Ono Ambulance | Jasa Sewa Ambulance, Kargo Jenazah Murah, Berkualitas, Lengkap

Penulis: Amel

Tips Kesehatan Sebelum Tidur

7 Tips Kesehatan Sebelum Tidur yang Bisa Anda Coba

Tidur adalah cara paling tepat untuk melampiaskan rasa lelah. Namun, sebelum merebahkan diri ke tempat tidur dan beristirahat, Anda sebaiknya pergi ke kamar mandi untuk mencuci wajah dan kaki, serta menyikat gigi. Hal itu bertujuan agar pertumbuhan bakteri yang bisa mengganggu kesehatan dapat dihalau.

Di samping mencuci wajah dan kaki serta menyikat gigi, tahukah Anda bahwa terdapat kebiasaan positif lain yang bisa dijadikan sebagai kebiasaan sebelum tidur? Berikut beberapa Tips Kesehatan Sebelum tidur di antaranya:

Tips Kesehatan Sebelum Tidur

1. Berkumur dengan cairan mouthwash

Dilansir dari Reader’s Digest, menggunakan obat kumur antiseptik atau fluoride (fluorida)  pada malam hari sesudah menyikat gigi dapat membantu memaksimalkan kebersihan gigi dan mulut. Pasalnya, larutan tersebut mampu mengurangi bakteri dan plak mulut sehingga membantu proses remineralisasi email gigi. Berkumur dengan larutan antiseptik juga bisa meredakan gejala gigi sensitif, lho!

2. Tidur di waktu yang sama setiap hari

Perlu diketahui bahwa kesehatan jangka panjang tergantung pada regenerasi yang terjadi selama Anda tertidur nyenyak. Itu karena hormon-hormon disekresi untuk merangsang fungsi-fungsi penting, misalnya pembersihan hati, pembentukan otot, pembaruan jaringan, pemecahan simpanan lemak, dan normalisasi gula darah.

Jadi, agar keseluruhan proses tersebut berjalan dengan optimal, Anda wajib bangun dan tidur di waktu yang sama setiap hari.

3. Konsumsi serat, protein, dan lemak sehat

Masih lapar sebelum tidur? Lebih baik ganti keinginan Anda untuk menyantap kudapan manis atau kelewat gurih dengan kacang almond, yoghurt, buah-buahan, atau telur rebus.

Pastikan untuk menghindari pati dan gula, karena keduanya meningkatkan kadar insulin sehingga tidur menjadi gelisah. Selain itu, hindari pula konsumsi makanan yang terlalu berminyak dan berlemak, karena bisa membuat perut melilit dan penuh gas sebelum tidur.

4. Lakukan gerakan yoga sederhana

Bekerja di kantor dan menaiki kendaraan membuat pinggul maupun paha belakang tegang di pengujung hari. Oleh sebab itu, lakukanlah beberapa gerakan yoga yang simpel, misalnya supine hamstring pose dan figure pose.

Dalam melakukannya, jangan lupa untuk mengatur napas yang dalam menggunakan hidung (bukan dengan mulut). Lakukanlah gerakan tersebut masing-masing hingga 2 menit, sehingga mampu meregangkan dan membuat tubuh serta pikiran terasa relaks sebelum tidur.

5.  Mengonsumsi probiotik

Keseimbangan bakteri dalam usus berpengaruh besar pada kesehatan saluran cerna. Oleh karena itu, konsumsilah probiotik, baik berupa minuman atau tablet kunyah, sebelum tidur untuk mencegah terjadinya obesitas dan kanker usus.

Dilansir dari Reader’s Digest, probiotik bekerja optimal saat perut tidak dipenuhi makanan. Sehingga, kinerja probiotik untuk memelihara bakteri baik dalam usus tidak mengganggu enzim pencernaan.

6. Minum air lemon hangat

Tingkat pH dalam tubuh Anda perlu diseimbangkan, dan malam hari adalah waktu yang tepat untuk melakukannya. Maka, minumlah secangkir air lemon hangat untuk membantu menciptakan alkalinitas dalam tubuh.

Ya, meski sebelum dicerna air lemon itu bersifat asam, tetapi sesudah masuk proses metabolisme, itu akan memiliki efek alkali. Jika pH dalam tubuh seimbang, Anda pun menjadi tak mudah terserang berbagai macam jenis penyakit.

7. Hindari alkohol dan kafein

Penelitian menunjukkan bahwa alkohol dapat mengganggu neurotransmiter di otak, yang mengatur siklus tidur. Apalagi jika Anda sudah menopause, mengonsumsi minuman beralkohol di malam hari hanya akan meningkatkan serangan hot flashes.

Sedangkan untuk kafein (kopi dan cokelat hitam), sebaiknya batasi konsumsinya setelah jam dua siang. Itu karena secangkir kopi yang Anda minum saat pagi hari masih menyisakan 25 persen kafein di dalam tubuh. Bayangkan jika Anda masih mengonsumsi kafein sampai sore atau malam hari, bisa-bisa mata Anda melek sampai pagi!

 

 

 

Tips Kesehatan Sederhana

10 Tips Kesehatan Sederhana Dan Mudah

Setiap orang ingin membangun hidup yang sehat, namun belum tahu bagaimana cara hidup sehat. Langkah awal adalah untuk meyakini bahwa perubahan pola hidup sekecil apapun dapat berpengaruh pada tubuh, selanjutnya terapkan beberapa tips kesehatan sederhana sehat berikut ini.

Tips Kesehatan Hidup Sehat yang Sederhana dan Mudah

Hidup sehat didapatkan dari kebiasaan pola hidup dan pola makan yang sehat. Bukan hanya konsumsi makanan sehat setiap hari, namun penting juga untuk mengelola stres, olahraga, meminimalkan kebiasaan buruk, menjaga kualitas tidur, dll.

Meski cara hidup sehat bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan, hidup sehat mempunyai banyak manfaat seperti membantu Anda menjaga berat badan dan meningkatkan energi. Anda juga dapat mencegah terjadinya penyakit serius bila menjalani gaya hidup sehat.

Berikut ini beberapa tips hidup sehat untuk Anda jalani:

  1. Makan Sehat dan Diet Seimbang

Kunci utama hidup sehat adalah dengan memenuhi kebutuhan gizi harian. Nutrisi dalam tubuh berguna agar tubuh dapat tumbuh dan berkembang serta menjalankan fungsinya dengan maksimal. Apabila fungsi organ tubuh normal, maka risiko penyakit kronis pun menurun.

Setidaknya, tubuh membutuhkan 40 nutrisi berbeda yang tidak didapatkan hanya dengan satu jenis makanan. Anda dianjurkan untuk makan kombinasi sayur-sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, lemak sehat, dan asam lemak omega-3.

Jika Anda memiliki kebiasaan pola makan yang tidak sehat, sepertinya Anda perlu mendata semua makanan yang dikonsumsi setiap hari. Batasi asupan makanan tidak sehat seperti makanan olahan, junk food, makanan berlemak, daging merah, minuman manis, lemak trans, dan kelebihan natrium.

  1. Mengatur Jadwal dan Porsi Makan

Setelah Anda sudah berkomitmen untuk mengonsumsi makanan sehat, selanjutnya Anda harus mengontrol porsi makan dan jadwal makan yang teratur. Sebagai contoh, jangan makan berlebihan. Mengatur porsi makan akan membantu Anda untuk membatasi asupan kalori harian.

Berikut ini beberapa tips untuk mengontrol porsi makan Anda:

  • Gunakan piring yang lebih kecil.
  • Hitung kalori makanan sebelum mengonsumsinya. Total jumlah kalori harian yang dianjurkan adalah 2.000 kalori untuk wanita dan 2.500 untuk pria.
  • Contoh porsi yang sesuai adalah 100 g daging, sepotong buah ukuran sedang, dan setengah cangkir pasta.
  • Bila makan di luar, Anda dapat berbagi porsi dengan teman Anda.

