Latest News

Berbagai Penyebab Sakit Gigi yang Mengganggu

Apakah minuman dingin membuat gigi bergetar atau Anda meringis saat menyikat gigi di pagi hari? Jika ya, Anda punya tipe gigi sensitif yang bisa menimbulkan rasa sakit. Anda harus mengetahui sebelumnya apa yang menyebabkan gigi yang sakit atau sensitif mengganggu Anda.

Berbagai penyebab sakit gigi

Gigi menjadi sensitif saat lapisan gigi yang disebut dentin terpapar ke luar gigi, misalnya karena kerusakan email. Enamel merupakan pelindung pelindung yang terdapat pada lapisan luar gigi.

Dentin terhubung ke saluran yang mengandung serabut saraf. Jadi, saat dentin terkena dingin, panas, atau makanan, serabut saraf otomatis terpapar dan membuat gigi sakit.

Ada beberapa hal yang menyebabkan gigi jadi lebih sensitif atau terasa perih. Anda bisa menghindarinya agar sakitnya tidak kambuh atau bertambah parah.

1. Tidak berhati-hati saat menyikat gigi

Saat menyikat gigi, Anda harus memperhatikan beberapa hal agar tidak menyebabkan kerusakan email gigi. Menyikat gigi terlalu keras dan terlalu banyak tekanan merupakan cara menyikat gigi yang salah dan bisa menyebabkan sakit gigi.

Faktor pemilihan sikat gigi juga bisa menjadi pemicu gigi sensitif. Menggunakan sikat berbulu kasar dan keras dapat membuat luka gusi dan sakit gigi.

Menyikat terlalu keras dengan bulu sikat yang kasar lambat laun akan menyebabkan erosi pada lapisan gigi. Akibatnya gigi menjadi perih dan sensitif. Solusi paling sederhana adalah beralih ke sikat gigi dengan bulu yang lebih lembut dan menyikat gigi lebih lambat.

2. Makanan yang dikonsumsi

Mungkin kamu belum terlalu paham makanan dan minuman apa saja yang bisa bikin gigi ngilu. Oleh karena itu, ada baiknya untuk mulai lebih memperhatikan makanan apa saja yang sewaktu-waktu bisa memicu sakit gigi.

Makanan dan minuman yang memicu sakit gigi terutama yang terlalu asam, panas, atau dingin. Berikut beberapa jenis makanan dan minuman penyebab sakit gigi.

  • Es batu. Tidak hanya suhu es batu yang sangat dingin, tekstur es batu yang keras juga dapat merusak lapisan gigi sehingga menyebabkan sakit gigi.
  • Permen yang sangat manis dan lengket yang menempel pada gigi dapat merangsang saraf di dentin (lapisan dalam gigi) dan gigi dapat semakin sakit.
  • Buah asam. Berdasarkan Akademi Kedokteran Gigi Umum, sebuah organisasi ahli gigi, buah asam bisa memicu sakit gigi karena keasaman buah ini bisa mencairkan enamel gigi.
  • Minuman dan makanan panas seperti teh dan kopi juga sering menjadi penyebab sakit gigi.
  • Soda mempunyai dua bahan utama yang dapat merangsang sakit gigi yaitu gula dan asam, maka tidak heran jika soda sangat mudah membuat sakit gigi.

Paparan suhu minuman atau makanan yang Anda konsumsi bisa langsung memengaruhi gigi yang terpapar. Minuman dan makanan terlalu dingin, terlalu panas, atau terlalu asam juga dapat menyebabkan erosi pada lapisan gigi (erosi gigi). Inilah yang membuat gigi terasa sakit.

Kebiasaan makan makanan panas kemudian langsung minum dingin atau sebaliknya juga menjadi salah satu kebiasaan buruk yang menyebabkan sakit gigi akibat erosi.

Jika jalur saraf Anda terpapar makanan asam seperti kecap, lemon, kiwi, dan acar, Anda juga bisa merasakan sakit gigi. Mengurangi makanan atau minuman seperti itu dapat membantu Anda menghindarinya sakit gigi.

3. Menggunakan pasta gigi pemutih

Anda mungkin menggunakan pasta gigi yang mengandung bahan kimia untuk memutihkan gigi. Bahan kimia ini terkadang terlalu keras sehingga dapat merusak permukaan gigi dan menyebabkan sakit gigi sensitif.

Jika pasta gigi Anda mengandung zat pemutih, pertimbangkan untuk segera mengganti produk. Misalnya dengan menggunakan pasta gigi biasa atau khusus untuk gigi sensitif.

