Penulis: Wisnu

Perawatan Pasien Hipertensi

Perawatan Pasien Hipertensi

Komplikasi adalah bayang-bayang yang selalu menghantui penderita tekanan darah tinggi. Jika penanganan hipertensi tidak tepat, bukan tidak mungkin terjadi masalah di organ tubuh lainnya. Bila tekanan darah sulit dikendalikan, setidaknya kendalikan gaya hidup yang sehat untuk menangani hipertensi. Setiap orang memiliki faktor risiko yang berbeda terkait kemungkinan mengalami tekanan darah tinggi, mulai dari usia, riwayat medis, atau faktor genetik.

Untuk menangani hipertensi agar tidak menjadi komplikasi, berikut ini beberapa perawatan pasien hipertensi yang bisa dilakukan :

 

Menjaga berat badan ideal

Ketika berurusan dengan penanganan hipertensi, berat badan adalah hal yang krusial. Orang yang menderita obesitas harus mengurangi berat badan mereka. Sementara orang dengan berat badan ideal, sebisa mungkin hindari penambahan berat badan. Bahkan mengurangi berat badan sebanyak 4-5 kg bisa mencegah kenaikan tekanan darah.

Untuk mengetahui berat badan ideal, cari tahu indeks massa tubuh yang tepat atau konsultasikan pada dokter.

 

Mengkonsumsi makanan bernutrisi

Penting juga untuk menyaring apa saja makanan yang masuk ke tubuh. Jangan mengonsumsi makanan yang lezat saja namun tidak bersahabat bagi tubuh. Akan jauh lebih baik mengonsumsi makanan bernutrisi untuk menjaga tekanan darah tetap normal.

Kita bisa mengonsumsi buah dan sayuran terutama yang tinggi kandungan potasium. Hindari juga konsumsi kalori, lemak, dan gula berlebih.

Kurangi konsumsi garam

Makanan gurih dan lezat memang menggiurkan. Namun sebaiknya hindari makanan dengan kadar garam tinggi agar tekanan darah tinggi bisa kembali normal.

Penanganan hipertensi dengan mengonsumsi menu yang rendah sodium adalah langkah yang tepat. Sebisa mungkin hindari makanan yang diproses berlebih dan tidak perlu menambahkan ekstra garam di makanan.

Berolahraga

Pilih jenis olahraga yang kamu sukai juga menjadi cara penanganan hipertensi. Cari olahraga yang sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.

Olahraga bisa membantu menjaga tekanan darah tetap normal. Bagi yang baru memulai, cobalah berolahraga 30 menit setidaknya 2-3 kali per minggu.

Pantau tekanan darah secara teratur

Bagi penderita hipertensi, sebaiknya selalu menyediakan alat pengukur tekanan darah untuk memantau kondisi tekanan darah. Biasanya, tekanan darah tinggi terjadi tanpa ada gejala sebelumnya.

Kurangi konsumsi alkohol

Mengonsumsi terlalu banyak alkohol juga bisa menyebabkan tekanan darah tinggi naik. Mengurangi atau bahkan berhenti konsumsi alkohol adalah pilihan yang bijak.

Jika kamu mendeteksi tekanan darah tinggi yang tidak kunjung turun, ada baiknya berkaca kembali apa yang salah dari gaya hidup selama ini. Apakah faktor makanan yang dikonsumsi? Atau kurang beraktivitas dan berolahraga? Mencatat apa saja pemicu hipertensi seperti jenis makanan tertentu juga bisa membantu mencari tahu pemicu meningkatnya tekanan darah.

Jangan abaikan tekanan darah dan jadikan gaya hidup sehat sebagai kebiasaan. Wajar jika awalnya menjalani gaya hidup sehat terasa berat terutama jika belum terbiasa. Namun seiring dengan waktu, tubuh – termasuk tekanan darah – akan mendapatkan manfaatnya yang jauh lebih bermanfaat untuk jangka panjang.

Merawat Pasien Cuci Darah

Merawat Pasien Cuci Darah

Setiap pasien cuci darah memerlukan perawatan khusus sehingga terkadang mereka juga membutuhkan bantuan dari para anggota keluarganya. Tak hanya dukungan fisik, dukungan emosional juga diperlukan untuk menunjang kesehatannya.

Memastikan pasien melakukan kewajibannya

Pasien penyakit gagal ginjal berhak mendapatkan perawatan berupa cuci darah. Akan tetapi, pasien juga memiliki sejumlah kewajiban yang harus dilakukan agar manfaat cuci darah dapat terasa secara optimal. Misalnya:

Merawat Penderita Kanker di Rumah

Merawat Penderita Kanker di Rumah

Penyakit Kanker dapat menyerang siapa pun tanpa pandang bulu, termasuk orang-orang yang Anda sayangi. Orang yang terkena penyakit ini tidak hanya merasakan gejala kanker secara fisik, tapi juga rentan terganggu kesehatan mentalnya. Entah mengalami stres berat, tidak dapat mengendalikan emosi, atau lebih sensitif.

