• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp0

Latest News

Bukan saatnya haid tapi muncul bercak coklat, apa penyebabnya?

Melihat bintik-bintik coklat pada pakaian dalam Anda sebelum waktu menstruasi mungkin membingungkan Anda. Apakah ini normal, bercak hamil, atau itu tanda penyakit? Jangan panik dulu. Tidak sedikit, kok, wanita di luar sana yang mengalami hal serupa dengan Anda. Yuk, cari tahu apa penyebab munculnya flek coklat menjelang haid berikut ini.

Penyebab bercak coklat memang tidak perlu dikhawatirkan

ganti pakaian dalam Anda

Bercak coklat yang muncul di luar waktu haid memiliki banyak penyebab. Secara garis besar, bercak coklat yang muncul menjelang haid terbagi dalam dua kategori yaitu tanda hamil dan tidak sedang hamil.

1. Karakteristik kehamilan

Anda mungkin menghasilkan bintik-bintik coklat setelah sel telur berhasil membuahi sperma dan menempel pada dinding rahim. Bintik coklat sebelum menstruasi yang merupakan tanda kehamilan disebut pendarahan implantasi.

Pendarahan implantasi biasanya terjadi 1-2 minggu setelah sel telur dibuahi. Bintik yang muncul biasanya berwarna coklat atau merah muda. Namun, tidak semua orang hamil mengalaminya.

Untuk membedakan bercak coklat mana yang merupakan tanda kehamilan atau karena alasan lain, perhatikan gejala yang menyertai. Anda mungkin hamil jika:

  • Payudara terasa perih dan kencang
  • Kelelahan
  • Sering buang air kecil
  • Mual dan muntah

Jika Anda baru saja berhubungan seks dan belum mengalami menstruasi, Anda harus memeriksakan kehamilan Anda paket tes. Untuk hasil yang lebih akurat, Anda harus memeriksakan diri ke dokter kandungan Anda.

2. Sisa darah menstruasi

Bintik coklat bisa berupa cairan keputihan yang bercampur darah lama haid kemarin.

Sisa darah yang masih menempel di dinding rahim bisa keluar dan kapan saja. Kondisi ini tidak perlu terlalu dikhawatirkan karena tidak dilatarbelakangi oleh gangguan kesehatan tertentu.

3. Gejala PMS

Selain itu, bercak coklat juga bisa menjadi gejala PMS yang menandakan bahwa Anda ingin haid dalam waktu dekat. Biasanya 1-2 hari atau bahkan beberapa jam setelah bercak, darah menstruasi akan mulai mengalir seperti biasa.

4. Cedera vagina

Kemungkinan lain yang menimbulkan bercak coklat adalah cedera vagina. Cedera bisa akibat penetrasi seksual yang terlalu kasar.

Luka juga bisa terjadi akibat iritasi dari kondom atau tampon yang tersangkut di vagina.

5. Pasang saja kontrasepsi

Pil keluarga berencana atau kontrasepsi spiral dapat menyebabkan vagina menghasilkan bercak coklat. Ini tidak perlu dikhawatirkan karena sepenuhnya normal.

Selain itu, menggeser posisi alat kontrasepsi spiral juga bisa menyebabkan sedikit pendarahan dari vagina hingga memunculkan bercak coklat.

6. Tes Pap smear baru

Anda mungkin mengalami bercak coklat setelah menjalani pemeriksaan di area vagina. Pap smear adalah salah satu tes yang menyebabkan hal tersebut.

Jangan khawatir, noda kecokelatan akan hilang dengan sendirinya. Namun, jika memang muncul terus menerus, konsultasikan ke dokter.

7. Perimenopause

Pada wanita paruh baya (sekitar 40-50 tahun), munculnya bercak coklat umumnya menandakan bahwa Anda sedang dalam masa Titik perimenopause.

Perimenopause adalah masa transisi sebelum menstruasi berhenti total. Gejala penyerta lainnya adalah:

  • Suasana hati atau suasana hati yang mudah diubah
  • Pengalaman hot flashes atau sensasi panas dari dalam tubuh
  • Keringat malam
  • Sulit tidur
  • Vagina kering

Penyebab bercak coklat abnormal

gangguan pencernaan saat menstruasi

Meski tergolong umum, bukan berarti Anda bisa menyepelekan munculnya flek coklat menjelang haid. Apalagi bila disertai gejala mengganggu lainnya.