Sementara itu, berikut ini jadwal makan yang dianjurkan:

  • Sarapan sekitar 7-8 pagi.
  • Makan siang sekitar jam 11-12 siang.
  • Makan malam sekitar jam 6 sore atau setidaknya 3 jam sebelum tidur.
  • Bila masih lapar, Anda dapat makan cemilan sehat seperti smoothie, buah pisang atau apel, kacang-kacangan, atau yogurt.
  1. Olahraga Secara Teratur

Hidup sehat yang sering kali dilewatkan oleh masyarakat yang tinggal di kota besar adalah olahraga. Olahraga dengan cara yang benar dan waktu yang tepat dapat melancarkan peredaran darah, menguatkan otot dan tulang, membakar kalori, menambah energi, serta membuat fisik dan mental menjadi sehat.

Pakar kesehatan menyarankan untuk berolahraga dengan durasi total minimal 150 menit tiap minggu. Anda dapat memilih jenis latihan ringan seperti jalan kaki, joging, lari santai, atau naik tangga daripada naik lift. Setelah sudah terbiasa, Anda dapat melakukan latihan lain seperti squat, lunge, push-up, plank, dll.

  1. Kelola Stres

Stres adalah bentuk perasaan yang tidak dapat dihindari dan menimbulkan gejala fisik seperti sakit kepala, sakit perut, meningkatnya tekanan darah tinggi, dada terasa sakit, hingga susah tidur. Stres berkepanjangan dapat memicu penyakit, karena itu Anda harus mengelolanya dengan baik.

Sebelum perasaan stres semakin besar, sebaiknya lakukan berbagai aktivitas untuk koping dari stres. Anda dapat melakukan yoga, meditasi, refleksi, jalan-jalan, menghabiskan momen dengan teman-teman, atau aktivitas lainnya yang membuat Anda bahagia. Bila stres memicu depresi, sebaiknya hubungi psikolog.

  1. Istirahat Cukup

Tanggung jawab sehari-hari seperti pekerjaan, tugas sekolah, atau masalah hidup lainnya mungkin membuat Anda sering tidur larut malam. Bagaimanapun, istirahat cukup adalah kunci mendapatkan tubuh dan pikiran yang sehat.

Pastikan jam tidur Anda terpenuhi dengan membiasakan tidur dan bangun tidur secara teratur. Durasi tidur yang dianjurkan untuk orang dewasa adalah 7-9 jam per hari, namun setiap orang mungkin memiliki kebutuhan yang berbeda-beda.

Apabila Anda memiliki masalah tidur, Anda dianjurkan untuk mandi air hangat, membaca buku, atau mendengarkan musik dapat menjadi aktivitas menjelang tidur yang membantu tubuh untuk istirahat. Ingat, tubuh Anda butuh istirahat agar fungsi organ-organ tubuh tetap sehat.

  1. Penuhi Kebutuhan Cairan

Salah satu cara hidup sehat paling dasar yang mungkin sering diabaikan adalah sebagian orang tidak memenuhi kebutuhan asupan cairan harian. Bila Anda kekurangan cairan, Anda akan berisiko tinggi mengalami dehidrasi dan memicu gangguan kesehatan lainnya.

Tubuh manusia terdiri dari 60-70% air untuk mengoptimalkan fungsi organ tubuh. Jadi, sangat penting untuk minum air putih yang cukup setiap hari. Kebutuhan air setiap orang mungkin berbeda-beda sesuai dengan usia, aktivitas harian, dan faktor lainnya, namun disarankan untuk minum air setidaknya 1,5-2 liter per hari.

  1. Kurangi Asupan Garam dan Gula

Asupan garam yang tinggi memicu tekanan darah tinggi dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Bila Anda pecinta makanan asin, sebaiknya kontrol diri Anda demi kesehatan jangka panjang. Anda dapat menggantinya bumbu asin dengan rempah-rempah atau variasi rasa lainnya.

Selain itu, batasi juga asupan gula harian. Rasa manis dari makanan atau minuman tinggi gula memang menggoda, namun kebanyakan asupan gula tersebut tidak sehat. Misalnya, gula dalam minuman manis tidak dapat diolah menjadi energi dan akan menumpuk di tubuh. Kebanyakan asupan gula akan memicu diabetes dan gangguan kesehatan lainnya.

  1. Jaga Tekanan Darah Normal

Tips kesehatan hidup sederhana sehat dan mudah selanjutnya adalah untuk selalu menjaga tekanan darah Anda. Pastikan tekanan darah, kadar kolesterol, dan gula darah Anda normal. Ketiga faktor ini penting agar Anda selalu sehat.

Tubuh yang sehat memiliki:

  • Tekanan Darah: kurang dari 120/80
  • Total Kolesterol: kurang dari 200 mg/dL
  • Gula Darah: kurang dari 100 mg/dL

Anda dianjurkan untuk cek kesehatan secara rutin dan konsultasi pada dokter apabila memiliki risiko gangguan medis terkait tekanan darah, kolesterol, dan gula darah.

  1. Jaga Berat Badan

Apabila Anda menjalani gaya hidup sehat, maka Anda juga akan mendapat berat badan ideal. Seseorang dengan berat badan ideal memiliki risiko yang lebih rendah untuk mengalami penyakit jantung, kanker, diabetes, dan sebagainya.

Pastikan Anda mengontrol secara rutin berat badan Anda. Ikuti skala berat badan normal berdasarkan kalkulator body mass index (BMI), yaitu 18.5-24.9. Bila skala berat badan Anda kurang atau lebih dari indikator itu, maka segera membuat program berat badan ideal.

  1. Jangan Merokok

Tidak ada manfaat kesehatan dari merokok. Merokok meningkatkan risiko berbagai penyakit termasuk kanker paru-paru, penyakit jantung, diabetes, penyakit pernapasan, stroke, dan sebagainya. Merokok juga melemahkan sistem imun Anda dan berisiko pada gangguan kesehatan yang lebih serius.

Itulah beberapa tips hidup sehat. Sangat dianjurkan untuk mulai peduli pada kesehatan diri sendiri sejak dini. Hidup sehat dimulai dari perubahan kecil seperti mulai konsumsi sayuran dan olahraga ringan.

Apabila Anda memiliki riwayat penyakit sehingga sulit menjalankan tips hidup sehat tersebut, sebaiknya konsultasi dengan dokter untuk perubahan gaya hidup sehat seperti apa yang sesuai dengan kondisi Anda.

 

Tips Kesehatan Saat Puasa

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Berpuasa adalah salah satu cara untuk melakukan proses detoksifikasi atau pembuangan zat-zat beracun dari dalam tubuh secara alami. Namun proses detoksifikasi ini tidak akan maksimal jika tidak diimbangi dengan penerapan gaya hidup sehat dan fit saat puasa.

Itu sebabnya asupan makanan saat sahur dan berbuka serta kebiasaan yang dilakukan selama puasa sangat penting untuk diperhatikan. Hal ini dilakukan agar Anda tetap sehat dan fit saat puasa.

 

Tips Kesehatan saat puasa

Berikut ini beberapa cara sederhana yang bisa Anda lakukan selama bulan ramadan agar tubuh tetap fit saat puasa.

1.      Jangan Lewatkan Sahur

Cara paling sederhana untuk tetap fit saat puasa adalah jangan pernah lewatkan sahur. Sama seperti sarapan pagi, sahur adalah bagian terpenting untuk menambah asupan energi selama seharian sampai tiba waktu berbuka. Makanlah yang benar saat sahur dengan memperhatikan asupan nutrisi seimbang dari karbohidrat kompleks, serat dan protein.