Beberapa perawatan yang bisa Sahabat Ono lakukan dirumah jika ada keluarga yang mendirita penyakit kanker, antara lain :

 

Menjadi pemenang bagi orang yang dicintai

Penting untuk memahami tentang apa yang sedang dilawan oleh orang yang Anda cintai. Karena itu, pelajari segalanya tentang apa yang terjadi.

Miliki pemahaman menyeluruh tentang penyakit dan rencana perawatan orang yang Anda cintai, baik jangka pendek maupun panjang, ini adalah cara terbaik untuk membantu mereka mendapatkan tempat yang dibutuhkan.

Pelajari tentang risiko infeksi

Pasien kanker yang menjalani kemoterapi memiliki risiko infeksi yang besar seperti pneumonia atau flu. Ini dikarenakan perawatan tersebut membunuh sel darah putih yang melawan infeksi bersama sel kanker.

Pasien dengan kanker darah leukemia bahkan memiliki risiko infeksi lebih besar. Akibat leukemia, sel darah putih yang diproduksi di sumsum tulang tidak matang dengan baik.

Beberapa gejala umum infeksi bisa termasuk demam tinggi, sakit tenggorokan atau perut. Selain itu, mereka bisa mengalami kebingungan, hingga tanpa gejala yang lain. Untuk ini, keluarga harus selalu mencuci tangan dengan bersih. Jangan lupa untuk meminta pasien untuk melakukannya, serta mengenakan pakaian pelindung ketika berada di tengah kerumuman.

Terus mengawasi perawatannya

Jika anggota keluarga menjalani kemoterapi dan mendapatkan garis Hickman, penting untuk mengganti pembalut yang menutupi jalurnya dengan tepat. Pastikan ini tidak basah karena pasien bisa berisiko infeksi.

Perhatikan juga apabila ada tanda-tanda infeksi seperti kemerahan hingga demam yang mungkin dialami pasien.

Bantulah kelola efek samping kemoterapi

Anda bisa membantu membuat perawatan kemoterapi agar lebih mudah diterima untuk pasien. Caranya adalah dengan mengelola dan mengantisipasi efek samping seperti kurangnya nafsu makan.

Sahabat Ono bisa memastikan orang yang dicintai cukup makan dan minum. Dehidrasi bisa menyebabkan mual menjadi lebih buruk.

Penting untuk menghentikan dehidrasi sedini mungkin karena semakin sedikit seseorang terhidrasi, semakin mual mereka, akibatnya, makin sedikit keinginan mereka untuk makan atau minum.

Menjadi pengertian

Setiap pasien berbeda-beda soal kebutuhannya. Karena itu, disarankan agar keluarga harus selalu fleksibel. Terkadang, pasien akan sulit dalam meminta bantuan, apalagi jika mereka terbiasa melakukan semuanya sendiri.

“Beberapa pasien, khususnya yang lebih tua, tidak selalu melakukan hal-hal yang bisa diprediksi,” kata Carraway.

“Meskipun penting agar meminta mereka untuk tetap aktif selama perawatan, di hari-hari saat mereka merasa tidak baik, akan sangat menjengkelkan jika pengasuh mengeluh pada mereka.”

Karena itu, cobalah berbesar hati dan temukan cara untuk selalu tetap positif setiap hari. Selain itu, teruslah caritahu apa yang dibutuhkan pasien agar Anda bisa memahami kebutuhannya.

Temukan cara kreatif untuk memotivasi anggota keluarga

“Cobalah untuk menemukan cara-cara yang kreatif agar membuat orang yang Anda cintai tetap termotivasi. Ini bisa membantu mempertahankan kekuatan dan daya tahan mereka, serta meningkatkan suasana hati,” kata Carraway.

Untuk ini, Anda bisa mengajak anggota keluarga untuk tetap aktif sefcara fisik. Misalnya dengan sekadar berjalan-jalan atau melakukan yoga dan bermusik.

Perawatan Penderita Jantung Koroner

Perawatan Penderita Jantung Koroner

Penyakit Jantung Koroner alias PJK adalah jenis penyakit jantung kronis yang menyebabkan angka kematian tertinggi di dunia. Meski begitu, bukan berarti penyakit jantung koroner tidak bisa diobati. Jika Anda baru didiagnosis penyakit jantung koroner, cari tahu pengobatan atau cara mengobati yang efektif dan sesuai dengan kondisi Anda.

Selain penggunaan obat-obatan, baik obat kimia maupun obat herbal untuk jantung koroner, dan prosedur medis yang bisa Sahabat Ono jalani, ada beberapa perubahan gaya hidup yang bisa Anda terapkan sebagai pengobatan alami untuk penyakit jantung koroner ini. Nah, jika Sahabat Ono baru saja didiagnosis PJK, maka perawatan yang bisa dikalukan antara lain:

Rehabilitasi jantung

Sehabis operasi, kemungkinan dokter akan menyarankan Anda mengikuti rehabilitasi. Dokter juga akan mewanti-wanti beberapa hal yang boleh dan tidak boleh Sahabat Ono lakukan selama proses ini untuk memaksimalkan penyembuhan. Fungsi dari rehabilitasi adalah untuk membantu agar cepat pulih dan melanjutkan aktivitas senormal mungkin, Selama waktu ini Anda juga akan belajar cara menangani situasi darurat di masa pemulihan.

