• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Benarkah HPV bisa hilang dengan sendirinya?

HPV (Virus papiloma manusia) merupakan infeksi menular seksual yang paling sering terjadi, baik pada pria maupun wanita. Orang yang mengalami infeksi ini mungkin bertanya-tanya apakah virus HPV dapat hilang dengan sendirinya atau memerlukan pengobatan tertentu untuk sembuh total. Simak ulasannya di bawah ini untuk mengetahui jawabannya.

Virus HPV bisa hilang, selama …

6 Pertanyaan Tentang Virus HPV Yang Harus Anda Ketahui Jawabannya

HPV bukanlah virus yang berbahaya jika tidak menimbulkan penyakit, seperti munculnya penyakit kutil kelamin atau kanker.

Namun, keberadaan HPV di dalam tubuh tentu menjadi perhatian.

Antonio Pizzaro, MD, seorang Ahli Obstetri dan Ginekologi mengatakan pada DIRI, biasanya virus HPV akan hilang dengan sendirinya.

Beberapa orang mungkin menemukan bahwa virus bertahan selama bertahun-tahun, sementara yang lain mungkin hanya membutuhkan waktu hingga enam bulan hingga satu tahun.

Padahal, tambah Antonio, jika seseorang terjangkit virus tersebut saat berusia di bawah 30 tahun, kemungkinan kehilangan HPV lebih besar.

Berdasarkan CDCLebih dari 90% orang terinfeksi HPV, tubuhnya akan memulai proses pembersihan 6-12 bulan setelah virus HPV menyebar di dalam tubuh.

Normalnya, tubuh akan memproduksi antibodi yang melawan infeksi sehingga virus HPV bisa hilang tanpa perlu pengobatan.

Hal ini juga berlaku untuk orang yang baru saja terinfeksi, memiliki risiko tinggi, atau orang yang tidak menyadari keberadaan virus tersebut.

HPV mungkin tidak terdeteksi oleh tes laboratorium

pemeriksaan laboratorium demam berdarah

Gejala HPV itu bisa hilang, bahkan sebelum Anda menyadari bahwa tubuh Anda adalah terinfeksi virus itu.

Namun, HPV juga bisa tidak terdeteksi bahkan setelah pengujian di laboratorium.

Artinya ada dua kemungkinan yaitu virus HPV sudah dibersihkan oleh tubuh atau tingkat infeksi virus HPV sangat kecil sehingga tidak dapat dideteksi.

Selain itu, perlu diperhatikan bahwa virus yang satu ini dapat bersembunyi di balik kulit atau mukosa yang terinfeksi selama beberapa tahun.

Ini kemudian membuat virus sering tidak terdeteksi bahkan setelah tes laboratorium.

Faktor yang membuat HPV tidak hilang sama sekali

bahaya hpv

Meski virus HPV bisa menghilang dari tubuh Anda, masih ada beberapa kasus di mana infeksi berkembang menjadi penyakit.

Hal ini dibuktikan dengan a penelitian dari jurnal Biologi Komputasi Plos pada tahun 2015.

Dalam penelitian ini, terlihat bahwa kemampuan tubuh untuk memusnahkan virus sangat berpengaruh pada perkembangan HPV menjadi penyakit, seperti kanker.

Namun, faktor-faktor tersebut tidak bisa dijadikan patokan karena hasil penelitian ini justru menunjukkan sebaliknya.

Lebih dari 300 wanita muda dikumpulkan dan dites virus HPV setiap 6 bulan selama 4 tahun. Dari sana, peneliti mengukur pengaruh sel dalam tubuh dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membasmi virus.

Hasilnya cukup mengejutkan karena hampir setiap peserta memiliki faktor berbeda dalam memberantas virus.

Akan tetapi, sistem imun masih berperan penting dalam proses pembersihan HPV.

Oleh karena itu, kemungkinan besar HPV tidak akan hilang dan berkembang menjadi penyakit yang sebagian besar disebabkan oleh imunitasnya yang rendah.

Meski demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut apa saja faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi cepat atau lambatnya HPV hilang dari tubuh.

Virus HPV memang bisa hilang tanpa perlu pengobatan apapun.

Meski begitu, menjaga kesehatan, mengonsumsi makanan bergizi, dan berolahraga secara rutin tetap disarankan agar tubuh tetap segar saat terserang HPV.

Pos Benarkah HPV bisa hilang dengan sendirinya? muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top