Latest News

Benarkah pil KB dapat mengubah bentuk otak?

Menurut penelitian terbaru yang dipresentasikan pada pertemuan tahunan Masyarakat Radiologi Amerika Utara (RSNA), wanita yang rutin mengonsumsi pil KB ternyata memiliki bentuk otak yang agak berbeda dibandingkan wanita yang tidak meminumnya. Apakah itu benar

Jenis pil KB yang diteliti dalam penelitian ini adalah pil kombinasi yang mengandung hormon progesteron dan estrogen buatan. Pil KB ini adalah salah satu metode kontrasepsi yang paling umum digunakan untuk menunda kehamilan.

Jadi, apa perubahan bentuk otak yang dimaksud dalam penelitian dan apakah ada efek pada kemampuan mental ibu?

Apakah pil KB memengaruhi bentuk otak?

Penelitian tentang hubungan antara pil KB dan struktur otak dilakukan pada 50 wanita, dengan 21 di antaranya minum pil KB secara teratur. Mereka menjalani pemeriksaan MRI untuk mendapatkan gambaran lengkap struktur otak.

Rata-rata, wanita yang menggunakan pil KB memiliki hipotalamus berukuran 6 persen lebih kecil dari wanita yang tidak meminumnya.

Michael Lipton, pemimpin penelitian dan profesor radiologi di Fakultas Kedokteran Albert Einstein, Amerika Serikat, menyatakan bahwa perbedaan ini bisa dibilang cukup besar.

Hipotalamus adalah bagian otak yang mengatur beberapa fungsi normal tubuh seperti suhu, suasana hati, nafsu makan, gairah seksual, siklus tidur, dan detak jantung.

Bagian otak ini juga mengatur produksi berbagai hormon yang dibutuhkan dalam reproduksi.

Selain itu, penelitian lain di jurnal Laporan Ilmiah juga menemukan bahwa wanita yang menggunakan pil KB memiliki bentuk hippocampus, otak kecil (otak kecil), dan fusiform gyrus dengan ukuran yang sedikit lebih besar.

Sementara itu, penelitian oleh Universitas Salzburg, Austria, pada tahun yang sama menemukan perubahan pada bagian otak yang disebut prefrontal cortex dan amygdala. Keduanya berperan dalam proses perilaku dan pengakuan emosional.

Secara umum, berbagai penelitian tentang pil KB dan struktur otak telah menghasilkan temuan yang beragam.

Meskipun keduanya terkait, tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa mengambil pil KB memang secara langsung mengubah struktur otak.

Apakah konsumsi pil KB memengaruhi fungsi otak?

Provera
Sumber: Healthline

Jika pil KB benar-benar mengubah bentuk hipotalamus di otak, maka temuan ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan.

Pil KB mengandung hormon reproduksi dalam bentuk progesteron dan estrogen. Ketika diminum, hormon-hormon ini mungkin memberi sinyal hipotalamus untuk berhenti memproduksi hormon yang sama.

Dr. Lipton menyatakan bahwa hormon reproduksi yang dihasilkan oleh hipotalamus sebenarnya penting untuk pertumbuhan sel saraf di otak.

Dia menduga, hormon dalam pil KB akan menghambat proses ini dan memperlambat pertumbuhan sel saraf otak.

Namun, para peneliti belum tahu persis apa dampaknya jika ukuran hipotalamus berkurang. Menurut penelitian yang sama, pil KB juga tidak mengurangi ukuran keseluruhan atau fungsi otak.

Para peneliti menemukan bahwa ukuran hipotalamus yang menyusut terkait dengan sifat mudah marah dan munculnya gejala depresi.

Namun, tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa ini karena Anda mengonsumsi pil KB.

Konsumsi pil KB mungkin terkait dengan perubahan bentuk hipotalamus di otak. Namun, perlu diingat bahwa berbagai penelitian yang membahas hal ini selalu menghasilkan temuan campuran.

Pengaruh konsumsi pil KB pada struktur otak masih perlu dipelajari lebih lanjut. Sambil menunggu hasil terbaru dari penelitian yang lebih akurat, pil KB masih bisa pilihan metode kontrasepsi yang cukup aman dan efektif.

Pos Benarkah pil KB dapat mengubah bentuk otak? muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top