Masa rehabilitasi juga berguna untuk Sahabat Ono dan keluarga mengetahui cara menangani masalah fisik, emosional, atau psikologis yang dapat terjadi setelah diagnosis PJK.

Setelah menyelesaikan rehabilitasi, penting bagi Anda untuk terus menerapkan pola hidup sehat untuk jantung demi membantu melindungi kesehatan Anda dan mengurangi resiko masalah jantung.

Pola makan sehat

Salah satu pengobatan jantung koroner yang juga bisa Anda lakukan dari perubahan gaya hidup adalah mengubah pola makan. Ya, agar Anda tidak mengalami masalah jantung yang lebih serius, lebih baik mulailahpilih makanan yang baik untuk jantung. Tidak hanya itu, hindari juga makanan berkalori tinggi, makanan tinggi gula, dan makanan tinggi garam yang akan memperparah penyumbatan pada pembuluh darah. Ganti pola makan tinggi kalori dengan mengonsumsi makanan tinggi serat.

Lebih cermatlah dalam memilih makanan. Nama lain garam sering disamarkan sebagai natrium alginat, natrium sulfit, natrium kaseinat, disodium fosfat, natrium benzoat, natrium hidroksida, monosodium glutamat (MSG), atau natrium sitrat.

Tak hanya porsi dan kandungan dalam makanan, jadwal makan juga perlu Sahabat Ono perhatikan agar tidak terbiasa makan berlebihan. Atur porsi makanan sesuai dengan kebutuhan kalori Anda. Sebaiknya konsultasikan lebih lanjut dengan dokter gizi tepercaya.

Olahraga secara rutin

Olahraga adalah kebiasaan sehat yang harus dilakukan oleh semua orang, termasuk Anda yang baru saja terdiagnosis kena penyakit jantung koroner. Dengan berolahraga rutin, lemak-lemak yang sebelumnya tertimbun di dalam tubuh dan membuat pembuluh tersumbat dapat terbakar, risiko serangan jantung pun semakin rendah.

Sebelum melakukan olahraga, sebaiknya diskusikan terlebih dahulu dengan dokter jenis olahraga apa yang boleh dilakukan dan seberapa intensitas olahraga yang aman. Pastikan Sahabat Ono memilih olahraga yang baik untuk jantung dan usahakan untuk melakukan olahraga setiap hari, meskipun dalam durasi yang tak terlalu lama.

Hindari stres dan faktor yang menyebabkan stres

Stres adalah salah satu faktor yang dapat menyebabkan pembuluh darah Anda tersumbat dan oksigen tidak sampai ke jantung. Wajar memang bila seseorang mengalami tekanan dan stres. Namun yang terpenting adalah bagaimana mengelola stres tersebut.

Mengelola stres yang mungkin muncul juga termasuk pengobatan alami yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi penyakit jantung koroner. Sahabat Ono dapat melakukan kegiatan-kegiatan yang Anda sukai, untuk menurunkan tingkat stres yang Anda alami.

Istirahat yang cukup

Salah satu cara alami mengobati penyakit jantung koroner adalah beristirahat dengan teratur. Pasalnya, kurang tidur bisa menyebabkan Anda berisiko penyakit jantung koroner. Oleh karena itu,  bila Anda sudah mengalami penyakit tersebut, kebiasaan begadang hanya membuat kondisi kesehatan Anda semakin buruk.

Dalam berbagai penelitian diketahui bahwa orang yang durasi tidurnya kurang dari 7 jam per malam memiliki risiko penyakit jantung yang lebih tinggi.

Tidak merokok

Kebiaaan merokok memiliki pengaruh buruk terhadap kesehatan jantung. Maka itu, setelah didiagnosis atau melakukan pengobatan jantung koroner, Sahabat Ono harus menghindari rokok sama sekali. Kandungan nikotin dalam rokok dapat menyempitkan pembuluh darah, alhasil jantung jadi bekerja lebih keras.

Selain itu, kandungan karbon monoksida pada rokok dapat mengurangi kadar oksigen dalam darah dan merusak lapisan pembuluh darah. Berhenti merokok adalah salah satu cara pengobatan alami untuk penyakit jantung koroner. Pasalnya, jika kebiasaan ini diteruskan, risiko mengalami serangan jantung pun makin meningkat.

Cek kadar kolesterol rutin

Kolesterol tinggi adalah salah satu penyebab serangan jantung mendadak. Untuk Anda yang sudah didiagnosis kondisi penyakit jantung koroner, baiknya mulai cek rutin kadar kolesterol dalam darah.

