Latest News

Benarkah pria tidak mandul atau tidak subur setelah operasi kanker prostat?

Bagi pria yang didiagnosis menderita kanker prostat, mungkin salah satu hal yang membuat mereka khawatir adalah ancaman masalah kesuburan atau infertilitas. Benarkah pria tidak subur atau tidak subur setelah operasi kanker prostat? Bagaimana dengan efek jenis lain dari perawatan kanker prostat pada kesuburan?

Dibutuhkan perawatan kanker prostat

Kanker prostat adalah jenis kanker yang terjadi pada kelenjar prostat pada pria. Prostat adalah kelenjar kecil yang berada di antara penis dan kandung kemih. Fungsinya untuk menghasilkan cairan mani yang akan diangkut sperma pada saat ejakulasi.

Sebelum memahami lebih lanjut tentang kemungkinan pria infertil atau infertil setelah operasi kanker prostat, ada baiknya Anda mencari tahu lebih banyak tentang tindakan yang diperlukan untuk kondisi tersebut.

Jika Anda telah didiagnosis menderita kanker prostat, diskusikan dengan dokter Anda tentang perawatan yang tepat. Perawatan yang akan diberikan tentu tergantung pada seberapa cepat sel kanker tumbuh, bagaimana mereka menyebar, dan bagaimana kesehatan fisik setiap orang secara keseluruhan. Efek samping pada perawatan juga perlu diperhatikan.

Ada beberapa tipe pengobatan pada pasien kanker prostat, seperti terapi radiasi dan terapi terapi hormon. Namun, jika sudah dalam tahap tertentu, ada kemungkinan bahwa dokter akan merekomendasikan operasi pengangkatan seluruh kelenjar prostat (radikal prostatektomi).

Pembedahan untuk pasien kanker prostat dilakukan jika sel kanker tidak menyebar di luar kelenjar prostat. Dalam operasi ini, ahli bedah akan mengangkat seluruh kelenjar prostat, ditambah beberapa jaringan di sekitarnya, termasuk vesikula seminalis.

Prostatektomi radikal dapat dilakukan dengan beberapa pilihan teknik, yaitu prostatektomi radikal terbuka, prostatektomi laparoskopi radikal, atau prostatektomi radikal yang dibantu robot. Diskusikan dengan ahli bedah tentang teknik yang tepat untuk operasi kanker prostat yang akan dilakukan.

Benarkah pria tidak subur atau tidak subur setelah operasi kanker prostat?

Seorang pria yang menjalani operasi untuk mengangkat kelenjar prostat berarti dia tidak bisa lagi memproduksi air mani selama ejakulasi. Dengan demikian, kemungkinan pria infertil atau tidak subur setelah operasi kanker prostat. Artinya, dia tidak bisa memiliki anak melalui hubungan seksual alami. Sayangnya, infertilitas ini bersifat permanen dan tidak dapat dihindari.

Selain masalah infertilitas pria, risiko lain dari operasi kanker prostat meliputi:

  • Berdarah.
  • Infeksi saluran kemih.
  • Disfungsi ereksi (impotensi).
  • Cedera anal.
  • Penyempitan uretra atau leher kandung kemih.
  • Pembentukan kista yang mengandung getah bening.

Selain operasi, perawatan kanker prostat lainnya, yaitu terapi radiasi dan terapi hormon juga dapat memiliki efek negatif pada kesuburan pria. Pria yang telah menjalani terapi radiasi atau terapi hormon untuk kanker prostat yang mereka derita dapat menghasilkan lebih sedikit atau tidak ada semen sama sekali.

Bahkan, kedua terapi ini juga dapat merusak sperma dan mengurangi jumlah sperma. Dengan demikian, mereka yang menjalani terapi ini akan mengalami kesulitan memiliki anak melalui hubungan seksual alami.

Bagaimana jika pria setelah operasi kanker prostat ingin memiliki anak?

Masalah infertilitas atau ketidaksuburan setelah operasi kanker prostat memang menakutkan, terutama ketika seorang pria masih ingin memiliki anak. Jika ini terjadi pada Anda, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan sebelum prostatektomi dilakukan.

  • Pembekuan sperma

Pembekuan sperma juga disebut cryopreservasi yang dilakukan di bank sperma. Ini dianggap yang paling berhasil bagi pria untuk dapat terus memiliki anak, meskipun mereka akan melakukan operasi kanker prostat. Sperma yang dilepaskan sebelum operasi akan dibekukan sampai Anda membutuhkannya. Pembekuan juga bisa dilakukan bertahun-tahun.

  • Ekstraksi sperma

Meskipun memiliki infertilitas pria, pasien kanker prostat mungkin masih memiliki sperma di testis mereka. Dalam metode ini, dokter bedah akan mengambil sperma dari testis dan kemudian akan dibekukan atau digunakan secara langsung.

Sperma ini nantinya bisa digunakan untuk membuahi pasangan IVF (Pemupukan In Vitro / IVF). Ini dapat dilakukan sebelum atau sesudah operasi kanker prostat.

Jika Anda didiagnosis menderita kanker prostat dan masih ingin memiliki anak, Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter tentang apa yang dapat Anda lakukan. Meskipun Anda tidak memiliki prosedur operasi kanker prostat, jenis perawatan lain juga dapat mengganggu kesuburan Anda.

Pos Benarkah pria tidak mandul atau tidak subur setelah operasi kanker prostat? muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top