Latest News

Bisakah bronkitis mengembangkan pneumonia?

Meskipun keduanya menyerang sistem pernapasan manusia, bronkitis dan pneumonia punya perbedaan. Jika bronkitis adalah infeksi saluran udara, pneumonia adalah infeksi jaringan paru-paru manusia. Meski berbeda, bronkitis dapat berkembang menjadi pneumonia. Kondisi ini dapat terjadi jika penderita bronkitis tidak melakukan upaya penyembuhan dengan benar.

Karena itu, penting untuk mengenali gejala kedua penyakit ini untuk mencegah perkembangannya. Terlebih lagi, pneumonia saat ini rentan terjadi Novel coronavirus yang merupakan masalah kesehatan global.

Perbedaan pada bronkitis dan pneumonia

Pada dasarnya, bronkitis disebabkan oleh virus. Seringkali, virus yang menyebabkan bronkitis sama dengan virus yang menyebabkan pilek. Gejala bronkitis yang paling menonjol, yaitu batuk, demam yang cenderung rendah, merasa lelah, dan sesak napas. Infeksi bronkitis biasanya terjadi selama seminggu hingga 10 hari.

Tidak seperti bronkitis, pneumonia lebih sering disebabkan oleh bakteri, meskipun virus dan jamur dapat menjadi penyebabnya. Gejalanya hampir mirip, seperti demam tinggi, nyeri dada, dan penurunan berat badan karena nafsu makan berkurang.

Pneumonia lebih serius daripada bronkitis. Kasus ini juga bertahan lebih lama. Infeksi paru-paru pada pneumonia menyebabkan seseorang sulit bernapas.

Bisakah bronkitis berkembang menjadi pneumonia?

Bronkitis disebabkan oleh virus, jika tidak segera diobati dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun. Ini kemudian dapat memfasilitasi infeksi bakteri yang menyebabkan pneumonia.

Ini karena pada dasarnya, pneumonia dapat menyerang seseorang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Beberapa kelompok orang di bawah ini sangat rentan terkena pneumonia jika mereka menderita bronkitis.

  • Usia di bawah 2 tahun atau di atas 65 tahun.
  • Pernah mengalami stroke.
  • Kesulitan menelan.
  • Mengalami asma, fibrosis, diabetes, gagal hati, atau kondisi medis lainnya.
  • Memiliki mobilitas terbatas.
  • Sedangkan masa penyembuhan itu mempengaruhi daya tahan tubuh.
  • Sedang dirawat atau dirawat karena kanker.
  • Perokok.
  • Peminum alkohol.

Dalam beberapa kasus, orang dengan bronkitis dapat berkembang menjadi radang paru-paru meskipun menggunakan antibiotik untuk perawatan bronkitis mereka. Pada dasarnya, antibiotik hanya dikonsumsi untuk mengobati bakteri penyebab bronkitis, sedangkan bakteri penyebab pneumonia masih dapat berkembang.

Cara mencegah berkembangnya bronkitis menjadi pneumonia

Gejala yang hampir serupa membuat seseorang sulit mengenali apakah seseorang yang menderita bronkitis telah berkembang menjadi pneumonia. Karena itu, jika Anda telah menemukan gejala bronkitis, penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Dokter akan segera memeriksa dengan stetoskop apakah infeksi pada sistem pernapasan Anda telah menyebar ke paru-paru atau tidak. Dokter Anda juga dapat memeriksa Anda secara teratur apakah bronkitis Anda membaik atau semakin buruk.

Pneumonia bisa menjadi ancaman bagi siapa pun. Bagi sebagian orang, kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi dan memperburuk kondisi kesehatan lainnya. Namun, bagi sebagian yang lain, perawatan dari dokter untuk pneumonia mendapat respons yang baik dari tubuh dan tentu saja bisa sembuh seperti biasa.

Pos Bisakah bronkitis mengembangkan pneumonia? muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top