Kebanyakan orang yang mengidap penyakit jantung koroner harus mencapai batas kolesterol LDL di bawah 130 miligram per desiliter (mg / dL), atau 3,4 milimol per liter (mmol / L). Namun apabila keadaan jantung Anda sehat dan tidak memiliki faktor risiko lain untuk penyakit jantung, target Anda kolesterol LDL mungkin baiknya berada di bawah 100 mg / dL (2,6 mmol / L).

Jaga tekanan darah di angka normal

Jangan lupa untuk menjaga tekanan darah tetap normal. Umumnya butuh 1 tahun sekali memeriksa tekanan darah apabila kondisi kesehatan Anda normal.  Apabila Anda sudah didiagnosis mengalami penyakit jantung koroner, dokter mungkin akan menyarankan cek tekanan darah tiap 6 bulan kali. Tekanan darah normal umumnya dengan angka 120 sistolik dan 80 diastolik, sebagaimana diukur dalam milimeter air raksa (mm Hg).

Kontrol kondisi diabetes

Menjaga dan mencegah kondisi diabetes Anda memburuk sangat penting dalam pengobatan untuk penyakit jantung, terlebih bila Anda juga didiagnosis memiliki penyakit jantung koroner.

Banyak beberapa penelitian yang telah menunjukkan bahwa obat-obatan seperti statin, aspirin, ACE-inhibitor dan beta-blocker untuk penyakit jantung memiliki manfaat yang lebih besar pada penderita diabetes. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk mulai rajin menggunakan obat-obatan ini sesuai resep. Obat-obatan ini juga akan membantu menurunkan kolesterol dan tekanan darah Anda, yang akan mengurangi risiko serangan jantung, stroke, dan penyakit ginjal.

Perawatan Pasien Jantung Bengkak

Jantung yang tidak memompa darah secara efektif, dapat menyebabkan gagal jantung kongestif. Penyakit ini bisa menyebabkan jantung bengkak.

Jantung bengkak dalam istilah medis dikenal sebagai kardiomegali. Jika Sahabat ONO mengalaminya, maka terdapat beberapa perawatan bagi Anda. Berikut adalah penjelasan mengenai perawatan untuk penderita jantung bengkak.

Batasi asupan cairan

Penderita jantung bengkak disarankan untuk membatasi asupan cairan hingga maksimal 1,5 liter per hari, namun Anda sebaiknya berkonsultasi pada dokter untuk mengetahui berapa jumlah cairan yang harus Anda cukupi setiap harinya. Jika terlalu banyak mengonsumsi cairan, maka Anda bisa saja mengalami sesak napas.

Sertakan makanan yang kaya serat

Serat dapat membantu proses pencernaan makanan di sepanjang saluran pencernaan Anda, mengendalikan kadar gula darah, serta mengurangi kadar kolesterol dalam darah. Sayuran, kacang-kacangan, serta buah segar mengandung serat tinggi. Setidaknya, Anda harus mengonsumsi 25-35 gram serat setiap hari.

Kurangi atau jauhi minuman beralkohol

Minuman yang mengandung alkohol dapat memengaruhi detak jantung Anda dan memperparah jantung bengkak. Konsumsi alkohol juga dapat memengaruhi obat-obatan untuk mengobati jantung bengkak.

Jaga berat badan Anda

Jika memiliki berat badan berlebih, Anda disarankan untuk menurunkannya. Menjaga berat badan agar tetap ideal dapat mencegah bertambah buruk kondisi jantung. Batasi jumlah kalori yang Anda konsumsi dan rutinlah berolahraga. Sahabat ONO bisa berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan diet dan olahraga yang baik untuk kondisi jantung bengkak.

 

Jantung merupakan organ yang sangat penting, karena memiliki peran untuk memompa darah ke seluruh bagian tubuh Anda ribuan kali dalam sehari. Untuk melakukan tugasnya, kesehatan jantung harus dijaga dengan baik.

Oleh karena itu, Anda disarankan agar selalu mengonsumsi makanan untuk penderita jantung bengkak, serta menerapkan pola hidup sehat seperti yang telah dipaparkan di atas. Anda bisa berkonsultasi pada dokter untuk mendapatkan pemeriksaan jantung dan penanganan yang tepat.

Perawatan Pasien Jantung di Rumah

Penyakit jantung adalah masalah kesehatan yang dipicu oleh multifaktor. Bisa karena gaya hidup yang tidak sehat, obesitas, paparan asap rokok, ataupun kelainan bawaan. Gejala yang timbul pun dapat beragam.

Mengatur menu makanan sehat untuk penderita jantung adalah hal pertama yang harus dilakukan untuk merawat pasien penyakit jantung di rumah.

Pilih makanan untuk mendukung jantung sehat, yakni tidak mengandung banyak kolesterol LDL (kolesterol jahat), mampu menurunkan tekanan darah, menurunkan kadar gula darah, dan mengurangi berat badan.

Setop Merokok

Merokok adalah salah satu faktor risiko utama untuk penyakit jantung. Kebiasaan buruk ini dapat merusak dinding pembuluh darah, mengganggu aliran darah dan oksigen ke jantung serta organ lainnya.

