• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Bisakah Ibu Dengan Diabetes Menyusui Bayi Mereka?

Diabetes adalah satu dari banyak penyakit yang bisa diwariskan melalui gen orangtua kepada anak-anak mereka. Ini juga yang membuat kebanyakan ibu dengan diabetes khawatir tentang menyusui bayinya. Mereka takut penyakit itu akan berdampak buruk pada dirinya dan bayinya. Jadi, apakah aman bagi ibu dengan diabetes untuk menyusui anak-anak mereka? Lihatlah ulasan berikut.

Ibu dengan diabetes masih bisa menyusui bayinya

Pelaporan dari WebMD, menurut American Diabetes Association, menyusui adalah cara terbaik untuk memberikan nutrisi bagi bayi. Idealnya, ibu akan menyusui secara eksklusif selama enam bulan pertama. Lebih lanjut, Asosiasi Diabetes Amerika menjelaskan bahwa ibu dengan diabetes masih dapat menyusui bayinya, sangat dianjurkan.

Pada wanita hamil, diabetes gestasional bisa terjadi. Diabetes disebabkan oleh stres metabolisme selama kehamilan yang menyebabkan kadar gula darah naik di atas normal. Untungnya, ini hanya sementara. Kadar gula akan kembali normal setelah proses kelahiran. Namun, masih ada risiko diabetes tipe 2. Nah, menyusui sebenarnya adalah salah satu cara untuk mencegah diabetes tipe 2.

Menyusui berarti menggunakan insulin secara positif sehingga kebutuhan insulin Anda berkurang, membantu menurunkan berat badan berlebih, mencegah kegemukan, dan dapat mengurangi risiko bayi terkena diabetes. Pada ibu dengan diabetes tipe 1 atau diabetes tipe 2, menyusui membantu mereka mengendalikan penyakit dan mencegah komplikasi lebih lanjut. Karena, Anda mungkin mengurangi penggunaan insulin selama menyusui.

Selain itu, manfaat lain yang dapat diperoleh dari menyusui untuk kesehatan tubuh ibu adalah mengurangi risiko pajanan. kanker payudara dan kanker ovarium.

Manfaat menyusui bagi bayi walaupun ibu menderita diabetes

Menyusui dikenal untuk membantu bayi Anda menghindari masalah kesehatan seperti asma, infeksi saluran pernapasan dan telinga, atau masalah pencernaan.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada 2008 menunjukkan bahwa semakin lama bayi diberi asupan ASI, semakin jauh bayi itu dari risiko diabetes tipe 1. ASI juga melindungi bayi dari berbagai penyakit menular dan faktor risiko lain yang dapat menyebabkan diabetes.

manfaat menyusui

Tips menyusui untuk ibu dengan diabetes

Menyusui bukanlah hal yang mudah. Pada penderita diabetes mungkin ada beberapa masalah. Misalnya ketika gula darah turun karena pembakaran kalori untuk digunakan sebagai energi saat menyusui. Jadi sebelum menyusui, Anda harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mendapatkan saran tentang dosis insulin, gaya hidup, asupan kalori, dan makanan tertentu yang dapat dimakan selama menyusui dan mendukung produksi susu.

Kiat-kiat berikut dapat membantu ibu dengan diabetes saat menyusui bayinya, seperti:

  • Berikan ASI ketika bayi baru lahir dapat meningkatkan kemampuan menyusui bayi di kemudian hari. Pada wanita dengan diabetes, ASI biasanya mengalami penundaan produksi tiga hari setelah melahirkan. Ini normal. Namun, untuk menghindarinya, Anda bisa mengumpulkan kolostrum sebelum bayi lahir. Kolostrum (ASI kekuningan) dapat menjadi pengganti susu formula jika terjadi keterlambatan produksi ASI dan sebagai antibodi yang melindungi bayi dari bakteri dan virus.
  • Makanlah beberapa makanan ringan yang direkomendasikan oleh dokter Anda sebelum menyusui. Banyak ibu mengeluh bahwa gula darahnya turun dalam waktu satu jam setelah menyusui.
  • Konsultasikan obat-obatan yang Anda gunakan dengan dokter Anda apakah itu akan mempengaruhi bayi atau tidak saat menyusui. Hindari menggunakan obat-obatan herbal, seperti fenugreek yang dapat mengubah kadar gula darah.
  • Secara rutin memonitor kadar gula darah selama menyusui dan mengurangi stres yang dapat memicu penurunan produksi ASI.

Pos Bisakah Ibu Dengan Diabetes Menyusui Bayi Mereka? muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top