Anda bisa mengonsumsi makanan seperti beras merah, gandum, dan oat yang membuat kenyang lebih lama. Asupan makanan yang mengandung serat tinggi berasal dari kurma, biji-bijian, kentang, sayuran dan hampir semua buah terutama aprikot, plum, pepaya dan pisang.

Sedangkan asupan protein bisa Anda dapatkan dari telur, keju, yoghurt atau daging rendah lemak yang membantu menambah energi Anda sepanjang hari.

  1. Penuhi Kebutuhan Cairan

Sebagaian besar tubuh kita terdiri dari air, dan kita membutuhkan jumlah yang sama dengan air yang terbuang saat kita berpuasa. Minumlah setidaknya 8-12 gelas air putih sehari agar fit saat puasa. Anda bisa memenuhi cairan tersebut saat berbuka puasa hingga saat sahur agar membantu tubuh tetap terhidrasi.

Selain itu, ada baiknya Anda menghindari kafein. Pasalnya, kafein bersifat diuretik yang membuat kita lebih sering buang air kecil, sehingga cairan dalam tubuh cepat hilang.

Cobalah mengurangi minuman berkafein secara berlebihan selama bulan Ramadan untuk menghindari dehidrasi selama berpuasa.

  1. Makan Secukupnya

Selama Ramadan, waktu yang paling dinanti adalah waktu berbuka. Namun sayangnya banyak orang yang “kalap” ketika menyantap hidangan berbuka.

Langsung memakan banyak makanan saat berbuka akan membuat perut kembung dan begah. Itu sebabnya makan secukupnya dianjurkan saat berbuka puasa agar fit.

Anda bisa makan secara bertahap, saat berbuka makanlah makanan yang ringan seperti salad buah, es buah, kurma, atau air putih. Nah selang beberapa jam kemudian, barulah makan besar.

  1. Hindari Makanan Berminyak

Menu gorengan untuk berbuka puasa memang menggoda sekali. Namun ada baiknya Anda menghindari segala bentuk makanan yang digoreng dengan minyak dalam jumlah banyak agar fit saat puasa.

Pasalnya, makanan ini akan meningkatkan risiko kenaikan kolestrol dalam tubuh Anda.

  1. Mengurangi Makanan Dan Minuman yang Manis

Anda juga diharuskan mengurangi minuman dan makanan manis serta produk olahan agar fit saat puasa. Banyak orang yang keliru mengartikan maksud dari ‘berbuka dengan yang manis’.

Makanan atau minuman manis memang penting dikonsumsi saat berbuka untuk menormalkan gula darah. Hanya saja, Anda harus memperhatikan porsi makanan atau minuman manis yang dikonsumsi. Apalagi jika rasa manis tersebut terbuat dari gula.

Pasalnya, tanpa disadari, minuman dan makanan manis yang kita dikonsumsi secara rutin selama bulan Ramadan jutru akan menyebabkan kenaikan berat badan.

Anda harus ingat, untuk memastikan tubuh fit saat Ramadan, maka energi yang dikeluarkan harus lebih banyak daripada energi yang masuk.

  1. Olahraga

Puasa bukan jadi halangan untuk melakukan aktivitas fisik. Anda bisa melakukan olahraga dengan intesitas ringan sampai sedang setelah berbuka puasa agar fit, saat tubuh sudah terpenuhi asupan energinya.

Lakukan olahraga selama 30 menit dengan jalan kaki, bersepeda, jogging ataupun latihan lain yang sesuai dengan kondisi tubuh Anda.

  1. Tidur Yang Cukup

Selain memerhatikan asupan makanan, pengaturan pola tidur juga merupakan hal yang penting. Mengantuk selama puasa bukanlah disebabkan karena tidak makan dan minum seharian, melainkan karena Anda tidak memiliki waktu tidur yang cukup.

Jika harus bangun pagi untuk menyiapkan makan sahur, maka pada malam harinya Anda tidak boleh begadang untuk keperluan yang tidak terlalu penting.

Usahakan untuk tidur lebih cepat dari biasanya. Misalnya sesudah salat tarawih. Sebab, kurang tidur akan memengaruhi kinerja otak sehingga menghambat aktivitas Anda nantinya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

TIPS KESEHATAN SAAT BANJIR

6 Cara Menjaga Kesehatan Tubuh saat Kebanjiran

Musim hujan identik dengan terjadinya banjir di berbagai daerah. Banjir, baik dalam skala besar maupun kecil, merupakan pengalaman yang tidak menyenangkan. Selain menyebabkan gangguan dalam perjalanan dan kerusakan properti, banjir juga menyebabkan berbagai masalah kesehatan.
Melalui pencegahan yang baik, Anda dapat menjaga tubuh tetap sehat saat mengalami kebanjiran. Air banjir mengandung berbagai hal yang dapat membahayakan kesehatan tubuh. Anda dapat menemukan sampah rumah tangga, limbah berbahaya seperti zat karsinogenik arsenik, kromium, dan merkuri, benda rumah tangga, serta binatang liar seperti tikus dan ular, yang dapat menyebabkan penyakit.

Tips Kesehatan saat banjir

Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat kebanjiran, antara lain:

1. Hindari Berjalan Melewati Genangan Air

Berjalan melewati daerah yang kebanjiran dapat meningkatkan risiko terkena infeksi, seperti infeksi pada luka terbuka, dermatitis, konjungtivitis, serta infeksi telinga-hidung-tenggorokan akibat air yang kotor. Penyakit lain yang juga sering dijumpai adalah diare.
Jika Anda terpaksa harus melalui genangan air, segeralah mencuci daerah yang terkena dengan air bersih dan sabun. Tetap menjaga kebersihan tubuh dapat menghindari diri kita mengalami berbagai infeksi akibat kebanjiran.

2. Menjaga Kebersihan dengan Rutin Mencuci Tangan dengan Sabun

Cucilah tangan dengan cara yang benar setelah Anda terkena air yang terkontaminasi. Beberapa momen penting yang mengharuskan Anda mencuci tangan adalah setelah melakukan kontak dengan air banjir, setelah buang air besar atau kecil, serta sebelum menyiapkan dan mengonsumsi makanan.

3. Menutup Luka Terbuka

Luka terbuka dapat menjadi jalur masuknya bakteri yang dapat menyebabkan infeksi tubuh. Jika Anda memiliki luka, bersihkan dengan antiseptik, kemudian jaga agar luka tetap dalam keadaan tertutup. Tindakan ini bertujuan untuk menghindari luka terekspos kepada air banjir.
Pencegahan ini penting, terutama bila Anda memilik diabetes melitus atau tetanus. Kondisi diabetes melitus dapat memengaruhi proses penyembuhan luka yang Anda terjadi. Jika Anda belum memperoleh vaksin tetanus dalam 10 tahun terakhir, Anda direkomendasikan untuk melakukan vaksin secepatnya.

4. Waspadai Gigitan Nyamuk

Saat kebanjiran, nyamuk dapat berkembang biak dengan cepat. Hindari gigitan nyamuk dengan mengenakan pakaian lengan panjang dan berwarna gelap. Selain itu, gunakanlah penangkal serangga jika tersedia. Sebaiknya Anda juga membersihkan genangan-genangan air yang ada di dalam rumah.
Nyamuk dapat menjadi sumber penyebaran dari berbagai penyakit. Apabila Anda mengalami gejala, seperti demam, bintik merah pada kulit, nyeri sendi, dan nyeri otot, datanglah ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

5. Menggunakan Alat Pelindung saat Membersihkan Rumah

Ketika Anda membersihkan rumah Anda dari genangan air banjir, gunakanlah alat pelindung, seperti sarung tangan anti air, sepatu boots karet, dan kacamata pelindung. Keluarkanlah air genangan dari dalam rumah sesegera mungkin. Setelah itu, tembok rumah Anda dapat dibersihkan dengan air dan deterjen.
Kulkas dan tempat penyimpanan makanan yang kebanjiran juga perlu dibersihkan. Pakaian dapat dicuci menggunakan air hangat dan deterjen. Untuk benda-benda yang tidak dapat dicuci seperti matras, sebaiknya ganti dengan yang baru.
6. Membuang Makanan yang Terkontaminasi Banjir

Salah satu menjaga tubuh tetap sehat saat kebanjiran adalah dengan memastikan bahwa makanan yang Anda makan masih dalam keadaan baik. Bila terjadi mati lampu selama lebih dari 24 jam, maka berbagai makanan yang ada di lemari es harus segera dimakan.
Jika terdapat kecurigaan makanan telah rusak, sebaiknya jangan dikonsumsi dan segera dibuang. Bahan makanan yang telah terkontaminasi dengan air banjir juga tidak baik untuk disimpan.
Cara-cara di atas dapat membantu Anda mempersiapkan diri agar kesehatan tetap terjaga saat kebanjiran. Hal terpenting adalah memastikan kebersihan diri Anda dan lingkungan sekitar agar terhindari dari berbagai penyakit yang menyerang saat banjir.

