Latest News

Aturan Aman untuk Pemanasan Makanan Sahur (Waspadalah, Tidak Semua Dapat Dipanaskan!)

Bulan puasa memang memiliki berbagai rutinitas menarik yang hanya dilakukan setahun sekali, salah satunya adalah bangun pagi. Saat fajar membuat Anda harus makan makanan yang cukup di pagi hari. Tanpa alasan, banyak orang akhirnya hanya menghangatkan makanan dan tidak memasak secara langsung. Meski praktis, ada beberapa hal berbahaya yang bisa terjadi ketika Anda suka menghangatkan makanan untuk makan, lho. Apa bahayanya?

Bahaya sering memanaskan makanan untuk fajar

Umumnya kegiatan memasak makanan di bulan Ramadhan hanya fokus pada berbuka puasa. Saat subuh? Rata-rata, banyak orang masih mengandalkan sisa makanan dari berbuka puasa dan pemanasan ulang untuk fajar.

Biasanya, ibu rumah tangga atau Anda yang tinggal sendiri akan menggunakan microwave untuk menghangatkan lauk pauk. Memang rasa makanan tidak akan berubah, tetapi tahukah Anda, apakah nutrisi makanan bisa berubah?

Tidak apa-apa untuk menghangatkan makanan untuk suhoor, tetapi lebih baik tidak menghangatkannya berkali-kali. Karena, semakin sering makanan disimpan di lemari es dan dipanaskan kembali sesudahnya, bisa memicu racun dalam makanan.

Proses memanaskan makanan untuk fajar berulang kali dapat mengubah zat yang ada dalam makanan menjadi racun yang bersifat karsinogen, zat yang memicu sel kanker. S.Selain itu, ketika makanan didinginkan dalam lemari es, bakteri dari bahan lain dalam lemari es menjadi mudah untuk dipindahkan dan berkembang biak menjadi makanan.

Terutama jika Anda memecahkan makanan cepat saji yang Anda akan menghangatkan kembali ketika makanan didasarkan pada daging, ikan, dan telur. Bahan-bahan ini, jika didinginkan atau dibiarkan sendiri, akan mudah ditempati oleh bakteri.

Menghangatkan makanan untuk fajar tidak apa-apa, selama …

Adalah sah untuk menghangatkan makanan untuk dimakan saat fajar. Namun, ingat bahwa makanan hanya bisa dipanaskan sekali saja. Juga, perlu diingat bahwa makanan harus dibiarkan berdiri selama 2-3 jam sebelum memasuki lemari es. Ini mencegah bakteri menjadi mudah berkembang biak.

Cara yang tepat untuk menyimpan makanan untuk menghangatkan kembali adalah menempatkan makanan dalam wadah tertutup rapat. Setelah itu, simpan dalam kisaran suhu kulkas di bawah 4 derajat Celcius. Untuk makanan dari hewan, seperti ayam, daging sapi atau unggas, letakkan di atas freezer untuk mencegah risiko bakteri berkembang biak.

Makanan yang disimpan di lemari es dapat dikonsumsi paling lama hingga 4 hari. Sedangkan makanan yang dibekukan, bisa tahan hingga 3 hingga 5 bulan.

Saat ingin menghangatkan makanan hingga subuh, gunakan panas dengan suhu 74 derajat Celcius. Namun, tidak boleh dipanaskan hingga suhu lebih dari 74 derajat celius.

Makanan yang dipanaskan lebih dari suhu ini akan kehilangan kandungan gizinya. Untuk makanan cair atau pekat, pastikan Anda memanaskannya sampai mendidih.

Tips memanaskan makanan dan bahan makanan

Saat Anda ingin memanaskan makanan untuk sahur, gunakan tingkat panas dengan suhu 74 derajat Celcius. Namun, jangan dipanaskan hingga suhu lebih dari 74 derajat Celcius. Makanan yang dipanaskan lebih dari suhu ini akan kehilangan kandungan gizinya. Untuk makanan cair atau pekat, pastikan Anda memanaskannya sampai mendidih.

1. Ayam

Ayam adalah salah satu bahan makanan yang biasanya dipanaskan kembali. Ada baiknya untuk menghindari memanaskan lauk ayam berulang kali. Protein aktif ayam akan berubah saat dipanaskan. Dampaknya, Anda bisa mendapat masalah pencernaan.

2. Kentang

kentang merupakan salah satu jenis ubi jalar yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Namun, lauk kentang olahan tidak bisa dihangatkan berulang kali.

Kandungan nutrisi kentang akan menguap dan menghilang. Lebih baik kentang dikonsumsi hanya sekali setelah makanan dimasak.

3. Bayam

Pakar kesehatan mengimbau agar bayam tidak dimasak terlalu lama atau dipanaskan berulang kali. Alasannya itu akan menimbulkan efek berbahaya. Kandungan bayam nitrat akan berubah menjadi nitrit yang dapat menyebabkan kanker.

Pos Aturan Aman untuk Pemanasan Makanan Sahur (Waspadalah, Tidak Semua Dapat Dipanaskan!) muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top