jawabannya di artikel ini.

Bagaimana kemungkinan tertular HIV / AIDS jika saya melakukan hubungan seks pertama kali?

Jika Anda dan pasangan berada dalam hubungan eksklusif (monogami), tentu saja risiko penularan HIV / AIDS akan menjadi sangat, sangat kecil, hampir tidak mungkin.

Begitu juga jika Anda berdua baru pertama kali akan berhubungan seks dan sudah terbukti tidak mengidap HIV / AIDS atau penyakit menular yang lain dites, risiko HIV relatif kecil.

Baik hubungan seks dengan kondom maupun tanpa kondom tidak dapat menularkan HIV / AIDS atau penyakit kelamin lainnya jika kedua pasangan benar-benar dijamin tidak memiliki riwayat penyakit kelamin.

Risiko penularan HIV / AIDS dari hubungan seks baru akan ada dan bisa sebesar pertama kali atau kesekian kalinya, bila hubungan seks dilakukan tanpa kondom dengan orang yang terinfeksi virus.

Ya, tidak menutup kemungkinan melakukan hubungan seks pertama kali bisa langsung menularkan HIV jika Anda berhubungan seks tanpa kondom dengan pasangan seks yang memiliki riwayat penyakit kelamin tertentu.

Selain itu, didiagnosis positif HIV / AIDS atau berhubungan seks dengan seseorang yang terinfeksi HIV / AIDS sebelumnya memiliki banyak pasangan seks, membuat Anda berisiko tertular HIV / AIDS.

Risikonya sama besar jika Anda terlibat dalam hubungan cinta satu malam dengan orang baru.

Padahal, sebenarnya Anda masih bisa berisiko tinggi tertular penyakit menular seksual seperti HIV / AIDS meski sudah menggunakan kondom.

Alasannya adalah, kondom bisa robek atau cara pemakaiannya yang tidak pas saat terbawa arus.

Tidak ada alasan, menggunakan kondom itu penting!

Menggunakan kondom adalah cara terbaik untuk menjamin seks yang aman, baik itu pertama kali maupun setelahnya.

Karena, terlepas dari apakah Anda sama-sama baru mengenal kenalan atau sudah menjalin hubungan dalam waktu yang lama, kemungkinan besar Anda tidak mengetahui detail apa pun tentang kondisi kesehatan satu sama lain.

Nyatanya, mungkin perbincangan tentang “sejarah petualangan” seksual satu sama lain tidak pernah terangkat dalam keseharian Anda.

Apalagi banyak penyakit menular seksual yang tidak menimbulkan gejala sama sekali pada penderita.

Itulah mengapa selalu ada kondom untuk mencegah penularan penyakit.

Bukan hanya HIV / AIDS, tapi juga risiko penyakit menular seksual lainnya. Yyang tidak kalah berbahaya dari HIV.

Begitu juga dengan tes penyakit kelamin

Penting juga untuk terbuka dan membicarakan riwayat seks satu sama lain. Mengetahui dan memahami satu sama lain dapat sangat membantu Anda dan pasangan mencegah risiko penularan HIV dan penyakit menular seksual lainnya.

Selain itu, kami berdua menjalani tes penyakit kelamin sebelum memutuskan untuk berhubungan seks untuk pertama kali juga tak kalah pentingnya.

Ini tidak hanya untuk menumbuhkan kecurigaan dan ketidakpercayaan di antara Anda berdua. Diuji untuk penyakit kelamin hanyalah masalah menghormati satu sama lain.

Hasil tes negatif memungkinkan kedua belah pihak untuk sepenuhnya terlibat dalam hubungan dengan keyakinan yang kuat pada status kesehatan pasangan mereka dan jaminan kesehatan mereka sendiri.

Sebaliknya, jika hasil tesnya positif, ini bisa memberi Anda berdua waktu untuk mendiskusikan pencegahan dan metode pengobatan yang tepat di masa depan sebelum memutuskan untuk berhubungan seks.

Pos Apakah Seks Langsung Pertama Berisiko HIV / AIDS? muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top