Bercak coklat bisa menjadi tanda penyakit tertentu yang memerlukan perhatian medis khusus, misalnya:

1. Penyakit menular seksual

Bintik-bintik coklat berbau tidak sedap bisa menjadi tanda penyakit kelamin yang ditularkan melalui hubungan seks tanpa kondom. Misalnya klamidia atau kencing nanah.

Gejala umum penyakit kelamin lainnya meliputi:

  • Sensasi terbakar dan nyeri saat buang air kecil dan saat berhubungan seks
  • Vagina terasa sangat gatal
  • Nyeri pinggul
  • Keputihan atau keputihan yang tidak normal

Sayangnya tidak semua orang merasa gejalanya cukup jelas. Oleh karena itu, jika Anda aktif secara seksual dan sering berganti pasangan, mulailah rutin melakukan tes penyakit kelamin.

Pada awal kemunculannya, penyakit kelamin sangat mudah diobati sehingga tidak menyebar terlalu luas.

2. Penyakit radang panggul

Penyakit radang panggul (PID) adalah infeksi pada organ reproduksi wanita seperti rahim, leher rahim (serviks), ovarium (ovarium), atau saluran tuba.

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang ditularkan melalui hubungan seksual tanpa pelindung. Gejala yang menyertai penyakit ini adalah:

  • Bercak darah coklat bau
  • Sakit saat berhubungan seks
  • Sakit keputihan yang tidak normal
  • Sensasi terbakar saat buang air kecil
  • Nyeri hebat di panggul dan sekitar perut bagian bawah
  • Demam hingga menggigil saat infeksinya parah

Penyakit radang panggul merupakan salah satu yang bisa membuat wanita tidak subur. Namun penyakit ini juga bisa disembuhkan jika diberikan pengobatan yang tepat.

3. Sindrom ovarium polikistik (PCOS)

PCOS merupakan penyakit yang terjadi akibat ketidakseimbangan hormon androgen dalam tubuh. Kondisi ini membuat siklus haid tidak teratur sehingga sering memicu munculnya bercak coklat antar haid.

Wanita dengan PCOS biasanya mengalami berbagai tanda dan gejala seperti:

  • Menumbuhkan rambut di wajah dan dada
  • Rawan berjerawat
  • Kegemukan
  • Nyeri pinggul
  • Siklus haid yang berantakan atau bahkan tidak ada haid sama sekali
  • Menstruasi cenderung lama dan menyakitkan

Ada banyak pilihan pengobatan untuk membantu menyeimbangkan kembali hormon dalam tubuh. Obat-obatan yang mengandung hormon estrogen dan progesteron biasanya menjadi obat pilihan bagi wanita penderita PCOS.

4. Kanker serviks

Dalam kasus yang jarang terjadi, adanya bintik coklat sebelum menstruasi dapat mengindikasikan kanker serviks. Tanpa penanganan medis, kanker serviks dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang berakibat fatal. Bahkan kematian.

Gejala kanker serviks yang lebih umum adalah nyeri saat berhubungan seks, menstruasi yang berkepanjangan dan lebih parah, Perubahan jadwal BAB, nyeri panggul hebat, berat badan turun drastis, dan kelelahan tanpa sebab.

Segera periksakan kesehatan Anda ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat. Anda mungkin perlu menjalani beberapa tes medis untuk menentukan penyebab pastinya dengan lebih baik.

Kapan harus pergi ke dokter

periksa kolesterol di dokter

Karena kemunculan bercak coklat bisa jadi normal atau tidak, Anda harus tahu kapan ini pertanda bahaya. Segera konsultasikan ke dokter jika:

  • Lanjutkan selama beberapa minggu
  • Sering terjadi setelah berhubungan seks
  • Bintik coklat memiliki aroma yang tidak sedap
  • Munculnya bintik-bintik itu disertai rasa sakit atau kram perut
  • Bercak disertai rasa gatal di vagina

Bila Anda pernah mengalami satu atau lebih gejala tersebut, konsultasikan dengan dokter kandungan untuk mengetahui penyebabnya.

Suka artikel ini? Bantu kami lebih baik dengan mengisi survei berikut:

(function () (var qs, js, q, s, d = document, gi = d.getElementById, ce = d.createElement, gt = d.getElementsByTagName, id = "typef_orm", b = "https: // embed .typeform.com / "; if (! gi.call (d, id)) {js = ce.call (d," script "); js.id = id; js.src = b +" embed.js " ; q = gt.call (d, "script")[0]; q.parentNode.insertBefore (js, q)}}) ()

Pos Bukan saatnya haid tapi muncul bercak coklat, apa penyebabnya? muncul pertama kali Halo Sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top