Aktivitas ini juga dapat berujung pada terjadinya serangan jantung karena juga menyebabkan terbentuknya bekuan darah. Nikotin dalam rokok dapat meningkatkan tekanan darah.

Menjaga Berat Badan Ideal

Berat badan berlebih dapat meningkatkan beban pada jantung Anda. Kondisi ini juga berkaitan dengan kondisi tubuh yang tidak sehat, seperti kadar kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan diabetes.

Itu sebabnya, menurunkan berat badan menjadi ideal adalah salah satu cara merawat jantung Anda. Caranya bisa beragam, misalnya lewat pengaturan makanan dan olahraga.

Kontrol Tekanan Darah dan Kadar Kolesterol Tubuh

Hipertensi atau tekanan darah tinggi dapat memberikan tekanan pada jantung dan pembuluh darah. Penderita pun harus mengontrol tekanan darahnya secara rutin.

Beberapa cara untuk mengendalikan tekanan darah, antara lain berolahraga, diet rendah garam dan berusaha mencapai berat badan ideal. Jika dibutuhkan, dokter akan meresepkan obat-obatan untuk mengontrol tekanan darah.

Kadar kolesterol tinggi pada tubuh juga meningkatkan risiko penyakit jantung, terutama kolesterol jahat alias low-density lipoprotein (LDL). Cara mengendalikan kadar kolesterol tubuh adalah dengan menjaga pola makan sehat dan olahraga rutin.

Cek Diabetes

Diabetes dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Ini karena kadar gula darah berlebihan dapat merusak dinding pembuluh darah. Tak heran, saat kadar gula darah tidak terkontrol, dapat terjadi komplikasi seperti penyakit jantung dan stroke.

Cara mengontrol kadar gula darah tubuh adalah dengan rutin berolahraga, mengonsumsi makanan yang sehat dan baik untuk kadar gula tubuh dan menjaga berat badan ideal.

Rutin Periksa Kesehatan

Beberapa risiko utama untuk seranganjantung, seperti yang dijelaskan di atas adalah tekanan darah, kolesterol dan diabetes. Jadi, jika Anda adalah penderita penyakit tersebut, rutinlah periksa kesehatan Anda. Jangan sampai penyakit tersebut tidak terkontrol.

Olahraga Rutin

Olahraga secara rutin dapat meningkatkan fungsi otot jantung setelah serangan jantung dan mencegah terjadinya serangan jantung berikutnya. Beberapa olahraga untuk penderita penyakit jantung antara lain jalan kaki, joging, bersepeda, dan berenang.

Sedapat mungkin, pastikan penderita berolahraga setiap hari. Jika belum sanggup, lakukan olahraga intensitas sedang selama 30 menit, lima kali seminggu. Pilihan lain adalah olahraga intensitas sedang selama 30 menit sampai sejam, tiga kali seminggu.

Kontrol Tingkat Stres

Penyakit jantung adalah kondisi serius. Bagi sebagian penderita penyakit jantung, ini merupakan kondisi yang sulit untuk diterima hingga mudah memicu stres.

Sebagai keluarga, Anda wajib memberikan mereka dukungan. Tanyakan apa yang mereka rasakan, dengarkan, dan diskusikan mengenai apa yang bisa Anda membuat mereka merasa lebih baik. Stres yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan depresi.

Jangan Abaikan Kesehatan Diri Sendiri

Saat Anda merawat penderita penyakit jantung, sangat penting untuk tidak mengabaikan kesehatan diri sendiri. Saat sudah lelah, beristirahat sejenak. Jangan malu pula untuk minta bantuan orang lain.

 

Jadi sahabat ONO, cara perawatan diatas bisa diaplikasikan pada keluarga yang mempnyai riwayat penyakit jantung. apabila ada keluarga atau kerabat dalam keadaan kritis karna penyakit jantung, sahabat ono bisa hubungi kami ke nomor 082315032018 atau kunjungi website kami di https://onoambulance.com/

Cara Merawat Pasien Isolasi Sosial

Isolasi Sosial adalah kondisi kesepian yang diekspresikan oleh individu dan dirasakansebagai hal yang ditimbulkan oleh orang lain dan sebagai suatu keadaan negatif yang mengancam. Dengan karakteristik : tinggal sendiri dalam ruangan, ketidak mampuan untuk berkomunikasi, menarik diri, kurangnya kontak mata. Ketidak sesuaian atau ketidak matangan minat dan aktivitas dengan perkembangan atau terhadap usia. Preokupasi dengan pikirannya sendiri, pengulangan, tindakan yang tidak bermakna. Mengekspresikan perasaan penolakan atau kesepian yang ditimbulkan oleh orang lain. Mengalami perasaan yang berbeda dengan orang lain, merasa tidak aman ditengah orang banyak.

Bagaimana cara merawat pasien dengan masalah isolasi sosial ? Sebagai seorang perawat, berikut ini ada beberapa tindakan sederhana yang bisa saya bagikan untuk merawat pasien, teman dekat, keluarga, ataupun orang-orang di sekitar kita yang mengalami masalah isolasi sosial.

