Latest News

Benarkah Bahaya Minum Teh Bubble untuk Kesehatan?

Minuman teh gelembung sekarang banyak pilihan karena bentuk dan rasanya yang unik. Tidak heran begitu banyak orang yang berhasil teh gelembung sebagai tambahan andalan saat membeli minuman. Namun, sekarang ada banyak rumor tentang teh gelembung yang dilaporkan berbahaya bagi kesehatan.

Dikutip oleh Straitstimes, masalah ini bermula ketika seorang gadis remaja di Cina dilarikan ke rumah sakit pada 28 Mei, karena mengeluh tidak bisa makan dan sembelit. Setelah diperiksa, dokter menemukan keberadaan bola dalam hasil pemindaian CT scan di perut. Jadi apa sebenarnya bahaya teh gelembung itu benar?

Apa sebenarnya bahannya teh gelembung?

Sebelum memahami risiko atau bahaya yang mungkin timbul teh gelembung, maka Anda perlu tahu apa sebenarnya bahannya. Dikenal melalui WebMD, teh gelembung dibuat ketika pemilik kedai minuman di Taiwan tanpa sengaja mencampurkan puding tapioka ke dalam es tehnya. Rasa unik yang muncul membuat pemilik toko membuat ramuan sebagai menu baru.

Tanpa diduga, menu es tapioka dibuat karena isinya benar-benar laku. Dan sekarang teh gelembung telah terintegrasi di Indonesia berbagai minuman manis, seperti susu, kopi, sirup rasa, berbagai campuran es, hingga minuman bersoda.

Teh gelembung dibuat dari tepung tapioka (beberapa orang menambahkan tepung) dan dicampur dengan sedikit gula. Untuk membentuk bola, semua bahan dicampur dengan air, diuleni, dibentuk di bulan, lalu direbus.

Yang perlu diketahui adalah, tapioka mengandung pati resisten yang tidak bisa dicerna oleh tubuh. Itulah sebabnya ketika Anda memakannya, Anda akan merasa cepat kenyang.

Selama dikonsumsi dengan benar, pati persisten bermanfaat bagi usus. Alasannya adalah karena pati adalah makanan bakteri yang baik yang menghasilkan lapisan lendir di usus untuk memecah makanan. Namun, risiko masalah atau bahaya akan muncul saat Anda mengonsumsinya teh gelembung berlebihan

Apa bahaya yang mungkin timbul dari minum teh gelembung?

Obesitas adalah bahaya teh gelembung utama jika Anda minum berlebihan. Alasannya adalah karena ketika Anda mengkonsumsi teh gelembung berlebihan, tingkat gula dalam darah meningkat.

Kondisi ini dapat memicu peningkatan timbunan lemak, peningkatan kadar trigliserida, dan kolesterol yang menyebabkan obesitas. Konsumsi teh gelembung berlebihan juga meningkatkan risiko pemicu resistensi insulin diabetes mellitus tipe 2.

Melalui halaman-halaman University of California, Amerika Serikat, diketahui bahwa piala gelembung bisa mencapai 540 kalori. Jika Anda menambahkan seperempat gelembung pada segelas minuman, artinya ada sekitar 135 kalori tambahan ke dalam tubuh. Jumlah kalori setara dengan kalori dalam sepiring nasi.

Bahaya obesitas akibat konsumsi teh gelembung Penggunaan berlebihan juga didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Jae Eun Min, David B. Green, dan Loan Kim. Studi menemukan itu teh susu gelembung mengandung gula sebanyak 38 gram sebanyak 299 kilokalori (kkal). Padahal, jumlah asupan gula harian menurut Departemen Kesehatan Indonesia tidak boleh lebih dari 50 gram per hari (setara dengan 5-9 sendok teh).

Itulah alasan mengapa Anda tidak boleh mengkonsumsi teh gelembung berlebihan Jika Anda masih ingin mengonsumsinya, lebih baik memesan teh bubble dengan sedikit gula (lebih sedikit gula) atau pilih minuman yang tidak mengandung susu.

Pos Benarkah Bahaya Minum Teh Bubble untuk Kesehatan? muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top