Tips Kesehatan Sehari-hari

6 Langkah Sederhana Memulai Pola Hidup Sehat Sehari-hari Agar Panjang Umur

Banyak orang yang tidak begitu paham bagaimana caranya untuk menjaga dirinya tetap sehat, baik secara fisik dan mental. Padahal hidup sehat dan bahagia adalah kunci panjang umur. Artinya, semakin bahagia seseorang, maka besar pula kemungkinanya orang tersebut hidup lebih lama. Nah, salah satu cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk hidup lebih bahagia dan panjang umur adalah dengan menerapkan pola hidup sehat.

Yuk, kita simak panduan memulai pola hidup sehat sehari-haridi sini.

Langkah sederhana untuk memulai pola hidup sehat

Berikut beberapa cara sederhana yang bisa anda lakukan untuk memulai pola hidup sehat sehari-hari :

  1. Hindari stress

Macet di jalan, deadline tugas atau kerjaan yang mencekik, keuangan yang tersendat, hubungan asmara yang sedang renggang, dan berbagai perahara hidup lainnya tentu akan membuat Anda stres. Saat Anda merasa stres, semua sistem dalam tubuh Anda akan meresponnya dengan cara yang berbeda-beda. Stres yang bersifat kronis dapat berdampak pada kesehatan Anda secara keseluruhan. Nah, oleh sebab itu, berusahalah sebisa mungkin untuk mengurangi atau bahkan menghindari segala hal yang bisa membuat Anda stres.

Berhenti sebentar dari aktivitas yang sedang Anda kerjakan adalah hal lumrah. Ketika Anda sedang merasa tertekan, cobalah untuk menepi sebentar di tempat yang sepi. Tenangkan diri Anda sambil mengambil napas dalam-dalam dan embuskan secara perlahan.

Lakukan hal tersebut berulang kali sampai Anda merasa lebih rileks. Mengambil napas dalam-dalam sendiri telah terbukti menurunkan kadar kortisol, yang dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan.

Anda juga bisa melakukan berbagai aktivitas lainnya yang Anda senangi. Misalnya, membaca, menulis jurnal, atau pun bermain dengan hewan peliharaan. Intinya, buatlah diri Anda merasa nyaman dengan cara yang Anda senangi.

2. Bijak memilih makanan

Apa yang Anda makan tentu akan memengaruhi bagaimana tubuh Anda bekerja. Oleh sebabnya, penting bagi Anda untuk memerhatikan setiap makanan yang Anda konsumsi setiap hari.

Pastikan kalau makanan dalam piring Anda memenuhi prinsip gizi seimbang, yang mencangkup karbohidrat, serat, protein, dan lemak baik. Jangan hanya bergantung dengan satu jenis makanan pokok saja. Anda bisa mengganti makanan pokok dengan jagung, mi, ubi, atau kentang. Jadi, tak harus nasi terus.

Perhatikan pula porsi makan Anda. Memerhatikan porsi makan sangatlah penting untuk mencegah Anda mengalami kegemukan dan terserang berbagai penyakit kronis. Ingat, apapun yang berlebihan tentu tidak baik untuk tubuh.

Selain memilah makanan yang akan dikonsumsi, Anda juga harus bijak dalam mengolahnya. Hindari mengolah makanan dengan cara digoreng. Anda bisa mengolah makanan dengan cara yang lebih sehat, seperti direbus, dikukus, atau ditumis.

3. Sempatkan olahraga setiap hari

Olahraga tak melulu harus jogging atau pergi ke gym. Anda bebas melakukan berbagai jenis olahraga yang memang Anda sukai. Jika Anda suka bersepeda atau berenang, maka jangan ragu untuk melakukannya. Begitu pula jika hanya menyukai jalan santai. Kuncinya satu, buatlah tubuh Anda aktif bergerak setiap hari.

Dengan aktif bergerak, tubuh Anda akan berusaha untuk membakar kalori yang mengendap di tubuh. Lebih dari itu, hal ini juga dapat membantu mengalirkan lebih banyak oksigen ke dalam sel-sel tubuh dan menjaganya tetap sehat. Tak heran jika setelah olahraga atau melakukan aktivitas fisik Anda jadi merasa lebih bugar.

Nah, bagi Anda pekerja kantoran yang mungkin tidak memiliki banyak waktu untuk berolahraga, Anda bisa melakukan berbagai aktivitas fisik sederhana guna memastikan tubuh Anda tetap bergerak.

Saat menuju ruangan kantor, cobalah untuk memilih naik tangga ketimbang naik lift atau eskalator. Anda juga bisa meluangkan waktu untuk berjalan-jalan atau sekadar naik turun tangga sebelum dan sesudah makan siang.

Terkadang dengan perubahan kecil dalam rutinitas sehari-hari bisa membantu Anda menjadi lebih aktif berolahraga.

4. Kurangi gula mulai hari ini

Anda penyuka dessert alias makanan manis? Cupcake, es krim, permen, brownies, memang sangat menggonda lidah. Namun, mulai hari ini berniatlah untuk mengurangi atau bahkan menghindari berbagai makanan tersebut.

Hal ini bukan tanpa alasan. Pasalnya, asupan gula yang terlalu banyak dapat memicu penyakit diabetes. Nah, jika sudah terkena diabetes, Anda akan lebih rentan terkena berbagai penyakit kronis di kemudian hari. Beberapa di antaranya seperti penyakit jantung dan stroke.

Mulailah secara perlahan-lahan. Jika biasanya Anda minum kopi dengan dua sendok gula, kini cobalah hanya satu sendok saja. Setelah terbiasa, Anda bisa menghilangkan asupan gula sama sekali dalam cangkir kopi yang Anda minum.

Alih-alih minum minuman kemasan, lebih baik Anda makan potongan buah segar. Selain lebih sehat, gula yang terkandung di dalam buah segar tentu tidak akan sebanyak yang ada dalam minuman kemasan.

Tak hanya gula, Anda juga harus perlahan-lahan mengurangi kebiasaan merokok dan minum alkohol.

5. Banyak minum air putih

Sekitar 60 persen dari komposisi tubuh Anda adalah air. Sayangnya, setiap hari cairan dalam tubuh akan terus berkurang lewat keringat, urin, dan bahkan setiap kali Anda bernapas. Inilah mengapa, penting bagi Anda untuk memastikan bahwa kebutuhan cairan Anda terpenuhi setiap hari.

Lebih jauh, memastikan bahwa asupan cairan Anda tepenuhi dengan baik tidak hanya mencegah dehidrasi saja, tapi juga jadi cara ampuh bagi Anda agar tidak mengonsumsi minuman manis.

Bawalah botol minum sendiri ke mana pun Anda pergi. Masukkan botol tersebut dalam tas, sehingga Anda tidak akan lupa membawanya ke mana-mana. Selain itu, sediakan juga air minum di meja kerja atau di kamar tidur.