4. Hobi berkumur dengan obat

Seperti pasta gigi pemutih, beberapa obat kumur mengandung alkohol dan bahan kimia lain yang dapat membuat gigi Anda lebih sensitif terhadap rangsangan. Apalagi jika area dentin Anda terbuka.

Ini karena dentin terhubung langsung ke pusat saraf di gigi. Sehingga jika tidak dilindungi maka pusat saraf akan rentan sakit.

Sebagai gantinya, coba bersihkan gigi Anda menggunakan benang gigi untuk membersihkan sisa makanan yang terselip di antara gigi dan tidak dapat dijangkau oleh sikat gigi.

Tak hanya itu, jika sudah terbiasa menggunakan obat kumur, coba pilih jenis obat kumur lain. Misalnya obat kumur yang tidak mengandung alkohol dan obat kumur yang mengandung fluor untuk gigi sensitif.

5. Penyakit gusi

Seiring bertambahnya usia (terutama jika Anda tidak merawat gigi), Anda bisa mengalaminya berbagai penyakit gusi. Penyakit gusi bisa menyebabkan gigi sensitif sehingga gigi terasa sakit.

Jika penyakit gusi masalahnya, dokter gigi Anda akan menawarkan perawatan yang tepat untuk mengobati penyakit yang menyebabkannya.

Masalah pada gusi yang juga bisa menjadi penyebab gigi sensitif, seperti radang pada gusi (radang gusi) atau infeksi gusi (periodontitis). Jadi, biasakan untuk rutin memeriksakan diri ke dokter gigi.

6. Penumpukan plak yang berlebihan

Tujuan penggunaan benang gigi dan sikat gigi adalah untuk menghilangkan plak yang menumpuk setelah Anda makan. Penumpukan plak kelebihan dapat menyebabkan hilangnya enamel gigi.

Oleh karena itu, ini juga bisa menjadi salah satu penyebab sakit gigi atau kepekaan karena kehilangan perlindungan yang diberikan oleh email.

Solusinya adalah dengan melakukan perawatan gigi harian yang baik dan mengunjungi dokter gigi Anda untuk membersihkannya setidaknya setiap enam bulan sekali.

7. Rongga dan pembusukan

Rongga dapat menyebabkan banyak rasa sakit, lebih dari sekedar gigi sensitif. Dokter gigi Anda perlu memeriksa gigi Anda dan menentukan perawatan yang tepat, seperti tambal gigi.

Seiring bertambahnya usia, tambalan dapat melemahkan, merusak, atau bocor di sekitar tepinya. Ini dapat mempermudah bakteri untuk menumpuk di celah kecil ini. Akhirnya itu membentuk penumpukan asam yang menyebabkan enamel gigi rusak.

8. Ada gigi yang patah

Pernahkah Anda mengalami gigi yang tiba-tiba patah karena menggigit sesuatu dengan cukup keras? Tak hanya itu, kondisi ini juga bisa disebabkan karena cedera atau tidak mampu menahan beban saat menggigit.

Hati-hati karena gigi retak atau patah juga bisa jadi penyebab gigi anda terasa sakit. Jika dibiarkan, bisa menyebabkan rasa sakit yang berlebihan. Segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

9. Efek setelah prosedur medis

Apakah Anda merasakan sakit gigi setelah melakukan prosedur tertentu di dokter gigi? Jangan panik dulu karena kondisi seperti ini biasa terjadi.

Biasanya, prosedur saluran akar, ekstraksi, atau melakukan penempatan mahkota gigi juga bisa menjadi penyebab sakit gigi.

Namun, jika rasa sakit tidak kunjung hilang setelah beberapa jam atau bahkan sehari, sebaiknya hubungi dokter kembali. Ini diperlukan untuk mencegah infeksi setelah prosedur.

10. Lakukan proses pemutihan

Pasta gigi yang mengandung pemutih dapat membuat gigi Anda lebih sensitif. Begitu juga saat Anda melakukan perawatan tersebut pemutihan gigi yang juga bisa menyebabkan gigi menjadi sakit.

Ini karena kandungan kimia penghilang noda cukup keras untuk mengikis enamel.

Sebuah studi tahun 2018 yang diterbitkan oleh Jurnal American Dental Association temukan, gunakan gel desensitisasi sebelum diproses pemutihan diklaim dapat mengurangi nyeri setelah pengobatan.

Pos Berbagai Penyebab Sakit Gigi yang Mengganggu muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top