  1. Selalu bina hubungan saling percaya terhadap pasien. Setiap kali kita berinteraksi tunjukkan sikap hangat dan ramah, empati, dan selalu menghargai.
  2. Bantu pasien menyadari perilaku isolasi sosial. Diskusikan tentang kebiasaan nya dalam berinteraksi dengan orang lain, penyebab tidak ingin berinteraksi dengan orang lain, serta diskusikan keuntungan bersosialisasi dan kerugian mengisolasi diri.
  3. Latih pasien berinteraksi dengan orang lain secara bertahap. Jelaskan caranya berinteraksi dengan orang lain, berikan contoh cara berbicara dengan orang lain, beri kesempatan pasien untuk mempraktikkannya.
  4. Ketika pasien mampu mengerti dan mempraktikkan cara berinteraksi, bantu pasien berinteraksi secara bertahap dimulai dengan satu orang teman / anggota keluarga. Bila menunjukkan kemajuan, tingkatkan jumlah interaksi dengan dua, tiga, empt orang, dan seterusnya
  5. Jangan lupa beri pujian untuk setiap kemajuan interaksinya.
  6. Dengarkan ekspresi perasaan pasien setelah berinteraksi dengan orang lain. Dengarkan ungkapan keberhasilan ataupun kegagalannya. Terus berikan dorongan agar tetap semangat meningkatkan interaksinya.

PERAWATAN PASIEN DBD

Jika sahabat ONO atau keluarga terinfeksi virus dengue, maka melakukan pengobatan di rumah untuk menggantikan perawatan di rumah sakit bisa menjadi alternatif untuk pemulihan yang cepat dan mengurangi gejalanya. Hal ini dikarenakan tidak ada penanganan spesifik untuk DBD, kebanyakan pasien biasanya pulih dalam 2 minggu.

Namun apabila mengalami gejala demam berdarah ringan maka ada baiknya melakukan hal-hal berikut sebagai pengobatan awal untuk mencegahnya agar tidak semakin parah, antara lain :

  1. Mengonsumsi cairan dalam jumlah banyak

    Pasien demam berdarah sebisa mungkin mencukupi asupan cairan. Dari mulai air putih hingga jus buah sebaiknya dikonsumsi oleh pasien. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah dehidrasi karena demam, serta membantu menurunkan demam.

    Selain itu, mengonsumsi banyak air juga membantu meringankan gejala seperti kram otot dan sakit kepala karena keduanya timbul akibat dehidrasi. Air juga akan membantu menghilangkan racun berlebih dalam tubuh untuk dikeluarkan melalui urine.

  2. Mengonsumsi obat pereda demam dan nyeri

    Paracetamol dapat menjadi pilihan untuk meringankan nyeri dan menurunkan demam. namun ada baiknya segera periksakan ke dokter untuk mengetahui obat mana yang sebaiknya dikonsumsi.

  3. Mengonsumsi jambu biji dan makanan sehat yang mudah dicerna

    Dokter biasanya akan menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang mudah dicerna seperti makanan yang  direbus, sayuran hijau, serta buah-buahan. Salah satu buah yang sudah dikenal manfaatnya untuk mengobati demam berdarah ialah jambu biji. Jambu biji mengandung vitamin C yang dapat membantu mempercepat pembentukan trombosit baru.

    Pada pasien demam berdarah, trombosit dalam tubuhnya biasanya berada dalam di bawah ambang normal. Jambu biji mengandung trombinol yang mampu merangsang trombopoietin lebih aktif, sehingga dapat membantu tubuh menghasilkan trombosit yang lebih banyak. Untuk itu mengonsumsi jambu biji bisa menjadi cara efektif untuk membantu meningkatkannya kembali.

    Selain itu jambu biji kaya akan quercetin, yaitu senyawa kimia alami yang bisa ditemukan dalam berbagai jenis buah dan sayur yang berguna untuk menghambat pertumbuhan virus, termasuk virus dengue.

  4. Melakukan istirahat secara total

    Beristirahat secara total atau bed rest sangat dianjurkan untuk pasien demam berdarah jenis apapun. Hal ini dilakukan sebagai cara untuk mempercepat pemulihan.

    Perawatan rumahan untuk pasien demam berdarah hanyalah perawatan yang bersifat tambahan sebagai pengganti opname di rumah sakit. Hal ini juga tidak bisa dilakukan sembarangan dan bergantung pada kondisi pasien. sahabat ONO tetap perlu mengonsultasikan pada dokter untuk mendapatkan perawatan terbaik.

PERAWATAN PASIEN TIFUS

Sakit tifus atau demam tifoid disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi yang menular lewat makanan dan minuman tidak steril. Di Indonesia, tipes seringnya terjadi akibat jajan sembarangan, minum air tidak bersih, atau bahkan kebiasaan buruk  sehari-hari seperti tidak cuci tangan habis dari toilet.

Bagaimana cara mengobati tipes di rumah ?