6. Cukup tidur

Rajin olahraga dan makan makanan yang bernutrisi tinggi akan berakhir sia-sia kalau Anda sendiri tidak cukup tidur. Menurut Cheri Mah, seorang pakar masalah gangguan tidur di Stanford University dan University of California, tidur adalah kebutuhan paling mendasar untuk menuju pola hidup sehat.

Tidur menjadi sebuah fondasi di mana pikiran dan tubuh yang sehat terbentuk. Jika fondasi ini goyah, tentunya akan berdampak pada kesehatan Anda. Mulai dari fungsi kekebalan tubuh, energi, selera makan, suasana hati hingga berat badan Anda.

Menurut National Sleep Foundation, durasi tidur yang ideal bagi orang dewasa sekitar 7-9 jam per malam. Jadi, pastikan kalau setiap malam Anda tidur setidaknya 7-9 jam, ya!

 

Tips Kesehatan Saat Musim Hujan

Tips Kesehatan Saat Musim Hujan

Akhir tahun hingga menjelang bulan baru ditahun baru iklim di Indonesia biasanya terasa dingin, hujan yang terus menerus mengguyur dari pagi hingga malam terkadang menjadi rutinitas yang mau tidak mau harus kita hadapi. Pergantian musim dari musim kemarau ke musim hujan ini biasanya membuat tubuh lebih rentan terhadap gangguan kesehatan. Hal ini disebabkan karena tubuh dipaksa beradaptasi dengan suhu dan kelembapan udara yang berbeda daripada sebelumnya.

Jika tidak segera mendapatkan perhatian dan penanganan yang serius maka kemungkinan tubuh terkena penyakit akan lebih besar. Sehingga tak heran jika ruang tunggu dokter akan lebih penuh saat musim ini. Penyakit yang menjangkit dimusim penghujan ini bukan hanya rentan menyerang orang dewasa, anak-anak juga justru lebih beresiko. Ada beragam penyakit yang rentan menyerang tubuh saat musim hujan diantarnya flu, batuk, sesak nafas, pilek, masuk angin, penyakit kulit hingga demam berdarah juga tak kalah menjadi daftar penyakit yang banyak dijumpai saat musim hujan. Dan apabila penyakit tersebut menjangkit anda, tentunya tubuh akan menjadi tidak fit akibatnya aktifitas sehari-hari akan menjadi terhambat. Lantas bagaimana cara agar kondisi tubuh tetap fit saat musim pengujan?

Berikut adalah tips Kesehatan Saat  Musim Hujan :

  1. Konsumsi Vitamin

Saat pergantian musim dari musim kemarau menuju musim penghujan tubuh biasanya akan tidak secara langsung menyesuaikan kondisinya, melainkan melalui sebuah proses terlebih dahulu. Proses inilah yang biasanya mempengaruhi system imun atau kekebalan tubuh manusia menjadi lebih lemah. Saat sistem kekebalan tubuh menurun, maka penyakit akan lebih rentan menyerang. Untuk itulah konsumsi vitamin amat dibutuhkan untuk menjaga kestabilan system imun. Oleh sebab itu, konsumsi vitamin terutama vitamin C amat dianjurkan. Kandungan vitamin C ini bisa juga anda peroleh secara alami dari kandungan buah-buahan seperti buah jeruk, buah strawberry dan masih banyak lagi. Mengkonsumsi vitamin C secara rutin akan memastikan kebutuhan vitamin C dalam tubuh terpenuhi, yang pada akhirnya akan membantu anda meningkatkan fungsi sistem imun dalam tubuh.

  1. Pastikan Untuk Selalu “Higinis” Setiap Hari

Saat musim penghujan kuman dan bakteri akan berkembang biak lebih leluasa karena kelembapan yang begitu tinggi. Untuk itulah, mengapa tubuh akan lebih rentan terhadap gangguan tubuh. Selain itu, tangan adalah media paling umum masuknya kuman dan bakteri kedalam tubuh, secara tidak sadar anda akan lebih banyak memasukan kuman dan bakteri kedalam tubuh melalu tangan seperti makan menggunakan tangan, menyentuh organ tubuh lain mngguankaan tangan dan lain sebagainya. Untuk itu, pastikan anda untuk selalu higienis setiap hari dengan cara selalu membiasakan mencuci tangan setiap kali anda baru tiba dirumah, setiap kali menyentuh barang atau objek, sebelum dan sesudah makan dan setiap kali setelah menyentuh toilet. Karena tahukan anda toilet adalah salah satu tempat dengan sumber bakteri terbanyak. Mencuci tangan dengan air saja tidak cukuo membuat kuman dan bakteri ditangan menghilang, untu itu, cucilah tangan dengan menggunakan sabun disinfektan agar bakteri yang bersarang ditangan bisa dirontokan.

  1. Bersihkan Lingkungan

Hujan yang terus menerus mengguyur saat musim penghujan membaut klingkungan menjadi lebih kotor daripada saat musim kemarau. Hal ini dipicu karena tingkat kelembapan udara yang lebih tinggi yang membaut sampai atau limbah menjadi lebih mudah membusuk yang pada akhirnya menjadi sumber kuman. Untuk itu, bersihkan lingkungan pada tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang untuk kuman dan bakteri berkembang biak. Misalkan dengan mengubur atau membakar sampah, menutup lubang yang berpotensi membuat air hujan tergenang, menutup penampungan air, memotong ranting dan rumput yang terlalu rindang. Lingkungan teduh, lembap dan tempat yang kotor akan menjadi sarang bagi nyamuk penyebab demam berdarah berkembang biak.

  1. Penuh Kebutuhan Cairan Tubuh

Seringkali orang mengabaikan konsumsi terhadap air putih terutama saat musim hujan, udara yang dingin menjadikan alasan rasa haus jarang terjadi, untuk itu seringkali anda melewatkan mengkonsumsi air putih secara cukup. Namun faktanya baik musim kemarau maupun musim penghujan kebutuhan cairan dalam tubuh tetap saja sama. Jangan pernah berpikir mengkonsumsi air putih saat anda merasa haus saja. Namun cobalah berpikir jika semua makanan yang masuk kedalam tubuh akan dicerna dengan baik apabila cairan dalam tubuh terpenuhi. Selain itu, pasokan air yang cukup mampu meningkatkan daya tahan tubuh. Oleh sebab itu, pastikan jika anda tetap mengkonsumsi cairan sedikitnya 1,5 liter perhari. Apabila anda bosan terus-terusan mengkonsumsi air putih, air tersebut bisa anda ubah menjadi the tawar hangat atau air jahe yang akan membuat tubuh terasa lebih hangat.

  1. Jaga Asupan Makanan

Tetap jaga asupan makan sehat anda terutama saat musim penghujan. Ada baiknya, perbanyak konsumsi makanan hangat dan berkuah agar tubuh tetap merasa hangat meski udara begitu dingin. Misalnya konsumsi sup kuah, sayuran dengan kuah hangat, soto ayam dan makanan berkuah sehat lainnya.

  1. Makan Saat Lapar

Suhu yang dingin  saat musim penghujan biasanya membuat nafsu makan menjadi lebih besar. Namun sayangnya metabolism saat musim ini menjadi lebih lambat daripada biasanya. Dan bisa anda bayangkan jika anda terus-terusan menuruti nafsu makan yang begitu besar tanpa didukung dengan metabolisme yang baik, hal tersebut tentunya akan berujung pada kegemukan atau yang kita kenal dengan istilah obesitas. Anda tentu tidak ingin jika hal ini terjadi bukan? untuk itu aturlah cara makan dan porsi makan anda saat musim hujan, jangan sampai nafsu makan anda yang besar mengantarkan anda pada kegemukan. Selain itu usahakan pula untuk tidak melulu menuruti nafsu mengemil ketika perut belum terlalu merasa lapar. Perut yang secara-terus menerus diisi tanpa ada proses pembakaran yang seimbang tentunya tidak akan membawa dampak baik untuk kesehatan anda.

