• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Bisakah Anda Tidak Mandi Sama sekali Selama Liburan?

Apa yang terlintas dalam pikiran ketika Anda mendengar kata liburan? Tidak hanya bepergian ke tempat-tempat yang menyenangkan, liburan untuk sejumlah orang sebenarnya menjadi acara bersantai di rumah. Nah, biasanya liburan panjang benar-benar membuat kita merasa malas atau genap tidak mandi selama berhari-hari. Namun, berhati-hatilah. Meskipun tidak disarankan untuk sering mandi, jarang atau bahkan tidak mandi sama sekali selama liburan justru dapat memicu berbagai masalah kesehatan, lho!

Apakah saya tetap bisa mandi selama liburan?

Kebanyakan orang percaya pada shower yang ideal harus dua kali sehari untuk bebas dari kuman, bakteri, debu, keringat, dan minyak yang menempel di kulit sepanjang hari. Tapi itu biasa, mandi dua kali atau bahkan lebih sering tidak menjamin tubuh lebih sehat, lho! Frekuensi mandi sebenarnya dapat membuat koloni bakteri baik dan minyak alami kulit menghilang.

Meski begitu, bukan berarti liburan membuat Anda malas atau bahkan tidak sama sekali membersihkan tubuh. Meskipun Anda hanya tinggal di rumah dan tidak melakukan banyak kegiatan, Anda tetap harus merawat tubuh Anda dengan baik.

Bahkan jika Anda malas mandi, setidaknya biasakan untuk berganti pakaian secara rutin. Yang tak kalah penting, jangan lupa membersihkan area genital dan lipatan kulit seperti ketiak dan siku dengan baik.

Pada dasarnya, setiap orang memiliki standar sendiri tentang seberapa banyak mereka harus mandi setiap hari; sesuaikan dengan kebutuhan dan pertimbangan masing-masing kondisi. Misalnya, kegiatan sehari-hari atau cuaca di daerah itu saat itu. Entah itu panas terik sehingga tubuh lebih banyak berkeringat, atau saat cuaca dingin yang membuat kulit menjadi lebih kering.

Yang mungkin terjadi karena mandi malas

Jika Anda malas atau bahkan tidak mandi sama sekali selama liburan, berikut adalah beberapa hal yang mungkin Anda alami:

1. Bau badan

Kulit manusia sebenarnya dihuni oleh sekitar 1.000 jenis bakteri dan 80 jenis jamur. Nah, ketika Anda malas mandi, maka secara tidak langsung Anda memberi peluang bagi kuman untuk berkembang biak di kulit lebih banyak.

Jika ini dibiarkan berlanjut untuk waktu yang lama, kuman akan memakan protein dan asam lemak dari tubuh untuk menghasilkan sejenis gas. Nah, gas ini bisa menyebabkan bau badan.

Di sisi lain, pencampuran keringat, kotoran, debu, dan minyak yang menempel di permukaan kulit selama berhari-hari juga dapat membuat tubuh mengeluarkan bau yang tidak sedap. Keringat itu sendiri tidak hanya dipicu karena aktivitas fisik. Sebab, pengaruh cuaca, hormon, dan stres juga bisa membuat tubuh Anda berkeringat.

Jadi, meski Anda hanya tinggal di rumah, bukan berarti tubuh Anda tidak akan berkeringat sama sekali, ya!

2. Iritasi dan masalah kulit

Mandi malas juga bisa membuat bakteri baik dan bakteri jahat dalam tubuh berkembang biak tidak seimbang. Jika tumbuhnya bakteri jahat pada kulit lebih banyak, maka Anda akan lebih mudah mengalami berbagai masalah kulit. Katakan saja tinea versikolor, kurap, eksim, kandidiasis, dan berbagai infeksi bakteri dan jamur lainnya.

Pos Bisakah Anda Tidak Mandi Sama Sekali Selama Liburan? muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top