Latest News

Bukan Sekadar Nasal, Ini 5 Fakta Unik Tentang Upil dan Snot

Pembuangan atau booger hidung biasanya dianggap menjijikkan. Memang, hari ini sampai kapan pun kita harus berterima kasih kepada para boogers. Kotoran yang umumnya berwarna hijau keabu-abuan ternyata memiliki peran besar dalam sistem pertahanan tubuh.

Karena itu, ketahuilah fakta unik tentang booger berikut.

Fakta unik tentang booger dan hidung

Hidung atau keluarnya hidung terbentuk karena memiliki manfaat dalam sistem pertahanan tubuh. Meskipun menjijikkan, ada banyak informasi yang perlu Anda ketahui tentang kotoran ini.

Karena itu, booger tidak lagi dianggap sepele. Saatnya mengeksplorasi fakta menarik apa di baliknya.

1. Snot sebagai sistem pertahanan tubuh

Pernah bertanya-tanya, bagaimana booger bisa terbentuk? Dikutip dari halaman Healthline, bahwa hidung dan tenggorokan menghasilkan 2 liter ingus setiap hari. Tiga fungsi utama ingus dapat dilihat seperti di bawah ini.

  • Pelumasan, untuk menjaga agar saluran hidung dan sinus tetap basah, dan mencegah keduanya dari iritasi.
  • Perisai pertahanan, untuk melindungi jaringan dan pembuluh darah di lubang hidung dan sinus.
  • Saring, untuk menyaring debu, benda asing kecil, dan bakteri dan virus yang menyebabkan infeksi dan alergi.

2. Awalnya dari ingus, kemudian menjadi booger

Tubuh memungkinkan fungsi ingus dengan benar. Setelah ingus menangkap benda asing di saluran pernapasan, rambut halus atau silia di saluran pernapasan akan mendorong ingus ke dalam hidung. Jika tidak dibersihkan dengan cepat, ingus akan mengering dan menjadi booger.

Upil, yang lebih lembut dan lebih lembab, akan keluar dalam berbagai warna. Warna ingus bervariasi, mulai dari coklat, kuning atau hijau.

3. Melawan batuk dan pilek

flu batuk dingin

Setelah mengetahui peran cairan hidung dalam melindungi tubuh, terutama dalam mencegah infeksi bakteri dan virus, ingus menjalankan perannya secara sederhana dan efektif. Sebelum virus dan bakteri berkembang, mereka menjadi lebih berbahaya.

Ketika Anda mengalami batuk pilek, tubuh Anda memiliki reaksi otomatis terhadap virus batuk pilek. Biasanya tubuh akan menghasilkan lebih banyak histamin. Senyawa ini memicu selaput hidung menjadi bengkak dan produksi ingus (lendir) juga lebih banyak.

Karena itu, lendir menjadi lebih tebal atau lebih tebal. Pertahanan ini dilakukan oleh tubuh untuk mencegah penyebaran infeksi di jalan nafas yang lebih rendah. Jadi, tidak mengherankan, hidung selalu mengeluarkan banyak ingus dan usil ketika batuk pilek.

4. Melawan alergi

Dalam memerangi alergi, tubuh juga memiliki sistem pertahanan yang sama ketika melawan virus batuk pilek. Pemicu seperti debu, serbuk sari, atau alergen lain membuat selaput hidung membengkak dan meningkatkan produksi lendir.

Pembengkakan biasanya dikenal sebagai rinitis alergi. Biasanya gejala ini disertai dengan batuk atau bersin. Keduanya, bersama dengan sekresi lendir dan booger, adalah pertahanan tubuh dalam menghilangkan alergen.

5. Setiap hari kita menelan ingus

Siapa sangka Anda menelan ingus setiap hari. Peluncuran Everyday Health, seorang dokter anak bernama Jonathan Auth, MD dari California mengatakan itu.

Cilia, rambut-rambut halus di sistem pernapasan, terus mendorong ingus kembali ke tenggorokan. Secara otomatis, Anda menemukan diri Anda menelan ingus sendiri.

Terkadang seseorang juga mencoba mengeluarkan ingus atau lendir dari paru-parunya dengan batuk, kemudian menelan ingusnya. Secara alami, tubuh melakukan ini untuk mencegah penumpukan lendir di saluran udara dan menghindarinya halangan.

Meskipun booger memiliki peran penting. Namun, jangan lupa untuk tinggal bersihkan hidung sehingga kesehatan mereka terjaga dan mampu menjalankan perannya dalam menyaring kotoran.

Pos Bukan Sekadar Nasal, Ini 5 Fakta Unik Tentang Upil dan Snot muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top