  1. Perhatikan Pola Tidur

Udara dingin saat musim hujan mengundak rasa kantuk yang melulu. Namun jangan pernah menghiraukan rasa kantuk ini. Ambilah waktu istirahat dan tidurlah secukupnya, namun jangan pula tidur dengan waktu atau porsi yang berlebih. Tubuh yang mendapatkan porsi tidur yang berlebih akan membuat tubuh menjadi lemas dan kaku pada otot. Selain itu, hindari pula begadang atau terjaga hingga larut malam. Tidur yang cukup bisa memulihkan kembali stamina dan memperbaiki sistem kekebalan tubuh. Untuk itulah, pastika jika anda memiliki waktu tidur yang cukup dimalam hari.

  1. Kenakan Pakaian Yang Tebal Dan Hangat

Pakaian juga akan mempengaruhi kesehatan anda dimusim hujan. Baju tipis dan transparan kurang cocok dikenakan saat musim ini, terutama jika aktifitas yang anda lakukan lebih banyak diluar ruangan. Untuk itu, ada baiknya beralihlah pada pakaian yang lebih tertutup, tebal serta terasa hangat untuk tubuh anda. Pakaian dengan model seperti ini tentunya akan menjaga anda dari udara dingin saat musim hujan.

Tips Kesehatan Rumah

Tips Kesehatan Rumah

Mewujudkan keluarga yang sehat harus dimulai dari menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal. Dengan tempat tinggal yang bersih, Anda dan anggota keluarga dapat terhindar dari berbagai penyakit. Oleh karena itu, kebersihan rumah perlu dijaga, dan ini merupakan tanggung jawab setiap anggota keluarga.

Memiliki rumah yang bersih dan sehat merupakan impian setiap orang. Namun kenyataannya, masih banyak orang yang tinggal dalam rumah yang kotor dan tidak memenuhi standar kesehatan. Padahal, kondisi rumah seperti ini dapat menjadi tempat bagi virus, kuman, dan hama penyakit untuk berkembang biak, sehingga penghuninya dapat dengan mudah terkena berbagai penyakit, seperti diare, tifus, dan demam berdarah dengue (DBD).

 

Berbagai Tempat di Rumah yang Perlu Dibersihkan

Meskipun rumah sudah dibersihkan secara rutin, namun kadang masih ada beberapa tempat yang luput dari perhatian, sehingga terlewat untuk dibersihkan. Padahal, tempat-tempat ini dapat menyimpan berbagai jenis kuman penyebab penyakit yang bisa membahayakan kesehatan keluarga.

Berikut ini adalah tempat-tempat yang perlu Anda perhatikan ketika sedang membersihkan rumah:

  • Kamar tidur
    Siapa yang menyangka bila kamar tidur tempat Anda dan keluarga beristirahat bisa menjadi sarang kuman. Kamar tidur yang tidak dibersihkan secara rutin dapat menimbun debu dan memungkinkan kuman, tungau, serta jamur untuk tumbuh. Berbagai sumber penyakit tersebut dapat hidup dan berkembang biak di mainan anak, karpet, bantal, atau tempat tidur.
    Akibatnya, Anda dan keluarga akan lebih mudah terkena berbagai penyakit, seperti flu, batuk, dan alergi. Untuk mencegah hal itu terjadi, rutinlah mengganti sarung bantal dan sprei minimal dua minggu sekali, guna menghindari pertumbuhan kuman. Pastikan juga untuk membersihkan mainan anak, mengingat sistem imun tubuh anak-anak belum berkembang sempurna.
  • Kamar mandi
    Bukan rahasia lagi bila kamar mandi merupakan area paling kotor di antara bagian rumah yang lain. Suhu yang cenderung hangat dan lembap memungkinkan bakteri serta jamur tumbuh.
    Toilet/kloset, bak mandi, lantai kamar mandi, pegangan toilet, serta tirai shower merupakan bagian-bagian di kamar mandi yang perlu Anda bersihkan secara rutin. Sebab, area atau benda-benda ini mudah sekali menjadi tempat berkembangbiaknya kuman. Untuk membunuh dan mencegah pertumbuhan kuman, kamar mandi perlu dibersihkan dengan cairan pembasmi kuman.
  • Dapur
    Selain kamar mandi, dapur juga merupakan tempat yang sempurna bagi kuman untuk tumbuh subur. Sebuah penelitian bahkan menemukan bahwa alat-alat dapur yang digunakan untuk mengolah makanan memiliki bakteri Salmonella dan E-coli lebih banyak, dibandingkan gagang keran di kamar mandi.
    Spons pencuci piring, serbet, dan talenan adalah benda-benda yang perlu Anda bersihkan setiap kali akan digunakan. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi kontaminasi bakteri dan kuman ke makanan maupun ke peralatan masak lainnya. Jika perlu, gunakan cairan pembersih khusus untuk membasmi kuman di dapur.

Selain membersihkan ruangan-ruangan tersebut, Anda juga harus menempatkan sistem ventilasi di setiap ruangan. Ventilasi memungkinkan adanya sirkulasi udara di dalam rumah, sehingga rumah tidak menjadi lembap. Dengan  begitu, kuman, bakteri, maupun jamur tidak mudah tumbuh. Jika kondisi rumah tidak memungkinkan untuk pemasangan ventilasi, Anda bisa menggunakan ventilasi mekanik, seperti kipas angin atau exhaust fan.

Pengaruh Kebersihan Rumah terhadap Kebersihan Diri dan Makanan

Tidak hanya kebersihan rumah, kebersihan diri setiap anggota keluarga dan kebersihan makanan yang dikonsumsi juga perlu diperhatikan. Jika tidak, kuman penyebab penyakit tetap dapat menyerang masuk dan menimbulkan berbagai masalah kesehatan, seperti mual, muntah, sakit perut, bahkan keracunan.

Terlebih lagi, bila kebersihan rumah tidak terjaga. Virus dan bakteri dari tempat-tempat yang kotor di dalam rumah dapat menyebar dan menempel pada permukaan tubuh, khususnya tangan. Selain itu, kuman juga dapat berpindah ke makanan, terutama bila kebersihan dapur tidak dijaga dengan baik.

Supaya hal tersebut tidak terjadi, ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan, yaitu:

  • Mencuci tangan dengan sabun dan air
    Tangan rentan terkontaminasi oleh kuman. Jadi, sangat penting untuk mencuci tangan terlebih dahulu sebelum makan, juga sebelum mengolah dan menyiapkan makanan. Gunakan sabun dan air bersih yang mengalir untuk membersihkan seluruh permukaan tangan.
  • Membersihkan permukaan dapur dan talenan
    Pastikan Anda selalu membersihkan permukaan dapur dan talenan, baik sebelum maupun sesudah memasak. Anda bisa menggunakan sabun dan air hangat untuk membersihkan permukaan dapur dan talenan.
  • Mencuci buah dan sayuran
    Selalu cuci buah dan sayuran sebelum dikonsumsi ataupun dimasak. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan kotoran yang mungkin masih menempel pada permukaan buah dan sayur. Anda juga bisa menggunakan cairan pembersih khusus untuk makanan yang dapat membunuh kuman dan bakteri.
  • Memisahkan makanan mentah dengan makanan matang
    Jangan pernah menaruh makanan yang sudah dimasak di piring yang sama untuk mengolah bahan makanan mentah. Ini bertujuan untuk menghindari kontaminasi kuman pada makanan. Selain itu, selalu gunakan talenan bersih yang berbeda untuk bahan makanan mentah dan untuk makanan yang sudah matang atau siap santap. Segera cuci talenan setelah selesai digunakan, hingga benar-benar bersih.