Gejala tipes yaitu sakit kepala, demam tinggi, menggigil, dan badan lemas yang biasa pertama kali muncul setelah satu hingga tiga minggu bakteri masuk ke dalam tubuh. Tifus juga dapat menyebabkan sakit perut karena sembelit atau diare, sakit tenggorokan, hingga muncul bintik-bintik merah di dada.

Orang yang sakit tipes biasanya tidak akan langsung diopname jika gejalanya tidak parah. Selama rawat jalan, dokter akan coba dulu memberikan antibiotik dan/atau obat penurun demam agar penyakitnya tidak bertambah parah Selain itu, Anda juga bisa menerapkan berbagai cara sederhana ini untuk mengobati tipes di rumah agar cepat sembuh.

1. Makan makanan tinggi kalori

Anda wajib mengonsumsi makanan yang mengandung kalori tinggi sebagai cara mengobati tipes di rumah.

Makanan berkalori tinggi menyediakan cukup energi bagi sistem imun melawan infeksi agar bisa pulih lebih cepat. Selain itu, makanan tinggi kalori membantu mencegah penurunan berat badan saat Anda sakit tipes.

Anda bisa mengonsumsi nasi putih, kentang, kacang-kacangan, ubi, alpukat, hingga jus buah. Semua sumber pangan ini termasuk berkalori tinggi tapi tetap menyehatkan.

Jangan pilih makanan berkalori tinggi yang tidak sehat seperti makanan siap saji, yang berlemak dan digoreng, atau makanan manis seperti kue-kue dan kukis.

2. Makan makanan tinggi protein

Salah satu cara mengobati tipes di rumah adalah dengan makan makanan tinggi protein. Asupan protein baik untuk mempercepat masa penyembuhan dari infeksi

Tubuh butuh protein untuk menghasilkan sel-sel yang baru dan sehat, serta memperbaiki jaringan tubuh yang rusak akibat peradangan infeksi.

Selain itu, tubuh Anda juga butuh protein untuk menghasilkan enzim, hormon, dan senyawa kimia penting lainnya agar kerja sistem imun serta metabolisme tubuh tetap berjalan baik.

Konsumsilah makanan tinggi protein seperti dada ayam, daging sapi, dan juga telur yang dimasak matang dengan api tinggi.

3. Makan makanan rendah serat

Makan makanan tinggi protein dan kalori wajib dilakukan saat sakit tipes. Akan tetapi, di sisi lain Anda juga disarankan makan makanan yang seratnya rendah. Mengapa harus makan yang rendah serat?

Serat adalah nutrisi yang sulit dicerna oleh perut sehingga butuh waktu lama untuk memprosesnya. Sementara itu, penyakit tipes dapat menyebabkan gejala diare yang pada dasarnya sudah memperberat kerja usus mengolah makanan.

Maka jika Anda makan makanan berserat tinggi, artinya Anda semakin memaksa usus bekerja lebih keras. Itu kenapa makan makananan rendah serat adalah cara yang baik untuk mengobati diare akibat sakit tipes.

Mengurangi makan serat artinya Anda akan membatasi aktivitas usus yang berlebihan. Pada akhirnya, gejala diare dan sakit perut akan perlahan mereda.

Konsumsi makanan rendah serat seperti pisang, roti panggang, atau nasi putih saat sedang sakit diare karena tipes.

4. Makan porsi kecil tapi sering

Saat sakit tipes, nafsu makan pasti jadi menurun. Rasa makanan yang masuk ke dalam mulut pun dapat terasa hambar.

Maka cara mengakali agar Anda tetap bisa makan selama masih dalam proses mengobati sakit tipes adalah membagi porsinya jadi lebih kecil.

Selain mencukupi kebutuhan kalori, makan dengan porsi yang lebih kecil dari biasanya, tapi lebih sering, bisa mencegah Anda merasa mual karena makan terlalu banyak.

Makan porsi kecil tiap beberapa jam sekali juga bisa membantu Anda terhindar dari rasa jenuh dan tetap mau makan.

5.  Minum air cukup

Mengonsumsi cairan cukup adalah salah satu cara mengobati dan mencegah komplikasi sakit tipes di rumah. Mencukupi asupan cairan membantu mencegah dehidrasi akibat demam, diare, atau muntah saat tipes menyerang.

Anda disarankan minum cairan seperti air mineral sebanyak 6-8 gelas per hari. Selain air mineral, Anda juga dapat minum cairan elektrolit, jus buah yang dicuci dan dikupas kulitnya, atau dari kuah sup hangat.

Sumber cairan tersebut dapat membantu menggantikan air dan kandungan elektrolit yang hilang saat terkena tipes.

Apabila orang yang terkena tipes sampai dehidrasi, bisa fatal akibatnya. Jika Anda sampai mengalami dehidrasi parah, segera ke  rumah sakit agar bisa cepat diberikan cairan infus oleh dokter.

