Latest News

Cara Mengatasi Anak Yang Sulit Tidur Selama Liburan

Ketika Anda memiliki anak, liburan memiliki tantangan baru, yaitu menidurkan bayi Anda. Tidak sedikit anak yang justru ingin tidur larut atau bahkan begadang semalaman dengan alasan selagi kamu sedang berlibur. Untuk menyiasati anak-anak yang kesulitan tidur selama liburan, ada beberapa cara, yaitu:

Kiat untuk mengatasi insomnia selama liburan

Bersikap realistis tentang keadaan dan rencana awal Anda

Terkadang, kenyataan di lapangan akan terasa jauh berbeda dari yang direncanakan. Mau, sih, anak-anak masih mudah tertidur sehingga Anda dan pasangan juga bisa menikmati waktu bersantai dengan tenang.

Luncurkan dari Tidur, Anda dapat mengatasi ini dengan membuat anak-anak lebih lelah di siang hari. Tingkatkan kegiatan yang menyenangkan di pagi hari hingga siang hari sehingga ketika malam hari, dia akan tidur lebih cepat karena dia lelah.

Ciptakan suasana yang nyaman

Luncurkan dari Huffpost, jika Anda dan keluarga berencana berlibur di hotel, tidur di ruangan yang ramai hanya bisa membuat anak tidak bisa tidur dengan nyaman. Kami menyarankan Anda membuat konsesi untuk jumlah orang di satu ruangan sehingga suasananya lebih nyaman dan tenang.

Jika Anda berencana untuk tidur di hotel, Anda dapat menyewa ranjang bayi sehingga ia dapat tidur dengan lebih nyaman. Kamar tidur yang tenang akan membuat anak lebih mudah tidur di malam hari.

Konsisten dengan tidur

Meskipun Anda sedang berlibur, cobalah untuk konsisten dengan waktu tidur yang dibuat di rumah. Jika ada acara di malam hari, bagus anak tidur siang untuk mempertahankan rutinitas yang biasa ia laksanakan di rumah.

Saat berlibur, bawalah barang favorit anak Anda yang dapat menciptakan suasana rumah bahkan jika Anda berada di luar. Misalnya, selimut, bantal, guling, atau boneka favorit. Barang-barang favorit ini dapat mengurangi insomnia anak-anak selama liburan.

Antisipasi perbedaan waktu

Jika Anda dan keluarga pergi berlibur ke luar negeri yang memiliki perbedaan waktu drastis, ubah waktu tidur 15 menit lebih cepat atau lebih lambat. Lakukan selama 3-4 hari sebelum berangkat berlibur, untuk mengantisipasi penat terbang.

Berkomunikasi dengan anak-anak

Metode di atas tidak dapat berfungsi jika Anda tidak berkomunikasi dengan anak-anak tentang liburan yang akan dijalani. Beri tahu lokasi liburan, tempat menginap, dan kegiatan yang akan dilakukan saat di sana. Berikan pengertian bahwa suasana tidur akan berbeda dari di rumah tetapi tetap nyaman dan aman.

Jangan lupa, untuk mengatakan bahwa waktu tidur selama liburan tetap sama seperti di rumah. Berkomunikasi juga dengan pasangan Anda untuk tidak mengajak anak-anak bermain sebelum tidur. Ini akan mengurangi kemungkinan anak mengalami kesulitan tidur selama liburan.

Pos Cara Mengatasi Anak Yang Sulit Tidur Selama Liburan muncul pertama kali Halo sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top