Untuk menjaga kebersihan rumah dan perabot rumah tangga, termasuk alat-alat dapur, ada berbagai jenis cairan pembersih yang dapat Anda gunakan. Beberapa di antaranya bahkan memiliki kemampuan untuk membunuh kuman. Namun jangan lupa, selalu perhatikan cara penggunaannya agar hasilnya efektif.

Mulai sekarang, biasakan untuk membersihkan rumah secara teratur dan menyeluruh, supaya Anda dan keluarga dapat terhindar dari berbagai penyakit. Jangan lupakan tempat-tempat yang sudah disebutkan di atas, karena tempat-tempat tersebut rentan ditinggali oleh kuman.

 

Tips Kesehatan Rohani

Tips Kesehatan Rohani

Sama seperti kesehatan fisik, kesehatan mental juga harus kita pelihara. Kesehatan fisik dan mental keduannya pun saling berhubungan jadi akan mempengaruhi satu sama lain. Mungkin orang sering menyebutkan kesehatan fisik sebagai kesehatan jasmani dan kesehatan mental sebagai kesehatan rohani yang mana keduanya memiliki peran dan penanganan yang berbeda satu sama lain. Jika kesehatan jasmani lebih pada kemampuan atau kekuatan tubuh, maka kesehatan rohani cenderung pada kempuan fikiran atau prilaku seseorang. Nah kali ini kita akan membahas bagaimana cara agar mejaga kesehatan rohani sehingga tetap sehat, berikut beberapa caranya;

Cobalah dengan mulai menghargai diri anda sendiri dan hindari menylahkan diri sendiri. Anda bisa melakukan kegiatan sesuai hobi atau kegemaran yang anda miliki seperti, jalan-jalan, membuat proyek, berkebun, belajar memanah, belajar bahasa dll.

Pelihara kesehatan jasmani anda juga karena seperti yang saya katakan keduanya memiliki pengaruh yang sangat besar satu sama lain. Caranya mulailah dengan berhidup sehat sepertim, konsumsi makanan bergizi, tidak merokok, konsumsi cukup air, olah raga, dan cukup istirahat.

Bergaullah dengan orang yang baik yang memiliki ikatan keluargaan yang baik termasuk orang-orang yang anda percaya dapat memberikan pengaruh positif pada diri anda. Anda juga dapat mencoba berbagai aktifitas untuk bertemu dengan orang banyak seperti suaktu komunitas sosial dll.

Gunakan kekuatan anda untuk membantu orang lain. Percayalah anda akan merasakan suatu kenaikan mental dan kesenangan yang luar bisa saat anda berhasil membantu orang dan ini juga merupakan cara yang baik untuk berteman dengan banyak orang.

Belajarkan untuk mengontrol stres di dalam hidup karena suka atau tidak sress adalah bagian dari hidup dan semua orang memiliki stress. Caranya bisa dengan sering beribadah, menulis jurnal, berman dengan binatang peliharaan, atau bisa dengan menonton acara komedian. Karena ada penelitian bahwa tertawa dapat meningkatkan sistem imun, membantu meredakan sakit, membuat tubuh menjadi rileks, dan meringankan stres. Untuk info lengkap anda bisa membaca di cara menenangkan fikiran dari stress

Nah ini adalah cara yang sangat penting dalam memelihara kesehatan rohani yaitu dengan selalu beribadah. Ingat ibadah adalahlah cara utama dalam menghilangkan sress dan anda bisa menenangkan fikiran disana. Jika ibadah dilakukan denan benar makan anda akan merasa tenang, nyaman, dan senang. Yang menjadi persoalan banyak orang adalah apakah ia terlah beribadah dengan benar sesuai perintah Allah.

Cobalah untuk melakukan hal baru dalam hidup anda. Karena bisa saja anda mempunyai ketertarikan terhadap sesuatu yang baru yang tentunya akan membuat anda lebih merasa senang dan tertantang.

Hindari minuman eras dan obatan terlarang atau narkoba. Terkadang orang mengkunakan obatan terlarang untuk meraih ketenanga, memang anda akan mendapatkan ketenangan sesaat namun faktanya obatan terlarang hanya akan memperparah penyakit mental anda.

Jangan sungkan mencari bantuan saat anda membutuhkannya. Ini bukanlah pertanda bahwa anda lemah namun memang secara harfiah manusia itu mahlkuk sosial dan menag saling membutuhkan. Tidak ada seorang manusiapun yang dapat lahir sendiri dan hidupsendiri di dunia ini tanpa bantuan oranglain.

Nah itulah beberapa tips untuk menjaga kesehatan rohani. Ingat kesehatan rohani itu sangat penting karena jika anda mengalami sakit rohani, bisa saja anda akan selalu stres, tidak pernah tenang, dan bahkan menjadi gila. Untuk itu marilah sama-sama menjaga kesehatan diri kita baik jasmani maupun rohani. Semoga bermanfaat.

Tips Kesehatan Reproduksi Pria

Tips Kesehatan Reproduksi Pria

Penting bagi pria untuk menjaga kesehatan organ reproduksinya. Pasalnya, kesehatan reproduksi yang terjaga dengan baik berkontribusi juga terhadap kemudahan program hamil Anda dan pasangan.

Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi kesuburan pria, mulai dari gaya hidup yang tidak sehat, faktor lingkungan, hingga kondisi medis tertentu. Anda bisa mengurangi risiko mengalami gangguan kesuburan dengan menjaga kesehatan organ reproduksi.

Beberapa Cara Menjaga Kesehatan Reproduksi Pria

Berikut adalah hal-hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan reproduksi pria, di antaranya:

Berhenti Merokok danTidak Mengonsumsi Minuman Beralkohol
Pria yang gemar merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan, berisiko mengalami penurunan produksi dan kualitas sperma. Akibatnya, tingkat kesuburan juga akan menurun, sehingga Anda sulit mendapatkan keturunan.

Menjaga Berat Badan
Kesuburan pria juga dapat berkurang jika mengalami masalah berat badan, baik itu obesitas maupun sebaliknya, memiliki berat badan terlalu rendah. Ini dikarenakan status gizi yang kurang baik dapat mempengaruhi kualitas sperma, sehingga mengurangi tingkat kesuburan pria. Untuk mengetahui apakah berat badan Anda normal, Anda bisa menghitungnya dengan kalkulator indeks masa tubuh.

Jaga Testis Tetap Dalam Keadaan Sejuk
Jumlah sperma dapat ditentukan oleh suhu testis. Untuk memperbesar peluang mendapat keturunan, testis harus berada dalam suhu sekitar 34,5 derajat Celcius atau lebih rendah dibandingkan bagian tubuh lain, yaitu sekitar 37 derajat Celcius. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan suhu testis.

  • Batasi mandi air hangat.
  • Jika pekerjaan mengharuskan Anda duduk diam selama berjam-jam, ambil jeda sejenak untuk berdiri dan berjalan ke tempat lain.
  • Bila Anda bekerja di area yang bersuhu panas, ambil waktu beberapa saat untuk berada di tempat sejuk.
  • Kenakan celana dalama yang nyaman dan tidak terlalu ketat.
  • Jika testis berada pada suhu yang optimal, yakni pada suhu yang sejuk, produksi sperma juga akan berlangsung dengan baik.

Hindari Paparan Racun
Hindari diri Anda dari paparan racun berbahaya, seperti pestisida, logam berat termasuk timbal dan merkuri, serta zat radioaktif. Paparan zat-zat tersebut berisiko mengurangi tingkat kesuburan Anda.