6. Istirahat total

Saat terkena tipes, dokter akan menganjurkan Anda untuk cuti kerja atau absen sekolah dulu agar bisa maksimal istirahat di rumah sampai kembali sehat.

Tidur adalah cara mengobati tipes yang paling ampuh. Tidur punya banyak manfaat, salah satunya dapat membantu memperbaiki sel dan jaringan tubuh yang rusak karena infeksi bakteri Salmonella typhi.

Mengistirahatkan tubuh di rumah ini juga dapat mencegah sakit tipes menyebar ke orang lain.

7. Patuh minum obat dari dokter

Meski sakit tipes yang ringan bisa “diobati” dengan istirahat dan makan makan bergizi, Anda tetap harus minum obat dari dokter.

Dokter akan memberikan obat antibiotik untuk melawan infeksi bakteri atau obat penurun panas agar demam menurun. Jika Anda sudah diresepkan obat, dosisnya harus diminum teratur dan dihabiskan sesuai anjuran dokter.

Bila pun Anda sudah merasa baikan, obat antibiotik tetap harus diminum sampai habis.

Menghabiskan antibiotik penting agar bakteri penyebab tipes dalam tubuh mati total dan tidak malah kebal terhadap obat. Jika bakteri sampai kebal obat, penyakit Anda akan lebih sulit diobati sehingga akan lama sembuhnya.

8. Jaga kebersihan diri sendiri

Menjaga kebersihan diri sendiri adalah bagian dari cara mengobati tipes untuk mencegah penyebaran dan penularan penyakit.

Anda wajib cuci tangan setelah buang air kecil, buang air besar, dan sebelum serta sesudah menyiapkan makanan dengan air bersih dan sabun.

Apabila tidak, Anda sangat mungkin menyebarkan bakteri ke benda sekitar yang Anda sentuh. Alhasil orang lain yang juga menyentuh barang tersebut juga bisa tertular bakteri tipes. Orang lain juga masih dapat tertular jika bersentuhan kulit dengan Anda yang tidak cuci tangan.

 

Jadi sahabat ono, apabila ada keluarga atau kerabat anda yang mengalami sakit tifus dan memerlukan ambulan, sahabat ono bisa hubungi kami di nomor 082315032018 atau bisa kunjungi website kami di https://onoambulance.com/

TIPS OLAHRAGA BUAT KESEHATAN MATA

TIPS OLAHRAGA BUAT KESEHATAN MATA

 

Olahraga mata bisa bermanfaat untuk membuat mata lebih nyaman, mengatasi mata lelah, mencegah penglihatan buram, dan membuat penglihatan lebih fokus. Kegiatan ini juga bermanfaat untuk kamu yang sering beraktivitas di depan komputer.

Gerakan Olahraga Mata

Untuk sebagian orang, olahraga mata juga bermanfaat mencegah minus mata bertambah. Olahraga mata bisa kamu lakukan dengan cara mudah dan tidak membutuhkan banyak tenaga.

  1. Ubah fokus dari jarak dekat ke jarak jauh

Cara pertama yang bisa kamu lakukan untuk melakukan olahraga mata adalah dengan mengubah fokus jarak dekat ke jarak yang agak jauh. Pertama, letakkan ibu jari dengan jarak kurang lebih 25 cm di depan mata dan fokuskan pandangan kepada ibu jari selama kurang lebih 15 detik.

Setelah itu, alihkan pandangan ke objek lain dengan jarak sekitar 25 – 50 cm dan fokuslah kepada objek tersebut selama kurang lebih 15 detik. Lakukan kedua hal tersebut secara bergantian, sebanyak lima kali.

 

  1. Fokus pada objek tertentu

Berusaha fokus pada objek lain yang kecil juga bisa kamu lakukan di sela-sela aktivitas. Caranya dengan meletakkan pensil di depan hidung. Fokuslah pada ujung pensil. Setelah itu, pelan-pelan gerakkan pensil ke sisi kanan dan kiri wajah. Tetap fokuskan pandangan pada pensil, tanpa menolehkan wajah. Lakukan hal ini sebanyak tiga kali.

 

  1. Visualisasikan angka 8

Caranya dengan duduk dan menatap lurus ke lantai. Lalu, tentukan satu titik yang menjadi fokusmu. Setelah itu, gerakkan mata untuk membentuk pola angka 8. Lakukan gerakan ini selama kurang lebih 30 detik.

Selain melakukan gerakan olahraga mata, kamu dapat menjaga kesehatan matamu dengan rutin mengonsumsi makanan yang mengandung omega-3, vitamin C, vitamin E, zinc, dan lutein. Disarankan untuk menggunakan kacamata hitam ketika beraktivitas di siang hari. Selain itu, untuk kamu yang berusia 20-39 tahun, sebaiknya periksakan mata ke dokter setiap 5-10 tahun.

Luangkanlah waktu setiap hari untuk olahraga mata dengan cara-cara di atas, agar matamu tetap sehat. Jika kamu mengalami keluhan pada mata, atau membutuhkan saran lebih lanjut mengenai kesehatan mata, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter mata.

 

Scroll to top