• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Bagaimana Mengatasi Lidah Panas dari Makanan?

Saat lapar melanda terkadang kita tidak sabar untuk mencicipi makanannya. Akhirnya kami putuskan untuk mencicipi makanan panas itu secepatnya, ditiup saja sebentar lalu dimakan. Hasil dari lidah Anda merasa panas. Bagaimana cara mengatasi lidah panas?

Bagaimana cara mengatasi lidah panas?

Lidah panas memiliki tingkat sensasi panas yang berbeda-beda. Perbedaannya ditentukan oleh berapa banyak lapisan yang terluka, sebagai berikut:

  • Tingkat pertama: lidah terbakar hanya di lapisan luar. Efek yang Anda alami adalah nyeri, selain itu lidah Anda akan mengalami bengkak dan kemerahan
  • Tingkat kedua: sensasi terbakar lebih menyakitkan, karena lapisan besar dan lapisan bawah terluka. Pada level ini, Anda akan mengalami lecet, bengkak dan kemerahan pada lidah
  • Level ketiga: pada tingkat ini, luka bakar mengenai jaringan terdalam lidah. Efeknya bisa berupa warna kulit yang memutih atau hitam seperti terbakar sinar matahari. Lidah Anda juga akan mengalami mati rasa dan nyeri yang parah

Rasa sakit yang ditimbulkan dapat mengganggu aktivitas Anda seperti tidur, makan dan berbicara. Anda bisa menggunakan obat penghilang rasa sakit alias pereda nyeri untuk meredakan rasa sakit yang ditimbulkan. Namun, Anda juga bisa mencoba cara-cara berikut untuk mengatasi lidah terbakar agar nyeri mereda:

1. Berikan sesuatu yang keren

Anda juga bisa menambahkan es batu. Menurut Hadie Rifai, DDS, dokter gigi di Cleveland Clinic yang dikutip Everyday Health, mengonsumsi es batu juga bisa meredakan sensasi lidah panas. Anda juga bisa makan makanan dingin lainnya. Pilih makanan yang mudah ditelan seperti es krim atau yogurt beku, selain mudah ditelan, makanan ini juga mudah ditemukan. Makan makanan yang mudah ditelan diperlukan agar lidah Anda lebih mudah sembuh. Anda bisa diamkan makanan dingin selama beberapa menit di dalam mulut, agar lidah tidak membengkak.

2. Air minum

Minumlah air dingin adalah hal pertama yang dapat Anda lakukan untuk melawan panas. Lidah yang terbakar setelah makan dan minuman panas terasa kering karena mulut kehilangan kelembapannya. Tak jarang rasa kering juga menyebabkan lidah terasa perih dan sariawan bisa muncul jika seseorang mengalami luka bakar derajat dua. Menjaga mulut tetap lembap bisa mengurangi rasa sakit. Anda bisa meminumnya saat mulut Anda terasa kering, Anda bahkan tidak boleh menunggu mulut Anda terasa sakit dan kering.

Mengonsumsi makanan panas juga dapat mengeringkan langit-langit mulut Anda, hal ini dapat menyebabkan mulut menjadi kering dan berujung pada radang tenggorokan. Memperbanyak minum bisa mengurangi risiko sakit tenggorokan ini.

3. Berkumur dengan air garam

Menurut Perpustakaan Kedokteran Nasional A.S., berkumur dengan garam bisa mengurangi rasa sakit. Air garam adalah larutan isotonik. Saat digunakan, berkumur tidak akan mengiritasi selaput lendir – selaput yang melapisi beberapa organ termasuk mulut. Air garam direkomendasikan karena metode penyembuhan ini sangat ringan. Anda bisa menyiapkan satu gelas air dingin, lalu tambahkan satu sendok teh garam, lalu aduk. Kumpulkan selama sekitar 30 detik. Jika memungkinkan, biarkan butiran garam menutupi lidah Anda. Tak hanya menyembuhkan, garam juga akan membersihkan lecet di lidah Anda.

4. Hindari beberapa makanan

Anda juga harus menghindari beberapa makanan selama masa penyembuhan lidah, seperti makanan pedas. Makanan pedas bisa menyebabkan peradangan pada radang lidah Anda, menyebabkan rasa sakit semakin parah dan proses penyembuhan bisa tertunda. Capsaicin yang terkandung dalam makanan pedas dapat mengiritasi kulit Anda yang terluka. Selain itu, yang perlu Anda hindari adalah kopi dan teh panas, karena bisa menambah lecet di mulut Anda, ujar American Academy of Family Physicians, dikutip dari Livestrong. Selain itu, Anda juga harus menghindari makan makanan yang bersifat asam seperti jeruk, jeruk nipis, lemon, nanas, tomat, dan cuka.

5. Obat-obatan

Anda bisa minum beberapa obat penghilang rasa sakit. Menurut Steve Krendl, DDS, dari Hopewell Dental Care di New Jersey, ibuprofen dan parasetamol aman dikonsumsi saat lidah terbakar. Keduanya bisa meredakan nyeri dan peradangan.

6. Madu dan susu

Anda juga bisa minum susu, karena menutupi lidah dengan susu bisa meringankan rasa panas, seperti madu. Madu dapat melancarkan peredaran darah di mulut hingga menyembuhkan lidah yang panas. Anda juga bisa menambah asupan makanan yang kaya zat besi seperti bayam, daging, buah kering dan lainnya. Zat besi bisa menghasilkan sel darah merah, yang bisa menggantikan sel lidah yang rusak.

Pos Bagaimana Mengatasi Lidah Panas dari Makanan? muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top