Konsumsi Makan Sehat
Sperma yang berkualitas bisa didapatkan dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan olahraga secara teratur. Namun hindari melakukan olahraga berlebihan karena bisa memicu tubuh mengeluarkan hormon steroid terlalu banyak, sehingga memengaruhi kesuburan. Selain itu, pastikan Anda mendapatkan nutrisi yang cukup dengan mengonsumsi setidaknya lima porsi sayur dan buah setiap hari, karbohidrat, protein, serta daging rendah lemak.

Lakukan Hubungan Seks Secara Teratur
Penis yang sehat adalah yang mengalami ereksi secara teratur. Saat ereksi, oksigen dalam darah memenuhi penis dan membuatnya tegang. Melakukan hubungan seks secara rutin khususnya pada saat pasangan sedang dalam masa subur adalah salah satu cara memperoleh momongan.

Terapkan Perilaku Seks yang Aman
Untuk menjaga kesehatan reproduksi Anda, hindari perilaku seks berisiko dengan bergonta-ganti pasangan, dan rutinlah melakukan pemeriksaan kesehatan rutin untuk mendeteksi penyakit menular seksual.

Sunat
Kulit penis bisa menjadi tempat bakteri berkembang biak. Setidaknya ada 42 jenis bakteri yang terdapat pada kulit penis. Untuk menghindari perkembangbiakan bakteri, sunat bisa menjadi solusinya, karena lipatan kulup pada penis yang tidak disunat berisiko menjadi tempat bakteri berkembang biak. Menurut beberapa penelitian, sunat dapat memberikan beragam manfaat kesehatan, antara lain:

  • Jenis bakteri pada pria yang disunat lebih sedikit dibandingkan yang tidak disunat.
  • Sunat juga dikaitkan dengan lebih rendahnya risiko terkena HIV, kanker penis, infeksi HPV, hingga infeksi saluran kencing. WHO bahkan merekomendasikan sunat sebagai salah satu upaya mencegah HIV.

Dengan menerapkan cara-cara sederhana di atas, kesehatan reproduksi pria dapat lebih terjaga dan peluang untuk memiliki keturunan menjadi lebih besar. Namun jika sudah mencoba beberapa cara di atas, serta sudah rutin berhubungan seks dengan pasangan selama beberapa tahun, namun belum juga mendapatkan anak, sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter.

Tips Kesehatan Reproduksi

TIPS KESEHATAN REPRODUKSI

Meski Enggak Hamil, Cewek Juga Perlu Lho, Periksa ke Dokter ...

Saat anak remaja sedang dalam masa peralihan menuju dewasa, salah satu tugas orangtua yang paling penting adalah mengajarkan cara menjaga kesehatan reproduksi remaja. Pengertian sehat di sini bukan hanya bebas penyakit atau kecacatan secara fisik, namun juga secara mental dan sosial kultural.

Di Indonesia, rentang usia remaja sendiri bervariasi. Beberapa studi mendefinisikan remaja sebagai orang muda berusia 15-24 tahun, sedangkan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengklasifikasikan remaja adalah orang berusia 10-24 tahun.

Di pihak lain, Kementerian Kesehatan RI dalam program kerjanya menjelaskan bahwa remaja adalah mereka yang berusia 10-19 tahun. Terakhir, dalam kehidupan sehari-hari, remaja dianggap sebagai pelajar berusia 13-16 tahun yang bersekolah di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan belum menikah.

Tips menjaga kesehatan reproduksi

Masa remaja merupakan saat eksplorasi. Periode transisi dari anak-anak menuju dewasa ini dapat menimbulkan dunia yang penuh tanya bagi anak, termasuk soal identitas diri, seksualitas, dan gender.

Pada masa inilah dapat muncul rasa khawatir berlebihan pada anak. Padahal di saat yang sama, berbagai masalah yang berhubungan dengan kesehatan reproduksi mengintai remaja, mulai dari penyakit seksual menular,Infeksi virus HIV/AIDS, hingga hubungan seks di luar nikah yang berakhir pada kehamilan maupun aborsi.

Oleh karena itulah, sangat penting bagi remaja mengetahui tips menjaga kesehatan reproduksi dirinya sendiri. Secara umum, ada empat hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan reproduksi seksual remaja diantaranya :

Tips Kesehatan Reproduksi yang pertama yaitu :

  1. Waspadai berbagai penyakit seksual menular

Beberapa jenis penyakit infeksi menular seksual (IMS), di antaranya adalah gonore, klamidia, dan sifilis, termasuk infeksi virus HIV yang berujung pada AIDS.

Di dunia, sebanyak 20-25 persen penderita HIV terinfeksi virus tersebut saat remaja. Di Indonesia, pencatatan jumlah penderita IMS maupun HIV sendiri kurang akurat, namun bukan berarti remaja tidak perlu mewaspadai penyakit menular ini.

Penyakit menular seksual bisa dengan mudah ditangani jika cepat terdeteksi. Sebaliknya, IMS yang tidak segera ditangani dapat merusak kesehatan reproduksi remaja yang berujung pada kemandulan.

Tips Kesehatan Reproduksi yang kedua yaitu :

  1. Gunakan alat kontrasepsi

Cara paling aman untuk menghindari penyakit seksual menular dan menjaga kesehatan reproduksi remaja secara umum adalah dengan menghindari seks bebas.

Namun, jika remaja tetap melakukan hubungan seksual, sangat dianjurkan untuk melakukan hubungan seks yang aman, misalnya dengan menggunakan alat kontrasepsi seperti kondom.

Kondom digunakan bukan hanya untuk menghindari kehamilan yang tidak direncanakan sehingga tidak jarang berakhir dengan aborsi.

Lebih jauh lagi, kondom juga diperlukan untuk mencegah penularan penyakit seksual, seperti gonore, klamidia, sifilis, maupun HIV/AIDS yang pada akhirnya juga bisa menurun kepada bayi.

Tips Kesehatan Reproduksi yang ke tiga yaitu :

  1. Proaktif dengan kondisi kesehatan Anda sendiri

Ada banyak langkah preventif dalam memastikan kesehatan reproduksi remaja, misalnya melakukan screening kanker serviks.

Tidak jarang beberapa klinik meluncurkan promo pemeriksaan ini secara gratis, atau dengan potongan harga yang terjangkau bagi para remaja sehingga tidak ada salahnya Anda memanfaatkan kesempatan ini.

Tips Kesehatan Reproduksi yang keempat  yaitu :

  1. Cari pasangan yang menghargai Anda

Jika Anda telah memiliki pacar, pastikan pasangan Anda menghargai pilihan Anda untuk selalu menjaga kesehatan organ reproduksi, termasuk jika tidak ingin melakukan seks bebas. Salah satu pilar dalam hubungan yang sehat adalah rasa saling menghargai.

Lebih spesifik, Kementerian Kesehatan merekomendasikan beberapa langkah berikut dalam menjaga kesehatan reproduksi remaja, yaitu:

  • Memakai handuk yang lembut, kering, bersih, dan tidak berbau atau lembap.
  • Memakai celana dalam dengan bahan yang mudah menyerap keringat.
  • Ganti pakaian dalam minimal dua kali sehari.
  • Bagi remaja perempuan, bersihkan alat kelamin setelah buang air kecil maupun besar dengan menyeka tisu atau handuk bersih dari arah depan ke belakang, agar kuman yang terdapat pada anus tidak masuk ke dalam organ reproduksi.
  • Bagi remaja laki-laki, sangat dianjurkan untuk menjalani khitan atau sunat untuk mencegah tertularnya penyakit menular seksual serta menurunkan risiko terkena kanker penis.

Remaja perlu mengetahui kondisi kesehatan reproduksinya, agar tidak mudah terkena bujuk rayu dari teman maupun lingkungan yang dapat membahayakan organ reproduksi maupun kegiatan reproduksi pada umumnya.

Dengan informasi yang benar, remaja diharapkan memiliki sikap dan tingkat laku yang bertanggung jawab mengenai proses reproduksi mereka.

 

Scroll to top